Monday, May 24, 2010

Nilai-nilai Pergaulan Muda-mudi.


Apakah mungkin Tuhan memberikan pacar yang akhirnya memutuskan cintanya dengan kita?
1 Tesalonika 4:3-8.


Tingkat pergaulan:
1. perkenalan.
2. teman biasa.
3. teman dekat / sahabat bukan TTM.
- motivasi murni dan hubungan sehat.
- kebiasaan untuk saling menasehati, menegur dan membangun.
- komitmen untuk mencapai visi Tuhan.

Pacaran duniawi:
1. masih coba-coba bila tidak cocok, putus!
2. dasarnya hawa nafsu asmara (Yesaya 13:18).
3. najis, ekslusif, cemburuan. fokusnya ke tubuh-emosi.

Pranikah ilahi:
1. sudah pasti, jadi sebagai pertunangan / persiapan untuk masuk pernikahan.
2. dasarnya kasih Allah (1 Korintus 13).
3. kudus, inklusif, tidak cemburuan. fokusnya ke roh-pikiran.

Cara dating anak Tuhan:
1. menetapkan etika dating bersama, contoh:
- tidak menginap di rumah pasangan / satu rumah / kost.
- menghindari aktivitas yang menggoda.
2. saling membangun karakter masing-masing supaya dewasa semakin serupa Kristus, contoh:
- setiap dating ada fokus yang jelas.
- doa bersama, sharing firman Tuhan dan pelayanan bersama (Matius 6:33).
3. menetapkan visi dan nilai-nilai keluarga bersama, contoh:
- keluarga yang melayani keluarga-keluarga lain yang bermasalah.
- keluarga yang menyiapkan anak-anak ilahi.
4. membuat komitmen untuk menjaga kekudusan dengan tidak bermain hawa nafsu, istilahnya:
- my first kiss is my wedding kiss.

Pernikahan:
1. Allah merancang dengan siapa dan kapan kita menikah (Kejadian 1:27-28)
2. menikah atau tidak menikah tetap sama-sama memiliki tujuan ilahi (1 Korintus 7:32-35)

Teman hidup:
1. bukan hanya dia orang baik, tetapi dia harus orang benar / lahir baru (2 Korintus 6:14)
2. bukan hanya perasaan suka atau cocok, tetapi karena kehendak Tuhan / sepadan (Kejadian 2:18)

Standar-standarnya:
1. standar mutlak:
- lahir baru.
- se visi, yaitu saling melengkapi dalam menggenapi visi Tuhan
2. standar tidak mutlak:
- suku / bangsa.
- pendidikan.
- tingkat sosial.
- hobby.
- perbedaan usia.
- bentuk fisik.
- dll.

Standart Dipertemukan Tuhan:
1. Pria.
bermental dewasa (Mazmur 128:4), yaitu takut akan Tuhan dan bertanggung jawab / mandiri.
2. Wanita.
kecantikan batin (1 Petrus 3:3-4), yaitu roh yang tentram dan roh lemah lembut.

Cara Menentukan Teman Hidup:
1. Supranatural. yaitu kondisi: hati yang murni, tidak ada kecenderungan hati pada orang tersebut, tetapi Tuhan sendiri yang menyatakannya. tidak semua anak Tuhan diberitahu secara supranatural, tetapi lebih banyak dengan cara natural.
2. Natural. yaitu lewat persahabatan yang murni terlebih dahulu. dengan kondisi: keyakinan bahwa dia adalah pemberian Tuhan, karena sudah saling mengenal cukup mendalam tentang kematangan mental / rohani masing-masing.

Prosedur-prosedurnya:
1. bagian kita, bertumbuh dalam kedewasaan mental / rohani sebelum pernikahan. bila usia kita di bawah 20 tahun, fokus pada membangun persahabatan yang murni / sehat, bukan sibuk mencari teman hidup.
2. bagian Tuhan, bila Tuhan menetapkan untuk kita menikah, maka Tuhan akan menyatakan teman hidup kita pada waktu-Nya.
3. bila kita sedang bergumul / sudah serius tentang calon teman hidup, sharingkan hal ini dengan orang tua dan konselor pranikah.
4. masuk dalam bimbingan pranikah dengan komitmen menjaga kekudusan sampai hari pemberkatan nikah. miliki visi "keluarga illahi" yang Tuhan siapkan bagi kita.

Power Statement:
1. menikah adalah keputusan kedua terpenting setelah terima Jesus.
2. dengan siapa kita menikah akan menentukan 2/3 hidup kita selanjutnya.
3. salah yang lain bisa ganti tapi salah suami / istri tidak bisa ganti.
4. kalau sudah satu kali salah pacaran jangan sampai salah kedua, yaitu salah menikah.
5. sex adalah kudus bagi suami istri, tetapi najis bagi yang bukan suami istri.
6. pernikahan adalah persahabatan seumur hidup.


[semoga dengan note ini, bisa memahami akan pandangan kita tentang pasangan hidup]
Ada satu pertanyaan menarik. Mengapa jika dua orang bertengkar, mereka cenderung akan saling berteriak ? Apakah karena mereka tidak saling mendengar ? Tentu tidak. Atau karena mereka sama-sama ingin didengarkan ? Mungkin.

Namun, coba pikirkan juga pertanyaan ini : mengapa jika orang sedang jatuh cinta (atau sedang berpacaran) mereka justru lebih suka berbisik-bisik ? Apakah karena pembicaraannya rahasia ? Tidak selalu juga. Yang jelas, walau berbisik , bahkan tanpa berkata apa-apapun, mereka tetap saling mendengar dan memahami.

Jadi apa ? Nah, jawaban yang saya dapat adalah perbedaannya terletak pada hati.

Saat orang marah, hati mereka makin menjauh sehingga mereka harus berteriak saat bicara. Sedangkan saat orang jatuh cinta, hati mereka sangat dekat sehingga bisikan dan tatapan matapun sudah membuat mereka saling paham.

Manusia jelas berbeda dengan komputer atau mesin yang hanya bisa saling memahami dengan satu cara saja. Entah itu kata-kata, nada suara, isyarat tubuh, tatapan, atau sentuhan, itu semua adalah bagian dari komunikasi.

Terlebih lagi komunikasi kita dengan Tuhan. Saya rasa kurang tepat jika ada yang mengatakan kita hanya bisa berkomunikasi dengan Tuhan melalui ucapan doa jasa. Karena ada kalanya kita juga perlu berdiam diri di hadapanNya untuk mendengarkan Dia. Demikian juga saat kita membaca firman, itu pun bagian dari komunikasi kita denganNya.

Ya, bukan metodenya, tapi sikap hati kitalah yang menentukan seberapa kita bisa memahami maksud Tuhan terhadap hidup kita. Banyak mazmur pujian diciptakan Daud justru saat ia menderita. Penderitaan bukannya membuat hati Daud menjauh sehingga ia marah pada Tuhan. Namun, justrus di saat kesesakan ia memahami kasih Tuhan padanya.

Bagaimana Anda melihat hubungan Anda dengan Tuhan ? Apakah hubungan itu hanya seperti mesin dan pengguna yang hanya tergantung situasi ? Atau kita bisa tetap memahami maksudNya dalam segala keadaan yang kita alami ?

Hubungan kita dengan Tuhan bukan ditentukan keadaan, melainkan sikap hati.

"Jiwaku melekat kepadaMu, tangan kananMu menopang aku" Mazmur 63:9
BAGAIMANA CARA KITA MEMBANGUN HUBUNGAN YANG BERHASIL?

1.SUKA MELAYANI
>Markus 10:45 Yesus tidak datang ke dunia untuk jadi primadona.Sebaliknya, Dia dikenal suka membaur dengan ”pemungut cukai dan orang berdosa”
>Matius 11:19.Yesus bisa memenangkan banyak jiwa karena Dia suka melayani dengan hati yang tulus.


2.MURAH HATI
>Amsal 18:16 Kalau Saudara murah hati maka akan banyak pintu terbuka bagi Saudara untuk berhubungan dengan orang-orang.Karena itu jadilah pemberi dalam kehidupan ini.


3.PERHATIAN PADA ORANG LAIN
>Filipi 2:4Buatlah agar setiap orang yang bertemu dengan Saudara merasa bahwa diri mereka penting dan berharga bagi Saudara.


4.MENGHARGAI ORANG LAIN
>Filipi 2:3 Menghargai orang lain artinya menghormati orang lain dan memuji mereka. Hendaklah Saudara ”murah hati” dalam memberi pujian pada orang lain, bahkan untuk hal-hal kecil yang mereka lakukan sekalipun.


5.SUKA MEMBERI DORONGAN
>Ibrani 10:24.Dorongan akan menginspirasikan keberanian yang pada gilirannya akan mengubah orang-orang biasa menjadi orang yang luar biasa.


6.TERSENYUM
Amsal 15:30 Orang senang dengan keceriaan. Kalau jemaat tersenyum saja dan tidak melakukan hal yang lain maka kehadiran gereja akan meningkat 30%!


7.LAKUKAN HUKUM UTAMA
>Yakobus 2:8 Perlakukan orang lain seperti Saudara ingin diperlakukan.
>Yohanes 13:34-35 Waktu kita mengasihi orang lain dan menjalin suatu pertemanan yang sejati dengan mereka, maka kita akan memenangkan mereka.Dan dalam proses tsb maka kita akan memenangkan mereka untuk Tuhan.
Ingatkah engkau ketika dahulu engkau mulai belajar berjalan? Ketika engkau mulai melangkahkan kakimu setapak demi setapak? Ingatkah engkau, ketika engkau pertama kali memandang segala sesuatu dari kakimu yang mungil? Segala sesuatunya terasa begitu jauh dan tak terjangkau oleh tangan-tangan mungilmu. Kaki kursi maupun kaki bangku seakan-akan tongkat untuk menahanmu tetap berdiri.

Di bawah meja makan merupakan tempat favoritmu, meja makan cukup untuk menudungi kepalamu. Kau menengadah ke atas dan melihat lampu-lampu indah, kau takjub dan kagum melihatnya, lalu kau mengulurkan tanganmu untuk menjangkaunya. Tapi kau tak sanggup. Segala sesuatu nampak begitu jauh dan tak terjangkau bagi tangan dan kaki mungilmu yang berusaha untuk menggapainya.

Lalu kau mendengar sebuah suara memanggilmu. Kau mencari berkeliling dengan tertatih-tatih, tapi kau tidak menemukannya. Suara itu memanggilmu lagi. Kau semakin penasaran dan menjejakkan kakimu ke lantai cepat-cepat untuk mencari sumber suara itu. Tangan dan kaki kecilmu berusaha menjaga keseimbanganmu ketika kau berlari untuk menemukan siapa yang memanggilmu.

Suara yang begitu lembut, suara yang kau tahu berasal dari orang yang mengasihimu. Suara yang sama terdengar memanggilmu lagi, kau memandang sekelilingmu sekali lagi, tapi kau tetap tidak menemukan suara itu. Yang aku lihat disekitarmu hanyalah mainan mobil-mobilanmu yang berserakkan, 4 buah kaki kursi, sebuah balon, beberapa buah buku, krayon dan nah akhirnya, tampat favoritmu meja makan.

Kau berlari dan dan melonggok ke bawah meja makan, kalo-kalo sumber suara itu berasal dari sana. Dan kau mendengar suara itu sekali lagi, disertai dengan tawa yang lembut.

"Kemana kau mencari anakku? Lihat aku ada diatasmu."

Kau pun mendongakkan kepalamu dan melihat sumber suara itu. Ibumu berdiri di hadapanmu dan tersenyum melihatmu. Kau pun tersenyum dan berpikir "Hei, lihat aku dapat menemukanmu."

Lalu kau mengulurkan tangan mungilmu, mencoba mengapainya. Mencoba menciumnya, mencoba memegang tangannya. Namun, aduhhh!!! tanganmu tidak dapat mencapainya.

Tiba-tiba Ibumu terasa begitu jauh darimu. Ia berdiri menjulang tinggi dan tak dapat kau raih. Kau mulai kecewa dan menangis. Kau menginginkan ibumu!!! Kau ingin menciumnya, memgang pipinya, kau ingin menarik rambutnya. Kau menginginkan ibumu, tapi kau tidak dapat mencapainya ... Ibumu terasa begitu jauh.

Dan tiba-tiba kau merasa tubuhmu terangkat. Ada sepasang tangan yang memegang pinggang kecilmu. Kau melihat ibumu tersenyum dan berkata, "Nah, aku menemukanmu!" Kau mengapai dengan tanganmu, dan HEI lihat, sorakmu kau bisa memegang pipinya. Ia tertawa ketika tangan-tanganmu memegang pipinya. Bahkan ketika salah satu tanganmu menarik rambutnya ... Ia tertawa dan ia menarik kau mendekat kepadanya dan mencium pipimu. Kau tertawa kesenangan. Akhirnya kau bisa meraih ibumu. Oh tidak, akhirnya ibumu bisa meraihmu dan mendekapmu.

Berapa sering kita merasa bahwa Tuhan jauh dan tidak terjangkau bagi tangan-tangan kita? Atau mungkin kita ingin sekali menjangkaunya tapi ... upsss, tanganmu kurang panjang. Kaki-kakimu kurang tinggi untuk dapat menjangkaunya.

Pernahkah ketika kita merasa bahwa Tuhan jauh dari kita, kita berpikir dan membayangkan diri kita seperti anak kecil dengan pandangan yang serba terbatas sehingga kita tidak bisa melihat bahwa sesungguhnya kita ada dibawah kaki-Nya!!! Kita ada kurang dari 10 cm dari hadapan-Nya. Pandangan kita sangat terbatas. Tidak seperti pandangan-Nya!!! Pada pandangan-Nya kita begitu dekat, sehingga tangan-tangan-Nya bisa menjangkau dan menarik kita mendekat pada-Nya.

Bagi-Nya kita begitu dekat, sehingga bunyi nafas kita pun terdengar oleh-Nya. Ketika Ia menundukkan kepala-Nya, ada kita di dekat kaki-Nya. Ia tersenyum dan tertawa ketika melihatmu mencari-cari-Nya, padahal kau ada di dekat kaki-Nya. Dan akhirnya, ia mengangkat pingangmu, membawamu naik untuk dapat menciummu. Untuk membiarkanmu memegang pipi-Nya, untuk membiarkanmu menarik rambut-Nya. Ia ada dekat sekali denganmu. Yang kau perlukan hanyalah menjulurkan tanganmu keatas, menengadahkan kepalamu, dan Ia akan mengangkatmu ke atas. Ia akan membungkuk dan mengulurkan tangan-Nya.

Jika kau merasa begitu jauh dari-Nya, INGAT KAU ADA DIDEKAT KAKINYA!
Pada suatu ketika di suatu desa ada seorang pemuda yang membanggakan hatinya yang katanya sangat sempurna. Dia berteriak di tengah kerumunan orang sambil memamerkan hatinya itu dan berkata,

" Lihatlah hatiku ini, sangat indah bukan? Lihatlah warna yang merah segar dan bentuknya bagus, benar-benar hati yang sempurna ya."

Maka semua orang memperhatikan hati pemuda itu dan mereka berdecak kagum melihatnya. Tiba-tiba datanglah seorang kakek dan berkata,

" Hatimu memang bagus Nak, tapi kalau aku harus menukar hatiku dengan hatimu, aku tidak akan mau melakukannya."

Maka orang banyak pun beralih memperhatikan hati Sang Kakek itu. Tapi hati Sang Kakek sama sekali tidak bagus, terdapat banyak celah dan bahkan ada bagian yang kosong di hatinya. Sama sekali tidak menarik. Maka dengan terheran-heran anak muda itu bertanya,

" Mengapa engkau tidak mau menukar hatimu yang jelek itu dengan hatiku yang jelas-jelas lebih bagus ini, Kek?"

Sang Kakek menjawab," Hatiku jadi berbentuk begini karena aku sering memberikannya kepada orang lain, bila aku melakukannya, kadang-kadang mereka juga memberikan hati mereka, walaupun tidak sama besar, terdapat banyak celah di hatiku karena aku menerima bagian yang tidak sama dengan yang sudah kuberikan, ada juga orang-orang yang telah kuberikan hatiku tidak memberikan hati mereka juga sebagai balasannya, dan itulah sebabnya mengapa ada bagian-bagian yang kosong dalam ruang hatiku ini. Karena ada sebagian orang seperti engkau anak muda, yang menjaga hatinya rapat-rapat dan tidak mau memberikan sedikit pun hatinya kepada orang lain karena takut dilukai, takut dikhianati dan tidak dibalas."

seperti apakah hati kita??
Sebab itu marilah kita, oleh Dia, senantiasa mempersembahkan korban syukur kepada Allah, yaitu ucapan bibir yang memuliakan nama-Nya. (Ibrani 13:15)

Tetap memuji Tuhan ketika Anda bersedih akan menyenangkan hati-Nya. Hal ini menunjukkan bahwa Anda mempercayai Firman-Nya dan Anda tetap mencintai-Nya walaupun ada hal yang membuat Anda sedih. Ini adalah kesempatan luar biasa untuk mengalami berkat Tuhan. Hanya dengan percaya saja!

Juga disebut sebagai "korban syukur" (Ibrani 13:15). Kita mengorbankan perasaan, kesenangan dan waktu kita hanya untuk memuji Tuhan. Dan ketika kita tidak merasa seperti itu, ketika kita berada pada titik yang rendah, kita akan benar-benar memberikan korban pujian. Pada kenyataannya, semakin rendah keadaan kita, semakin besar kesempatan kita untuk memberikan korban pujian kepada Allah.

Kitab Ibrani banyak berbicara tentang pengorbanan. Namun sebagian besar merujuk pada pengorbanan binatang. kKrban binatang dalam Perjanjian Lama menunjuk kepada Korban yang sesungguhnya yaitu ketika Allah memberikan Anak-Nya yang tunggal untuk mati di kayu salib (Yohanes 3:16).

Tetapi seringkali kata ‘korban' digunakan untuk menunjukan apa yang kita berikan. Meskipun makna utama pengorbanan mengacu pada penyembelihan binatang untuk memenuhi tuntutan keadilan Tuhan, itu juga berarti memberikan sesuatu demi sesuatu yang lebih penting. Oleh karena itu Paulus berkata, "Karena itu, saudara-saudara, demi kemurahan Allah aku menasihatkan kamu, supaya kamu mempersembahkan tubuhmu sebagai persembahan yang hidup, yang kudus dan yang berkenan kepada Allah: itu adalah ibadahmu yang sejati." (Roma 12:1). Daud berkata, "Aku akan mempersembahkan korban syukur kepada-Mu, dan akan menyerukan nama TUHAN" (Mazmur 116:17).

Ketika kita mengambil waktu untuk memuji Tuhan, kita sedang mengorbankan waktu kita. Kita semua bisa memikirkan hal-hal yang seharusnya bisa kita lakukan. Lebih mudah untuk menonton televisi daripada untuk mengambil waktu yang sama untuk memuji Tuhan. Memuji Tuhan selama tiga puluh menit adalah pengorbanan waktu, kesenangan, keinginan , dan bahkan emosi kita.
syalom Pelayan Kerajaan Allah yang luar biasa !!

seorang hamba Tuhan sesungguhnya adalah pelayan dari Tuhan yang empunya pelayanan. apapun posisi dan jawatan mereka dalam pelayanan tidak menjadikan mereka tuan atas pelayanan. dalam pelayanan kita bisa saja seorang pemimpin, tetapi bukan berarti kita bisa dengan mudah minta mereka yang kita pimpin lakukan apa yang kita mau. seorang pemimpin sebuah pelayanan sebaiknya memberi telinga lebih kepada Tuhan, menangkap apa yang dikehendaki-Nya dan melakukannya dengan setia bersama-sama mereka yang dipimpinnya. seorang pemimpin dari sebuah pelayanan sesungguhnya adalah pelayan langsung dari Allah.
Tuhan sampaikan kehendak-Nya kepada pemimpin pelayanan melalui visi. Amsal sampaikan, "bila tidak ada visi, maka umat binasa (Amsal 29:17). firman Tuhan tegas memberitahukan bahayanya bila para pemimpin maupun para pelayan Tuhan tidak mempunyai visi. itulah sebabnya adalah baik buat kita bila kita seorang pelayan Tuhan untuk senantiasa mencari Tuhan, bila perlu dengan melakukan doa dan puasa. senantiasa membuka hati seluas-luasnya untuk menangkap dan mengerti visi dari Tuhan atas pelayanan yang kita lakukan. ingat baik, bukan tidak mungkin visi yang dari Tuhan berbeda dengan apa yang kita kehendaki sekalipun kelihatannya itu sangat baik.
sebagai umat Tuhan, kitapun perlu belajar patuh pada visi yang diterima melalui pelayanan kita. ketaatan kita akan membantu pencapaian visi dari Tuhan. kemudian belajarlah juga memahami visi yang diterima pemimpin pelayanan bukan kehendak mereka sendiri, itu merupakan kehendak Tuhan. mereka mengerjakan segala sesuatu yang di tugaskan Tuhan kepada mereka. mereka melakukan apa yang harus mereka lakukan sebagai hamba dari Tuhan yang hidup, Tuhan Jesus Kristus..

* kita dapat melayani Tuhan bukan karena kepintaran kita, tetapi itu semua karena anugerah-Nya, yang dimulai dari penebusan dosa kita oleh Jesus di atas kayu salib. kita diselamatkan Allah untuk memuliakan Allah dan melayaninya (2 Timotius 1:9)
* kita dapat melayani Tuhan bukan karena kehebatan kita, tetapi karena kita dipilih oleh Jesus secara khusus dan di ajak mendekat untuk diam didalam pelataran-Nya (Mazmur 66:5a)
* kita dapat melayani Tuhan karena adanya kepercayaan yang Allah berikan kepada kita (2 Timotius 1:12). bayar kepercayaan dari Allah dengan melakukan pelayanan yang terbaik, paling terbaik yang bisa kita lakukan pada hari ini. sehingga melalui pelayanan kita, banyak jiwa diberkati, kualitas ibadah raya semakin inspiratif dan memegahkan kerajaan Allah.


"Demikianlah jugalah kamu. apabila kamu telah melakukan segala sesuatu yang ditugaskan kepadamu, hendaklah kamu berkata: kami adalah hamba-hamba yang tidak berguna, kami hanya melakukan apa yang kami harus lakukan." (Lukas 17:10)

doa: Jesus, barkatilah kami para pelayan-pelayan-Mu. berikanlah kami Visi agar kami dapat menuntun pada kehendak-Mu. dan ajar kami taat kepada visi yang telah Engkau berikan, Amin.!


[jika ada yang mau share, silahkan ke dinding BIJAK, agar member yang lain bisa menyaksikan share ini,,]
“Gembalakanlah kawanan domba Allah yang ada padamu, jangan dengan paksa, tetapi dengan sukarela sesuai dengan kehendak Allah, dan jangan karena mau mencari keuntungan, tetapi dengan pengabdian diri. Janganlah kamu berbuat seolah-olah kamu mau memerintah atas mereka yang dipercayakan kepadamu, tetapi hendaklah kamu menjadi teladan bagi kawanan domba itu.” (1 Petrus 5:2-3)

Hari ini, tanggal 20 Oktober 2009, Presiden & Wakil Presiden terpilih untuk kurun waktu tahun 2009 s/d 2014 dilantik oleh MPR di Balai Sidang Senayan. Ini akan disusul dua hari kemudian dengan pelatikan Menteri Kabinet Indonesia Bersatu II. Masyarakat Indonesia lega setelah selama berbulan-bulan diisi dengan kampanye pemilu yang menegangkan, namun semua itu sudah usai dan Presiden & Wakilnya telah terpilih dengan damai dan selanjutnya kita tinggal menantikan terlaksananya janji-janji Pemilu yang telah dilontarkan. Apakah yang bisa diperbuat oleh umat Kristen?

Umat Kristen sebagai minoritas dinegeri ini tidak bisa berbuat banyak, mengingat partai yang mengaku mewakili kekristenan mendapat suara dibawah electoral treshold. Namun kita tidak boleh lupa bahwa keterwakilan umat kristen melalui pribadi-pribadi yang beriman kristen ada tersebar hampir disemua partai politik, bahkan beberapa yang beragama kristen dipanggil masuk dalam kabinet.

Mungkin kita juga merasa sebagai minoritas yang tidak memiliki posisi atau kekuatan politik maka apapun usaha kita tidak akan berhasil, apalagi orang yang baik dan jujur (termasuk umat Kristen) sangat sedikit, namun apa yang dialami oleh nabi Elia dapat menjadi cermin bagi kita, yaitu sekalipun kita merasa seorang diri, Tuhan menguatkan Elia karena masih ada 7000 orang yang belum bertelut kepada Baal:

"Tuhan, nabi-nabi-Mu telah mereka bunuh, mezbah-mezbah-Mu telah mereka runtuhkan; hanya aku seorang dirilah yang masih hidup dan mereka ingin mencabut nyawaku." Tetapi bagaimanakah firman Allah kepadanya? "Aku masih meninggalkan tujuh ribu orang bagi-Ku, yang tidak pernah sujud menyembah Baal." (Roma 11:3-4).

Dan dalam hubungan dengan nabi Elia, Yakobus menulis: ” Doa orang yang benar, bila dengan yakin didoakan, sangat besar kuasanya.” Karena itu sekalipun sedikit (namun fakta sebenarnya masih banyak) marilah kita berbuat sesuatu setidaknya melalui doa karena Tuhan Yesus akan menyertai kita, sebab Ia telah berfirman:

“Sebab di mana dua atau tiga orang berkumpul dalam nama-Ku, di situ Aku ada di tengah-tengah mereka." (Matius 18:20).

Yang terutama perlu diingat adalah bahwa seorang ‘comitted christian’ yang menyadari bahwa ‘Ia adalah Saksi-Saksi Kristus’, ‘Ia didampingi Roh Kudus yang berkuasa’ (Kis.1:8), dan ‘Tuhan Yesus menyertai kita senantiasa sampai kepada akhir zaman’ (Mat.28:20). Jadi, sebenarnya sekalipun secara kwantitatip lemah, secara kwalitatip sebenarnya banyak hal yang bisa dilakukan oleh umat Kristen.

Hal yang secara konkrit didepan mata yang bisa dilakukan umat kristen tidak lain adalah secara umum mendoakan para pemimpin negara yang akan menjadi gembala-gembala yang menggembalakan para domba yaitu masyarakat Indonesia, dan secara khusus mendoakan mereka yang duduk di MPR/DPR maupun Kabinet yang baru. Negara Indonesia memiliki azas Pancasila yang sangat luhur, itulah yang perlu pertama didoakan agar dapat diejawantahkan dalam kehidupan berkebangsaan dan bertanah air di Indonesia dan yang kedua agar para pemimpin dapat menjadi gembala-gembala yang baik bagi para domba mereka di Indonesia.

Ayat pada awal tulisan ini menarik untuk disimak karena para gembala seharusnya tidak memerintah dengan paksa, bukan menjadikan semangat memerintah sebagai tujuan utama atau kerennya ‘for the sake of power’ sebab mereka mudah terjerat seperti yang dilontarkan para pengamat sosial ekonomi bahwa ‘absolute power, tends to corrupt absolutely.’ Hal inilah yang juga diingatkan dalam surat rasul Petrus diatas, agar para gembala tidak mencari keuntungan, terutama keuntungan politik dan uang, melainkan agar mereka melakukan ‘pengabdikan diri,’ slogan yang makin hilang dalam kamus perpolitikan di negeri tercinta ini.

Banyak orang menjadi pemimpin karena kekuatan pribadi sesuai ambisi kemanusiaan mereka, banyak yang menanamkan modal banyak untuk menggapainya, dan banyak yang menjadi pemimpin karena merebut kekuasaan dengan mengorbankan orang lain. Dengan motivasi demikian sangat sulit diharapkan adanya output yang bermotif mengabdi, namun firman Tuhan mengajarkan kepada kita agar kita menjalankan tugas sebagai ‘panggilan Allah yang mulia’ dan bukan dengan terpaksa melainkan dengan sukarela.

Nasehat rasul Petrus selanjutnya adalah agar ‘menjadi teladan bagi mereka yang dipercayakan kepada mereka.’ Kata-kata ini bukanlah kata-kata kosong karena diteladankan dalam kehidupan rasul Petrus sendiri, karena itu tidak salah bahwa rasul Petrus yang mudah goyah itu kemudian disuruh Tuhan Yesus sampai 3 kali agar “gembalakanlah domba-domaKu” (Yoh.21:15,16,17). Petrus kemudian dijadikan tonggak sejarah gereja bahwa diatas ‘batu karang Petra seperti namanya’ jemaat akan dibangun (Mat.16:18), ialah yang kemudian pertama kali berkotbah pada saat gereja berdiri di hari Pentakosta (Kis.2:14). Sekalipun pernah menyangkali Yesus sampai tigakali, akhir hidup Petrus menunjukkan pengorbanannya sebagai martir yang setia (Menurut tradisi ia mati syahid dengan digantung terbalik – band. Yoh.21:18).

Saudara/i, marilah kita mendoakan para pemimpin pemerintah yang baru agar mereka menjadi gembala-gembala yang baik dan menjadi teladan bagi rakyat Indonesia, dan marilah kita bersama-sama mendukung pelayanan mereka dalam posisi/jabatan maupun usaha kita masing-masing dimana kita berada! Itulah tugas mulia yang Tuhan embankan kepada mereka dan kita umat Kristen.
HenryIbrahim Kumambouw Putra Minahasa May 10 at 10:58pm Reply
“… Allah menunjukkan kasih-Nya kepada kita, oleh karena Kristus telah mati untuk kita,
ketika kita masih berdosa." (Roma 5:8)

Ayat diatas merupakan ayat penutup dari film berjudul ‘Fireproof’ (www.fireproofmymarriage.com) yang sangat indah dan dikemas secara profesional. Film ini arahan Samuel Goldwyn films (SG adalah pendiri MGM) dan diedarkan Sony Pictures Entertainment Company.

Penelitian menunjukkan bahwa setengah dari perkawinan di Amerika Serikat berakhir dengan perceraian dan dari yang bercerai perceraian ulang masih banyak terjadi. Di kalangan kristen nominal angka itu tidak berbeda jauh, namun dikalangan kristen konservatif yang memegang Firman Allah sebagai otoritas dalam kehidupan perkawinan angka itu jauh lebih rendah. Pada umumnya perceraian terjadi karena kurangnya komunikasi, ketidak cocokan, egoisme, dan adanya pihak ketiga.

Film Fireproof merupakan salah satu penggambaran kembali ke layar lebar kasus-kasus nyata perkawinan yang berhasil dipulihkan dalam kasih Allah yang menjadi berkat pula bagi banyak pasangan hidup baik yang hidup rukun maupun yang mengalami permasalahan.

Film itu menceritakan pasangan muda suami-isteri Caleb dan Catherine. Mereka telah menikah selama 7 tahun tanpa anak, dan seperti lazimnya keluarga muda, egoisme, kebosanan, dan kesibukan pekerjaan menyebabkan pasangan demikian menghadapi krisis, apalagi kalau mereka terdesak oleh kebutuhan ekonomi dan pengeluaran yang tak terduga. Dalam kesibukannya sebagai kapten regu pemadam kebakaran, Caleb diperhadapkan dengan kesibukan dan tantangan lapangan yang sangat menguras energi fisik maupun mental, kondisi ini membuat ia sangat terobsesi akan pekerjaannya sehingga ia makin kurang memperhatikan isterinya sendiri.

Catherine, karena kebutuhan rumah tangga yang pas-pasan lalu bekerja di sebuah rumah sakit. Apalagi, ibunya mengalami kelumpuhan dan membutuhkan biaya pengobatan besar termasuk untuk membeli kursi roda otomatis. Kondisi Catherine yang demikian dan kondisi emosional Caleb yang masih labil menyebabkan keduanya sering bertengkar dan saling menyalahkan. Apalagi di rumah, Caleb sering menonton pornografi di internet tapi acuh-tak-acuh kepada isterinya, dan ketika ibu Catherine membutuhkan biaya banyak untuk membeli kursi roda otomatis, bukannya Caleb membantu dengan tabungannya malah bercita-cita ingin membeli kapal pesiar kegemarannya.

Konflik ini kemudian meletus dengan pertengkaran yang menyebabkan Catherine mengambil keputusan untuk bercerai dan melemparkan cincin kawinnya ke laci lemari dan mulai mengurus surat perceraian melalui pengacaranya. Caleb yang juga emosi menjawab juga dengan sikap egoismenya ke arah yang sama. Dalam kondisi demikian, Catherine di rumah sakit tergoda dekat dengan seorang dokter muda yang menunjukkan sikap perhatian kepadanya dibalik sikap acuh-tak-acuh suaminya sendiri.

Sebelum surat-surat perceraian mereka ditandatangani, Caleb sempat berbincang-bincang dengan ayahnya dan mendapat nasehat agar menunda keputusannya cerai dalam waktu 40 hari dan akan diberikan kepadanya buku harian berisi nasehat selama 40 hari. Buku harian ini berhasil merekatkan kembali perkawinan orang tua Caleb karena sebelumnya salah satunya juga ingin meninggalkan pasangannya dan pasangannya yang kebetulan memiliki hubungan pribadi dengan Yesus Kristus telah membuat buku harian 40 hari itu.

Dengan gengsi dan terpaksa Caleb mengikuti nasehat ayahnya dan mulai mempelajari buku harian itu dari hari ke hari dan mencoba melakukan setiap hari nasehat-nasehat yang diberikan didalamnya untuk dilakukan pada hari itu. Tidak mudah bagi Caleb yang memiliki ego besar untuk mulai merendahkan dan menyangkali diri (apalagi menerima Kristus sebagai jawab atas masalahnya), misalnya untuk memperhatikan isterinya, menanyai keadaannya di rumah sakit, memberinya bunga, menyediakan kopi, bahkan menyediakan makan malam bagi mereka berdua. Situasi yang sudah lama tidak pernah mereka lakukan bersama.

Sekalipun Caleb sudah menjalani pembacaan buku harian itu sampai 43 hari (sudah lebih 3 hari) dengan jatuh bangun, kondisi perkawinan mereka belum membaik. Namun doa-doa Caleb yang timbul dari imannya akan Yesus Kristus yang baru dikenalnya secara pribadi ternyata membawa dampak cukup besar. Caleb mulai belajar menyangkali diri dan menahan emosi termasuk menyangkali keinginan dagingnya melihat situs porno di komputer (ia menghancurkan perangkat komputernya), dan perubahan diri Caleb rupanya dilihat dengan heran oleh Catherine yang mulai menyadari adanya sesuatu yang terjadi.

Sekali waktu dalam pergumulannya, Catherina merasa demam sehingga tidak bekerja dan ketika itu Caleb pulang ke rumah dan menunjukkan perhatian kepada isterinya, sesuatu yang sebelumnya tidak ia lakukan. Isterinya ditempat tidur dengan terharu menanyakan kepada suaminya apa yang terjadi dengan dirinya yang tiba-tiba berubah. Caleb dengan kasihnya yang baru membelikan makanan dan obat untuk isterinya dan menyeka dahi isterinya yang demam. Ini membuat Catherine terharu dan menanyakan ‘apa yang telah terjadi dengan diri Caleb?’

Caleb mulai menceritakan bahwa sebagai seorang pemadam kebakaran ia tidak mau meninggalkan partnernya dan ia tidak mau hidup sendirian dimasa tua tanpa isterinya. Ia mengaku mendapat nasehat ayahnya melalui buku hariannya. Catherine terhenyak dan mengeluarkan buku harian milik suaminya itu yang baru ditemukannya kemarin. Klimaksnya adalah Caleb meminta maaf atas kesalahannya selama ini yang egois dan kurang memperhatikan isterinya. Mendengar ini Catherine dengan meneteskan air mata mengatakan bahwa ia membutuhkan waktu untuk berpikir karena minggu depan surat-surat perceraian sudah harus ditandatanganinya.

Ketika Catherine akan membeli perlengkapan untuk ibunya yang lumpuh, ia kaget ketika diberitahu bahwa suaminya ternyata telah melunasi 24.000 dolar untuk membeli kursi roda otomatis kebutuhan ibunya dengan menggunakan simpanan pribadi suaminya yang semula dicita-citakan untuk membeli kapal pesiar. Catherine mulai sadar bahwa suaminya masih mencintainya dan setelah menemukan kembali cincinnya ia menemui suaminya ditempat kerja suaminya. Ia mengatakan bahwa ia telah melihat perubahan hati suaminya dan ia pun ingin mengalami perubahan yang sama, dan bahkan ia juga ingin menapak kehidupan masa tuanya dengan Caleb.

Puncak drama film ini adalah mereka sepakat untuk rujuk, apalagi Caleb mengetahui hal baru bahwa yang menulis buku harian itu sebenarnya bukan ayahnya yang ingin ditinggal ibunya tetapi sebaliknya ayahnya mengaku bahwa ialah yang ingin meninggalkan ibunya, dan ibunya dengan iringan doa memberikan buku harian itu kepada ayahnya. Film ini diakhiri dengan upacara perkawinan kedua kalinya Caleb dan Catherine didepan pendeta dan jemaat tetapi yang merupakan upacara pertama dimana mereka menikah dihadapan Tuhan dengan iman yang diperbarui oleh Roh Kudus.

Film yang didasarkan kasus konseling yang nyata ini menunjukkan kepada kita banyak pelajaran, bahwa pernikahan masa kini terutama pada dasawarsa pertama banyak menghadapi prahara, hanya yang menjadi masalah orang dunia cenderung mengakhirinya dalam egoisme mereka, sehingga akibatnya banyak yang kawin cerai sampai beberapa kali. Masyarakat menjadi sakit bila unit terkecil masyarakat yaitu keluarga juga sakit. Sebaliknya, iman kristen menjadi jalan keluar terbaik, dimana hubungan pribadi dengan Tuhan Yesus menjadi perekat untuk keutuhan rumah tangga bahkan melanggengkannya sampai maut memisahkan. Rahasianya, dalam Yesus akan dialami kehidupan yang baru yang menghadirkan kasih Allah dalam kehidupan suami isteri, dan ini perlu didukung kesaksian dan doa teman-teman seperti yang dialami oleh Caleb dan Catherine.

Film ini didukung banyak badan konseling perkawinan seperti a.l. Marriage Comission (www.marriagecomission.com), Focus on the Family (www.focusonthefamily.com), dan Family Life (www.familylife.com). Karena itu suami-isteri bisa belajar banyak mengenai kasih Allah dalam perkawinan baik melalui Alkitab, doa-bersama, maupun melalui pengalaman-pengalaman perkawinan yang bisa dibaca dalam situs-situs tersebut.

Jb.
Sebuah kisah yang menjadi refleksi buat diri kita. Suatu saat di sebuah desa di Jepang ada tradisi anak akan membuang orang tua mereka yang sudah uzur ke hutan. Alkisah, suatu hari seorang pria berjalan tertatih-tatih karena membopong seorang wanita tua ke hutan untuk dibuang. Wanita tua itu adalah ibu kandungnya sendiri. Ketika pria itu menggendong ibunya ketengah hutan, disepanjang perjalanan sang ibu mematahkan ranting-ranting kecil yang bisa digapainya. Setelah sampai ditengah hutan, pria itu menurunkan ibunya sembari berkata: “Bu, kita sudah sampai.” Sebenarnya pria itu bergumul dengan perasaan sedih dihatinya, tetapi entah kenapa dia tega melakukannya. “Nak, Ibu sangat mengasihimu. Sejak kau kecil, Ibu memberikan semua kasih sayang dan cinta yang Ibu miliki dengan tulus, bahkan sampai detik ini. Ibu tidak ingin engkau tersesat saat pulang nanti, karena itu tadi Ibu mematahkan ranting-ranting kecil disepanjang jalan. Ikutilah patahan ranting itu maka engkau akan sampai dirumah dengan selamat.” Demikian pesan si Ibu sambil memberikan pelukan untuk yang terakhir kalinya. Mendengar itu, hati si anak menjadi hancur, ia tak bisa lagi membendung air matanya. Sambil menangis ia memeluk ibunya sangat erat. Kemudian digendongnya wanita tua itu untuk dibawa pulang. Konon, pria itu merawat ibunya dengan penuh kasih sampai ajal memanggil ibunda tercinta. Ketulusan kasih seorang ibu tidak berubah!

Kisah ini menjadi peneguh bagi kita bahwa kasih sayang seorang ibu tidak pernah berubah, meskipun seorang anak tega berbuat jahat kepada wanita yang sudah mengandung, melahirkan, merawat dan membesarkannya. Di zaman ini, tidak sedikit kita menjumpai kejadian yang demikian. Memang sudah tidak ada lagi anak yang membuang orang tuanya ketengah hutan, tetapi ada banyak anak yang sibuk mengurus bisnis atau kehidupannya sendiri dan membiarkan orang tuanya menjalani hari tuanya dalam kesepian yang tidak bertepi. Ada pula anak yang karena tidak mau susah malah memasukkan orang tuanya ke panti jompo, dan jarang sekali pergi membesuknya.

Dulu waktu kita kecil, orang tua kita juga sibuk mencari nafkah yang akan digunakan untuk membeli susu, pakaian dan biaya sekolah kita, tetapi mereka tetap merawat kita. Tentu akan lebih mudah dan tidak merepotkan jika mereka menitipkan kita untuk diasuh serta dibesarkan dipanti asuhan atau dirumah singgah, tetapi mereka tidak melakukannya karena mereka mengasihi kita dengan tulus. Mengapa kita tidak memberikan cinta yang sama besarnya dengan cinta yang sudah kita terima dari mereka selama puluhan tahun?

Seharusnya kasih itu menular, lalu mengapa kasih orang tua itu tidak menular kepada kita? Mungkin karena kita terlalu egois dan tidak mau direpotkan. Mulai hari ini baiklah kita belajar untuk menghormati ibu, bapak atau mertua kita sepenuh hati. Lakukanlah, karena ada berkat khusus bagi orang yang menghormati orang tuanya!


Ingat ulangan 5:16 – Hormatilah ayahmu dan ibumu, seperti yang diperintahkan kepadamu oleh TUHAN, Allahmu, supaya lanjut umurmu dan baik keadaanmu di tanah yang diberikan TUHAN, Allahmu, kepadamu.
Suatu sore, seorang pemuda datang ke sebuah restoran yang menjual ayam goreng dan membeli 9 potong ayam. Ia membawa ayam gorengnya ke taman, untuk dinikmati bersama kekasihnya di bawah sinar rembulan yang romantis.
Ketika membuka bungkusan ayam goreng itu, pemuda itu terkejut. Bukan ayam yang didapatinya, melainkan uang hasil penjualan restoran itu sebanyak 10jt rupiah. Pemuda itu kemudian mengembalikan uang itu dan meminta ayam goreng sebagai gantinya.

Pemilik restoran, merasa kagum atas kejujuran si pemuda, menanyakan namanya dan mengatakan hendak menelpon wartawan surat kabar dan stasiun televisi agar membuat cerita tentang si pemuda. Ia akan menjadi pahlawan, sebuah contoh nilai kejujuran dan moral yang akan mengilhami yang lain!

Namun pemuda yang sedang lapar itu menolaknya. "Kekasihku sedang menunggu.
Aku hanya ingin ayam gorengku."
Pemilik restoran menjadi semakin kagum atas sikap si pemuda yang begitu rendah hati. Ia memohon agar diijinkan menceritakan kejadian itu kepada wartawan. Pada saat itulah si pemuda jujur menjadi marah dan meminta ayam gorengnya.

"Aku tidak mengerti" kata pemilik restoran. "Anda adalah satu-satunya pemuda jujur di tengah dunia yang tidak jujur! Ini merupakan suatu kesempatan yang baik untuk mengatakan kepada dunia bahwa masih ada orang-orang jujur yang mau bertindak benar. Saya mohon, beritahukan nama Anda dan juga nama wanita itu. Apakah ia istrimu?"

"Itulah masalahnya," kata si pemuda. "Istriku ada di rumah. Wanita di dalam mobil itu adalah kekasihku. Sekarang berikan ayamku agar aku dapat pergi dari sini."


Mudah untuk terlihat baik di depan orang-orang yang tidak mengenalmu. Banyak di antara kita yang melakukan perbuatan baik di sana sini, pergi ke tempat ibadah, berkata benar, dan semua orang mengira kita adalah sosok ideal yang sebenarnya tidak demikian.

Yang terpenting adalah apa yang ada di dalam hatimu. Tidaklah Penting berapa banyak hal yang kau perbuat atau apa yang orang lain kira tentang dirimu.
Yang penting adalah hal yang terdalam. Jangan lakukan sesuatu supaya orang lain menyukaimu atau supaya seseorang kagum padamu - lakukan sesuatu untuk dirimu sendiri, jadikan dirimu seseorang yang lebih baik.


"..Bukan yang dilihat manusia yang dilihat Allah; manusia melihat apa yang di depan mata, tetapi TUHAN melihat hati. " 1sam 116:7b


mulailah perbaiki dirimu dari hal terkecil..
Bagaiman Displin Rohani menollong kita untuk berhubung dengan Allah ?

• Disiplin Rohani membangun hubungan kita dengan Allah selagi kita menyesuaikan diri kita dengan cara-cara Allah. ( Hal itu memungkinkan, tentu saja , untuk melakukan displin-displin ini dengan cara legal tanpa ikatan dengan kristus ).

• Displin Rohani membangun kepercayaan kita pada Kristus. Berberapa displin ini tidak terlalu nyaman bagi kita. Anda harus mencoba sesuatu yang berbahaya.Anda berusaha berpuasa, dan Anda tidak mati. Anda melayani seseorang, dan hal itu berubah menjadi menyenangkan dan memperkaya.

• Displin Rohani memaksa kita berbuat: keputusan-keputusan kecil” berulang kali. Keputusan kecil Anda untuk menyangkal diri dan mencintai sesama dalam berbagai macam cara.

• Displin Rohani mengatur ulang gerak hati kita sehinggga ketaatan menjadi lebih natural. Sebagai contoh, jika Anda memiliki displin rohani untuk menyadari kehadiran Allah, Anda mungkin akan belajar untuk secara otomatis menaikan doa dalam hati” Kuberserah ke dalam tangan-Mu” ketika seseorang menentang Anda. Tanpa Anda sadari, lawan Anda tidak lagi menjadi musuh, tapi menjadi seorang yang berurusan dengan Tunhan atau mungkin bahkan menjadi seorang yang mengingatkan kita melalui cara-cara tertentu.

• Displin Rohani menolong kita secara bertahan untuk bersikap seperti Kristus tetapi hal ini terjadi oleh keajaiban kerja Allah, bukan dari usaha kita secara langsung.

• Displin Rohani menagajar kita untuk pecaya bahawa Allah akan mengerjakan batin kita dengan kekuatan Roh ( Efesus 3 : 16 ). Hidup Rohani Anda bukanlah tentang Anda ; Itu adalah hasil kerja Allah di dalam Anda. Anda hanya harus berkerja sama dalam “ bisnis Keluarga “ Allah untuk mengubah dunia.

renungan

Pada suatu malam yang dingin di bulan Desember, seorang anak kecil bernama Johny, kira-kira berumur 10 tahun, berdiri di depan sebuah toko sepatu dengan telanjang kaki. Dia mengintip ke jendela toko sambil menggigil kedinginan. Tiba-tiba seorang wanita mendekati Johny dan berkata, "Anak kecil, apa yang sedang kamu perhatikan di jendela itu?"

Johny segera menjawab, "Aku sedang meminta kepada Tuhan supaya memberiku sepasang sepatu baru." Kemudian wanita itu memegang tangan Johny dan membawanya masuk ke dalam toko. Dia meminta pegawai toko itu untuk membawakan setengah lusin pasang kaus kaki untuk Johny.

Setelah itu dia bertanya kepada pegawai toko apakah dia bisa memberikan sebaskom air hangat dan handuk untuknya. Pegawai toko segera memberikan apa yang diminta oleh wanita itu. Dia membawa Johny ke bagian belakang toko, melepaskan sarung tangannya, berlutut, membasuh kaki-kaki Johny yang kecil itu, dan mengeringkannya dengan handuk.

Sesaat kemudian pegawai toko datang dengan membawa beberapa kaos kaki. Wanita itu memakaikannya pada kaki Johny, dia juga telah membelikan Johny sepasang sepatu. Dia mengikat sisa kaus kaki yang lain dan memberikannya kepada Johny. Dia menepuk kepala Johny dan berkata, "Tidak usah kuatir, anak kecil, kamu akan merasa lebih nyaman sekarang?"

Pada saat wanita itu hendak pergi, si Johny kecil yang masih terheran-heran itu menarik tangannya dan memperhatikan wajah wanita itu. Dengan berderai air mata karena terharu, Johny berkata: "Apakah Anda istrinya Tuhan?"

Teman2, anda diciptakan serupa dengan gambar Tuhan., apakah orang lain telah melihat dan merasakan bahwa ada Tuhan dalam hidup Anda?
Mungkin saat ini Tuhan ingin memakai Anda untuk menjawab doa seseorang. Mintalah hikmat dari pada Tuhan agar kita dapat mengerti apa yang dibutuhkan oleh orang2 di sekitar kita..

Gbu all and have a wonderful weekend..
aku terbangun tengah malam dan menyadari kesendirianku.. airmata masih menetes hangat d pipiku..

aku merasa suara lembut memanggilku, di tengah isakku.. aku memanggilNya..

aku : Bapa.. Kau kah itu??

TUHAN : ya anakKu, Aku ini.. (mrk6:50b)

aku : Bapa.. aku sangat merindukanMu.. aku membutuhkanMu.. tolong aku..

TUHAN : aku tau anakKu.. (maz 136:1-3)
kau mau ceritakan padaKu? aku mau menaggung kamu.. (Yes 46:4)

aku : Bapa.. dia yg kukasihi mengkhianati aku Bapa.. aku sangat terluka.. aku tak kuat Bapa..
tolong aku

TUHAN : Aku mengerti anakKu.. aku mengerti bebanmu.. (mat 11:28)
Aku mengerti lukamu.. (maz 18:7).. serahkan padaKu anakKu.. (yes 46:4)

aku : tidak Bapa.. Kau takkan mengerti.
aku banyak merasakan pengkhianatan dan ini yg terperih.. sakit sekali Bapa..

TUHAN : anakKu.. Aku pernah merasakan pahitnya dunia..
Aku pun pernah terlahir ke tempatmu saat ini.. (Mat 2:2)

aku : aku.. aku ingat itu.. Bapa.. perih sekali ya..
harus ada di posisiku.. aku membenci dia Bapa.. benci dia..

TUHAN : anakKu, mengapa kau keraskan hatimu? (ibr 3:8a)
kau harus mengampuni dia anakKu.. (mat 5:44-46)

aku : tapi Bapa..

TUHAN : Aku sangat mengerti perasaanmu..(ams 8:14)
kau tau anakKu, Aku pun pernah merasa terkhianati.. (yoh 18:2)
saat itu, org yg Kukasihi merancangkan kecelakaanKu, meski tak ada cela padakKu..
tapi anakKu.. itu lah yg harus terjadi.. (mat 26:54)

aku : ya Bapa, aku ingat itu..
Yudas mengkhianatimu.. (aku terisak)

TUHAN : (tersenyum) apa aku membenci dia anakKu? tidak.
sebab itu yg harus terjadi,
agar Aku membuktikan kuasa ALLAH yg ada padaKu.. (yoh 14:11)
saat Aku menghadapi takdirKu..
semua yg bersama2 dgn Aku mengkhianati Aku anakKu..
mereka meninggalkan Aku.. (mat 26:56)
muridKu yg mengatakan akan memberikan nyawanya untukKu,
ahkan menyangkalKu (mat 26:75)

aku : (terdiam.. menangis)


TUHAN : anakKu, saat kau terluka,
kau membiarkan hatimu larut dgn sengsaramu..
padahal Aku begitu mengasihimu..
sangat mengerti beban itu anakKu.. Aku mengerti..
saat Aku di tinggikan untuk menghapus segala penderitaanmu,
Aku pun merasakan hal yg sama..(mat 27:45-46)
padahal Aku tau bahwa ALLAH mengasihiKu.. (mat 3:17, Yoh 12:28)
akan tetapi anakKu..
kau tau kan, Aku bangkit..!!(Yoh 20:9)
Aku bangkit untuk memberitahumu bahwaluka hatimu Aku mau menanggungnya.. (Yes 53:4)
Aku ingin kau tahu bahwa Aku dan BapaKu begitu mengasihimu.. (yoh 3:16)
sangat mengasihimu anakKu.. (yoh 15:9)


aku : terisak..
benar Bapa.. aku malu.. mav kan aku Bapa..
akupun sangat mengasihiMu..

TUHAN : tak apa anakKu.. Aku mengerti..
karna itu Aku mau lahir ke dunia ini..
agar kau menyadari betapa ALLAh mengasihi engkau..
dan betapa Akupun sangat mengasihimu.. (yoh 3:16)
kau begitu berharga untukKu (yes 43:3)

aku : iya Bapa, aku percaya..

TUHAN : masihkah kau membenci dia anakKu?

aku : tidak Bapa.. aku tak mau menyakiti hatiMu..
aku mengampuni dia.. aku melupakan semua salahnya..
aku pun pasti pernah menyakitinya Bapa..

TUHAN : Aku bahagia anakKu..(yoh 14:23)

aku : trimakasih Bapa.. aku mengasihimu..

TUHAN : dengar anakKu.. saat Aku mengizinkan pedih itu menghampirimu.
Aku tengah merancangkan kebahagiaan lain untukmu.. (yer 29:11)
percayakan padaKu.. saat Aku menutup satu pintu,
Aku pun tengah membuka pintu lainnya (wahyu 3:7b-8a)

aku : trimakasih Bapa.. aku sangat bersyukur karna memilikiMu..

TUHAN : ya anakKu.. Aku mengasihimu..(yer 31:3)

aku membuka mataku, melihat sekelilinglku dan menyeka airmataku..
sangat berharga sekali kasihMu Bapa.. trimakasih karna slalu mendampingiku..
aku sangat mengasihiMu..

perlahan aku menatap diriku..

kau tahu luka?
aku sudah melupakanmu..
trimakasih atas pelajarannya yg sangat berharga..

Mzm 51:17
Korban sembelihan kepada Allah ialah jiwa yang hancur; hati yang patah dan remuk tidak akan Kaupandang hina, ya Allah.

..aku adalah tetes airmata yg di tanggung Bapaku..


Jbu

Thursday, May 20, 2010

Sebuah Perumahan di Jogja sedang bangun gardu ronda. Yang menarik, para “buruh bangunan” itu rata-rata bergelar S-1 dan bahkan “tukang batunya” bergelar S-3 lulusan Jepang. “wong doktor kok nukang (bergelar doktor kok jadi tukang batu),” komentar seorang warga sambil tersenyum. Gurauan itu dijawab pula oleh dosen itu dengan guyon pula, “Asal bayarnya besar nggak apa-apa”.

Pembaca terkasih, kita seringkali memisah-misahkan pekerjaan berdasarkan latar belakang seseorang. Kalau ada seorang dokter mejadi tukang cat, orang akan ribut. Kalau ada wanita jadi supir taxi, banyak orang membicarakannya. Padahal, di mata Tuhan, semua pekerjaan itu mulia, asal dilakukan dengan sungguh-sungguh tidak hanya untuk manusia saja, tetapi terlebih untuk Tuhan.

Teladan yang mulia juga diberikan oleh Tuhan Yesus, si anak tukang kayu. Meski tidak secara eksplisit disebut dalam Alkitab, tetapi sebutan anak tukang kayu menjelaskan kepada kita bahwa Ia pun pribadi yang tidak asing dengan pekerjaan yang kasar. Dia adalah Tuhan, namun juga tukang kayu!

Bagaimana dengan Anda, apakah Anda merasakan Anda salah memilih pekerjaan karena tidak cocok dengan status Anda? Jika ya, berdoalah kepada Tuhan. Mintalah petunjuk kepada-Nya apakah Anda memang ”the right man in the right place”? Jika yah, teruslah bekerja. Tuhan pasti memberkati Anda.

“Apa pun juga yang kamu perbuat, perbuatlah dengan segenap hatimu seperti untuk Tuhan dan bukan untuk manusia” (Kol. 3:23)

DOA: Tuhan terima kasih kalau saat ini Engkau masih berikan pekerjaan bagiku. Berikan kepadaku kekuatan untuk menjalankannya dengan sukacita.
Gp Yosua Saragih Simarmata May 16 at 9:47am Reply
kata pengantar
Kita sebagai umat kristiani pasti bingung bagaimana carannya dalam menghadapi suatu pergumulan dan bagaimana kita bisa berhubungan dengan tuhan secara nyata. seluruh bagi para umat kristiani yang dikasihi oleh yesus kristus marilah kita menyadari bahwa kita selama didunia ini mungkin kita akan menjadi suatu memiliki rasa tanggunung jawab menghadapi seluruh pergumulan kita ya kita sebagai umat dan menjabat sebagai seorang hamba tuhan akan menjadi banyak tantangan dan pergumulan dalam melayani umat umat kristiani. sahabat kita sebagai menjadi seorang hamba tuhan harus bertanggung jawab sebagai pemimpin yaitu mengasihi bersaksi , memberitakan kebenaran firmannya , dan menjadi garam dan terang dunia, kita juga sebagai uamat kristiani sering juga lupa danjarang berdoa ,melaksanakan saat teduh.
BAGIMANKAH CARA KITA UNTUK BISA BERKOMUNIKASI DAN BERELASI HUBUNGAN DENGAN TUHAN SECARA BAIK.

JAWAB:
YAITU Dengan bersaat teduh berdoa ,rajin kegereja ,menjadi garam terang dunia dan menjadi felaku firman Allah ,bersihkan diri dari kuasa kegelapan,kuasa kejahtan, Berikut ini cara langkah langkah kita untuk bersaat teduh yaitu:
1.siapkan diri untuk melaksanakan bersaat teduh
setiap kita ingin melakasanakannya harus sungguh -sunnguh agar apa yang kita baca bisa mengerti
2.SEDIAKAN ALAT DAN BAHAN BAHAN.
Kita harus mempersiapkan alat alat- dan bahan untuk mempersiapkannya seperti alkitab,renungan harian,alat tulis dan catatan kecil
3. BACA DAN RENUNGKANLAH
Bagaimankah kita bisa merenungkannya pertama kita harus membuat satu ayat dari alkitab dan kita baca ,kita fahami ,.sesudah itu buatlah pertanyaan untuk yang akan kita renungkan setelah KITA baca
apa kah saya bisa menguasai ayat yang saya baca ini
apakah saya bisa melaksanakannya bukan hanya membaca tetapi menjadi pelku firman Allah.
nasehat nasehat apakah yang akan ada di ayat ini
4.BAGAIMANKAH MERASAKANNYA BAHWA KITA SUDAH MENERIMA LAWATAN DARI TUHAN
YA KAalu kita sudah melaksanakannya pasti kita akan mersakannya dan menerima tanda tanda muzizatnnya melalui berkat,bersaat teduh, berdoa.dari pertumbuhan keimanan kita
5.BAGAIMANKAH KALAU SAYA MERASA BOSAN.
YA PASTI kalau kita merasa banyak melakasanakan bersaat teduh pasti kita juga merasa bosan pasti kita lelah dan ngntuk tapi ada satu langkah untuk mengatasinnya yaitu dengan cara
1.memasang musik
2.memasang dan mendengarkan lagu lagu rohani baik dari kaset maupun radio cristiani.
3.lakukan doa syafaat
4Berdoalh sendiri sendiri
5.BACA BUKU BKU TENTANG KEAGAMAAN MAUPUN kerohanian
kesimpulan :
setip uamat beragama pasti memiliki masalah dan kendala mengahadapi pelayanan maupun aktivitas saudaraku yang dikasihi oleh tuhan yesus kristus saya HAMBATUHAN- YOSUA HASIHOLAN SARAGIH juga mengalmi seperti itu bahakan apa yang saya tulis semua ini adalah dari pengalaman dan kesaksian saya dalam menghadapi masalh dalampelayanan maupun melayani Tuhan. SAHABATKU SEMOGA ANDA SEMAKIN DIBERKATI DAN coba lah dengan cara ini puji tuhan pasti anda akan menerima muzizat dari ALLAH.KRENA PAPUN MASALAH KITA DANPERGUMULAN KITA PASTI ADA SOLUSI bersama yesus da jalan keluar ada masalah tiadak ada masalah tetap lah percaya kepada dia dan Takut lah akan Tuhan agar kit selalu tetap dilindungi ,jalan kita diluruskan Tuhan yesus memberkati saudara sekalian.
selamat bersaat teduh dan terimalah muzizat dari TUHAN ALLAH SELAMAT MENCOBA DAN SUKSES,GBU.
Satu yang terlupa?
Dunia bertanya
LAH MANA ROH NYA.....?

Keterangan
Hampir saja ini terlupa, tapi tidak apa, ROH itu kan bersifat Membimbing, mengajari, dan apa bila orang yang diajari tidak mau atau BEBAL berarti melawan ROH TOH.....

Saya Mengumpamakan
DALAM PERUMPAMAAN FACE BOOK....JELAS ADA YAKNI INBOX
YANG EMPUNYA MENGIRIM SEMUA PESAN KEPADA ANGGOTA MELALUI INBOX......

BERIKUTNYA, ADA YANG MENURUT ADA YANG MELAWAN............

NAH JADI JELAS TERDAPAT 3 BAGIAN YANG MEMILIKI 1 ORANG

JIKA YANG MELAWAN PENGAJARAN DI INBOX, Bisa saja di DELETE yang punya FACEBOOKm dan dia buat berbagai kesukaran, MISALNYA hanya bisa melihat2 tanpa bisa komentar....

Jika dia mengikuti, maka semua ISI FACE BOOK TERSEBUT BISA DILIHAT.........

JADIKAN INI HANYA INSPRISASI PERTAMA DI DUNIA.................

MESKI KELIHATAN GILA....................
setiap saya menulis tentang Perumpamaan Face Book, saya menjadi Yakin mengenai TRINITAS............

TERNYATA DAHULU...MANUSIA TERLALU YAKIN BAHWA TIDAK ADA YANG BISA MENERANGKAN DAN MENJABARKAN TRINITAS

ALLAH JELAS BERFIRMAN DALAM BIBEL, BAHWA FIRMAN JADI MANUSIA, ROH ALLAH.

SAYA YAKIN AGAMA SEPUPU KITA PADA MASA ITU TERTAWA TERBAHAK-BAHAK dan Menganggap Pemahaman ITU ADALAH kesiasiaan, dan terbukti ISI KITAB MEREKA ADALAH KETIDAK PERCAYAAN KEPADA TRINITAS.....

Dan ini juga pernah terjadi terhadap pemahaman MENGAPA POLIANDRI TIDAK BISA? dahulu mereka tertawa-tawa, dan merasa yakin bahwa alasan yang mereka kemukakan adalah benar, TAPI ALLAH TIDAK BERKENAN, MAKA DI BERILAH KEPINTARAN KEPADA MANUSIA UNTUK MEMBUKTIKAN KETURUNAN BISA DI LIHAT DARI TES DNA......SEKARANG............MEREKA DIAMMMMMMMMMM 100000000000 BAHASA.......

Jika kita hayati PERUMPAMAAN DUNIA FACE BOOK, maka gambaran INGAT GAMBARAN TRINITAS JELAS ADA.........
DARI SEMUANYA ITU , SAYA MEMILIKI PEMIKIRAN

BAHWA ALLAH TIDAK DATANG LAGI KEDUNIA dan TIDAK BERFIRMAN LAGI UNTUK MENJAWAB ORANG BEBAL, AKAN TAPI ALLAH MEMBERIKAN PENGETAHUAN KEPADA UMATNYA, AGAR SEMUA PERTANYAAN DAN CEMOOH DUNIA BISA DI JAWAB DAN DIBUKTIKAN.......
May 17 at 5:59pm Reply
DUNIA BERTANYA :
Di antara Bapa, Anak, dan Roh Kudus, siapakah yang lebih besar???? Jawabannya: ALLAH. Yesus berkata: "Bapa lebih besar dari aku." Di antara Roh Kudus dan Yesus, mana yang lebih besar? Jawabannya Yesus. Yesus berkata, bahwa bila Anak dihujat, dosanya diampuni, tetapi bila Roh Kudus dihujat, dosanya tak diampuni. Kesimp..

SAYA MENGUMPAMAKAN
jika kamu mau jadi tuhan atas FaceBook, kamu buat Sebuah DUNIA, atau lau di FB namanya GRUP, maka KAULAH TUHANNYA.... dan ketika KAU menjadi ANGGOTA grup ITU, itulah PERKATAAN MU(FIRMAN MU), dan kau jadi anggota FB(FIRMAN YANG JADI ANGGOTA),

Nah mana yang lebih besar, kau yang ada adalam FB atau kau yang sesungguhnya....? Jelas Kau yang sesungguhnya, KARENA KAU YANG BUAT GRUP FB ITU.....

TApi jika ditanya APAKAH DIRIMU YANG ADA DIDALAM GRUP, JAWAB YA......ITU PERKATAAN KU .... YANG KU UTUS UNTUK ANGGOTA GRUP.

Dunia Bertanya

Tuhan itu satu, pribadinya satu, kepemimpinannya satu. Dalam Islam, kita tak akan bingung dalam memanggil Tuhan. Yesus punya Tuhan, tentu dia setara dengan kita. Yesus tak maha kuasa, ia bisa mati, ini bukan ciri2 Tuhan.

SAYA MENGUMPAMAKAN

Yang buat FB ITU SATU PRIBADI JUGA, SATU KEPEMINPINAN... BETUL... AKUNNYA YANG DI GRUP PUNYA TUHAN, YAK NI PEMBUAT GRUP FB.....MENGAPA KARENA JIKA PEMBUAT GRUP MEMUSNAHKAN GRUPNYA MAKA AKUNYA YANG DI FB IKUT MATI BUKAN, TAPI YANG BUAT FB TIDAK MATI BUKAN.......

YUP PEMBUAT FB YANG AKUNYA JADI ANGGOTA GRUP JUGA SETARA DENGAN ANGGOTA YANG LAIN.

DAN... Lihat Selengkapnya AKUN ITU TIDAK PUNYA KUASA, BETUL.... BISA DI DELETE YANG PUNYA FB, DAN ITULAH CIRI-CIRI ALLAH, BISA BERBUAT APA PUN TERHADAP CIPTAANNYA, MAU DIA 100 AKUN PUN BISA.......TAPI LAU DIBILANG SIAPA ALLAH NYA, YAH JELAS YANG BUAT AKUN DONG
pagi ini teman saya mengirim pesan begini,

"tha, gw kemaren ketemu ma si *****, dia cuek k gw.. gw benci bgd ma dia.. gw pengen bilang ke dia betapa gw benci dia, biar dia juga bilang kalau dia benci gw.. biar gw bisa gampang lupain dia.."

yang saya baca dari pesannya ini, dia sedang melakukan "pembodohan diri" dan "kebohongan publik"(=p)
jelas dia gag benc mantannya itu. tapi begitulah wanita, seperti yg pernah di katakan sahabat saya yg kini akunnya telah innailahi, kurt angel, "cewek kalau ngomong suka kebalikannya". hemm..

dengan (sok) dewasa dan penuh ke (sok) bijaksanaan saya jawab,

"nyet, kalau lo bilang gitu ke dia dan dia jawab sesuai apa yg lo bilang ke gw ni, lo bakal bneranggapan bahwa sebenernya dia masih syg lo tapi dia pengen lo cepet lupain dia.. karna itu dia ngomong kebalikan dari apa yg dia rasa, itu hanya agar lo gag ngarepin dia lagi. kalau dia gag jawab seperti apa yg lo harapin ini, lo bakal nganggep dia masih sayang lo dan lo smakin hanyut dalam perasaan itu.
INTINYA, APAPUN jawaban dia, ANGGAPAN lo adalah dia juga masih sayang lo.=p.karna ego dia lah, dia gag mau ngajak lo balik.. karna lo pernah begini begitulah, dia gag mau ngajak lo balik. alasan yg lo buat sendiri lah yg bakal memenangkan pendapat lo. dan apapun jawaban dia, lo bakal tetep sayang dia. lo sedang membodohi diri lo monyet. sadar dan bertobatlah.."

lama banged dia bls sms saya, sampai saya berpikir dia pingsan krna saya (sotoy) bijak.. =D

tapi beberapa menit kemudian dia bls,

"lo bener tha.. apapun jawaban dia gw bakal ngarepin dia. padahal dia udah gag peduli ma gw.."

penyakit wanita..

intinya, kita harus merubah konsep pikiran kita. berhenti beranggapan DIA YANG TERBAIK, buang jauh pikiran "saya gagkan pernah nemu orang yang sebaik dia, sekeren dia, seblablabla..." itu semua hanya nutup diri lo dari pendewasaan diri. berhenti memikirkan segala yg terbaik tentang dia. terkadang keburukan dia tertutup karna kita terlalu membayangkan hal2 baik.. klise sekali.

cara ampuh sembuh dari sakit hati adalah MENERIMA SAKITA ITU, terima dan sadari bahwa dia telah menyakiti kamu. buang jauh rasa bersalahmu, bukan salahmu dia meninggalkanmu, karna kalau dia menyayangimu, dia akan berpikir seribu kali untuk menyakitimu. kalau dia menyayangimu dia akan mengajakmu berbicara baik2 bila kamu memang menyakiti hatinya, nyatanya, dia meninggalkanmu. terima itu.

cara kedua adalah HADAPI rasa sakit itu. hadapi sakitnya, tangisnya, hadapi rasa kehilangan dia, hadapi rasa kamu tidak bisa kembali padanya. hadapi semuanya. dengan begitu kamu akan lebih mengenal dirimu dan menerima bahwa DIA TIDAK SESEMPURNA yang kamu bayangkan.

poin ketiga adalah berhenti mengasihani dirimu sendiri. masukan semua ke kotak harta karun dalam hatimu dan jadikannya pelajaran. jangan pernah berpikir kau takan merasakan perasaan cinta yang sama seperti kepada dia. itu tidak benar.

poin terakhir dan palinng pentingn, berhenti mencari orang lain untuk menyembuhkan hatimu. mulailah menutup matamu, dan percaya TUHAN mengerti bebanmu.. serahkan pada Dia.

hentikan pembodohan dgn cara mencari hati lain. hentikan kebohongan bahwa kamu akan bahagia bila menemukan yg lebih dari dia. itu bukan jalan yg abadi. semua manusia akan mati.. dunia akan berlalu..

jangan pernah mau kalah dengan kekawatiran. semua bebanmu telah di tanggung olehNya..,
Serahkanlah segala kekuatiranmu kepada-Nya, sebab Ia yang memelihara kamu 1Ptr 5:7. segala kekuatiran itu membuat kita sulit membedakan cinta sejati, dengan perasaan kesepian.. padahal kenyataan sudah jelasm kalian berpisah karna tidak menemukan jalan keluar yang sama. dan jelas, dia meninggalkanmu (sengaja saya ulang niy..)

cobalah benar2 brserah dan mencari Tuhan. percayalah, saat DIA menutup sebuah pintu, sebenarnya DIA tengah membuka pintu lainnya (wahyu 3:8a) hingga akhirnya "Dia membuat segala sesuatu indah pada waktunya" (pkh 3:11)

hapus airmatamu sahabatku.. segala sesuatu yg berasal dari dunia ini adalah sia-sia.. (pkh 1:2b)
mulailah cari dahulu kerajaan ALLAH dan kebenaranya, maka semua kebahagiaanmu akan di lengkapkan dalam hidupmu..


lebih baik baerharap kepada Tuhan dari pada percaya kepada manusia.. mazmur 118:8


Tuhan memberkati..^^

renungan

Pesona Henry seperti magnet yang menyihir para gadis untuk melakukan hal-hal yang asusila. Henry sangat menikmati petualangan liarnya bahkan dengan mudahnya dia melepas keperjakaannya kepada pekerja seks.

Namun bukan hanya pelacur yang dia tiduri bahkan pacarnya pun ditiduri hingga hamil. Henri mengugurkan kandungan pacarnya sebanyak dua kali dengan dua orang yang berbeda, alasannya belum siap menikah dan ingin mendahulukan karir lebih dulu.

Kemampuannya bersandiwara di depan banyak orang semakin membuat dia yakin akan masuk ke dunia artis. Sebuah kesempatan pun datang.

“Saya sudah pakai jas. Exciting, kan baru pertama kali padahal hanya menjadi seorang figuran saja,” kenang Henry.

Namun saat impian itu sudah ada di depan mata, sebuah kejadian yang tak pernah terbayangkan terjadi. Tiba di lokasi syuting Henry dimarahi dan diusir dari sana.

“Waktu itu saya bilang kalau suatu saat saya akan menjadi pemeran utama,” kisahnya.

Kata-kata itu bukanlah isapan jempol. Dengan perjuangan yang panjang, Henry berusaha membuktikan ucapannya bahkan dengan cara yang tidak wajar. Sebagai foto model, dia terjerat berhubungan dengan seorang sponsor yang adalah penyuka sesama jenis. Dia dijanjikan akan segera menjadi orang top. Usaha itu membuahkan hasil, sebuah tawaran yang dia tunggu-tunggu akhirnya datang.

“Rasanya seperti mau loncat karena akhirnya dapat peran utama. Akhirnya saya berangkat ke Hongkong. Setelah film drama, saya main film aktion,” kisah Henry.

Ketenaran telah menyihir mata Henry seperti kacang lupa kulitnya, ia meninggalkan sang sponsor. Sehingga dia marah besar. Demi menunjang karirnya, Henry pun rela menjadi budak pemuas seks tante-tante kesepian. Seorang teman menyarankan kalau dia ingin top, dia harus mengaet tante-tante untuk mendapatkan pakaian secara gratis dan mobil yang bagus.

Nama Henry meroket cepat lewat beberapa film yang dia bintangi. Dunia seakan berada dalam genggamannya.

“Itu kan tujuannya untuk memuaskan, pertama kali kesenangan, tenar, dipuja-puja. Itulah yang saya cari pada waktu itu. Karena masa kecil saya sangat susah. Bahkan sebelum top, saya pernah dilecehkan perempuan karena orang susah. Ini salah satu pemicu, nanti lihat perempuan yang akan kejar-kejar saya, bukan saya yang kejar perempuan,” kata Henry.

Di masa keemasannya, Henry bertemu dengan gadis baik-baik, yang kemudian ia nikahi. Itu pun karena desak orang tuanya.

“Sebenarnya sama dia jujur saja waktu itu, namanya masih bajingan, ya, tujuannya suatu saat saya akan tidur sama kamu,” kata Henry.

Demi mengambil hati istri dan mertuanya, Henry pun berjanji meninggalkan dunia keartisannya. Tapi janji tinggallah janji, setelah satu setengah tahun pernikahannya, diam-diam Henri kembali ke dunia lamanya.

“Wah, saya benar-benar kaget sekali waktu dia bilang syuting. Pada waktu syuting di sana, hati saya tidak tenang, campur aduk perasaan saya pada saat itu, ” ungkap Heidy, istri Henry.

Namun Henry berjanji hanya akan main di satu film itu saja. Tetapi lagi-lagi janji tinggal janji karena Henry mendapatkan tawaran lagi. Dan Henry mulai lupa diri, gairahnya kembali bergejolak ketika melihat wanita muda dan cantik. Namun gelagat aneh dan kebusukan Henry akhirnya menimbulkan kecurigaan. Heidy pun nekat menanyai suaminya.

“Tanggapan dia atau perkataan dia yang saya masih ingat. Dia katakan, ’Ya sudahlah, kamukan sudah menjadi istri saya. Jadi saya merasa apakah saya hanya sebagai status saja, istri. Hingga saya merasakan sebagai istri saya tidak berharga,” kata Heidy.

Bukan hanya Hedi yang merasa sakit, anak-anaknya pun tak luput dari kekerasan Henry. Jika anak melakukan kesalahan sedikit saja, Henry langsung menghajarnya sampai benar-benar kapok dan bertobat. Henry akan tetap menghajar anaknya meskipun mereka sudah minta ampun. Tangisan sang anak dan jeritan Heidy tak sanggup menghentikan kekejaman Henry. Dihajarnya anaknya di dalam kamar hingga berdarah-darah. Sementara Heidy berusaha mendobrak pintu karena pintu dikunci dari dalam. Tapi usahanya sia-sia.

“Bekas tangannya itu kelihatan sekali dan mulai agak bengkak. Dengan darah dagingnya saja dia bisa seperti itu, saya tidak mengerti,“ ungkap Heidy.

“Jujur saya ketika kecil saya juga dihajar sama orang tua. Saya pikir pola itu bisa saya terapkan juga kepada anak saya,” kata Henry.

Entah sampai kapan Heidy harus bertahan menghadapi tabiat buruk suaminya. Keputusasaan mulai merasuk bathinnya

“Saya ingin sekali berdoa tetapi saya tidak ingin mengganggu tidur suami saya. Akhirnya saya memilih meja mesin jahit, saya ambil selimut, saya tutupi dan saya taruh lampu di dalam,” kisah Heidy.

Di bawah tempat yang sempit itulah, Heidy menjerit kepada Tuhan, “Tuhan aku mencintai Engkau, tapi saya tidak tahan lagi seperti ini. ternyata laki-laki yang Kau berikan kepada saya tidak pernah memberikan kebahagiaan selama 20 tahunan. Saat saya serahkan kepada Tuhan, saya letakkan di bawah kakinya Tuhan bertindak,” kisah Heidy.

Pada saat itu, Heidy seperti mendapatkan kekuatan baru untuk bisa bertahan. Bersama kedua buah hatinya, dia terus mendoakan suaminya.

“Saya tahu apa yang Tuhan buat pasti baik. Ini menjadi sebuah perenungan bagi saya. Saya juga percaya bahwa suami saya itu sesungguhnya dalam hatinya adalah orang yang sangat baik, sangat mempedulikan keluarga tapi ada yang menghalanginya untuk bisa keluar dari lingkupan itu,” ungkap Heidy.

Namun keadaan terlihat tidak berubah sedikit pun, sampai sebuah undangan memaksa Henry untuk mengikuti sebuah pertemuan. Sepanjang perjalanan ke pertemuan itu, Henry tak henti-hentinya mengomel apalagi ketika sampai di tempat tidak mendapatkan parkiran. Henry mulai marah-marah lagi namun akhirnya mereka mendapatkan tempat parkir. Dengan berat hati, Henry akhirnya masuk ke tempat pertemuan itu.

Namun saat dia duduk diam, perkataan seorang pembicara mulai mengusik nuraninya.

“Dia bilang kita harus hidup dalam ketaatan kepada Tuhan. Perzinahan, percabulan harus kamu tolak semua, harus kamu buang dari hidup kamu. Karena kalau tidak kamu tidak akan sampai kepada tempat tujuan. Tuhan menghendaki supaya kita masuk surga, tetapi kalau kita tetap hidup dalam perzinahan, percabulan, dan hidup tidak taat maka kita tidak mendapat bagian, sesuai dengan firman Tuhan,“ kenang Henry.

Pada saat mendengar kata-kata itu, Henry langsung kaget. Tiba-tiba Henry merasa seperti ada sesuatu yang mendobrak hatinya. Ada rasa ngeri jika dia tidak bertobat. Dan tanpa disadari Henry, air matanya mulai berlinang namun dia berusaha menutupi supaya istrinya tidak tahu.

“Saya merasa bersalah kepada Tuhan karena telah mempermainkan Tuhan selama ini dan saya melakukan pengakuan. Saya merasa jijik dan tidak layak di hadapan Tuhan atas apa yang sudah saya lakukan. Setelah melakukan pengakuan, saya benar-benar merasa lega,” ungkap Henry.

Hari itu adalah titik balik dan awal perubahan hidup Henry. Bahkan dengan berani, Henry mengakui semua kejahatan yang pernah dia lakukan kepada istrinya. Henry menceritakan perselingkuhan yang pernah dia lakukan dengan orang yang dikenal istrinya. Henry melihat istrinya begitu, dia benar-benar sakit hati. Sementar Henry hanya diam saja sampai istrinya bisa menerimanya.

“Memang tidak mudah bagi saya namun saya mau menjalaninya karena ini sudah menjadi satu tekad saya untuk tetap ada dalam jalurnya Tuhan,” kata Henry.

“Saya tahu saya harus mengampuni dia dengan tulus dan murni tetapi yang menghibur saya bahwa dia mau jujur dia mau mengakui dan itu harus saya hargai. Banyak sekali perubahannya. Lebih sabar dan bisa mengendalikan emosinya, tidak cepat berpikir secara negatif,” ungkap Heidy.

“Tuhan Yesus itu bagi saya sangat luar biasa. Dia tidak peduli dosa kita sebesar apa, tapi yang Dia peduli adalah ketika kita bertobat, kita mengakui segala dosa kita, kita merendahkan diri di hadapan dia,” kata Henry menutup kesaksiannya. (Kisah ini ditayangkan pada tanggal 13 Mei 2010 di O’Channel)
Dia memberi kekuatan kepada yang lelah dan menambah semangat kepada yang tiada berdaya. (Yes 40:29)

Ada gula, ada semut. Peribahasa ini tampak begitu nyata dalam kehidupan orang-orang yang ditinggalkan teman-temannya pada saat mengalami kegagalan. Kenyataan membuktikan bahwa lebih mudah mendapatkan teman pada saat segala sesuatunya berjalan dengan baik, sukses, dan gemilang. Tetapi di saat-saat yang sulit; dalam kebangkrutan, kegagalan dan penderitaan, mereka berpaling pergi. Teman sejati adalah mereka yang tidak meninggalkan temannya sekalipun dalam duka dan keadaan sulit.

Melebihi seorang teman sejati di dunia, Tuhan adalah Sahabat sejati bagi kita. Dia tak pernah meninggalkan kita dalam situasi seburuk apa pun. Firman-Nya, “Aku tidak akan membiarkan engkau dan tidak akan meninggalkan engkau” (Yosua 1:5). Saat dunia mencampakkan orang yang gagal, Dia justru datang untuk menolong orang-orang yang sakit, menghibur yang berduka, memberikan kelegaan kepada mereka yang letih lesu dan berbeban berat, memberikan kekuatan kepada yang lelah, dan menambah semangat kepada yang tak berdaya. Dia sangat peduli kepada kita!

Saat ini, apakah Anda sedang membutuhkan dukungan semangat dari seorang teman? Sekalipun Anda tidak dapat melihat-Nya secara fisik, Anda dapat merasakan kehadiran-Nya dengan nyata. Dia memberikan dukungan semangat setiap saat kepada kita untuk terus berjuang melakukan yang terbaik. Dia tak pernah mengabaikan kita. Dia selalu ada bagi kita, Dia sangat mengasihi kita. Hidup kita begitu berharga bagi-Nya, sehingga Dia memberikan nyawa-Nya untuk menebus kita. Maka, bersandarlah teguh kepada-Nya. Andalkanlah Dia, Sahabat kita, Sang Sumber kekuatan kita.- HA

MELANGKAHLAH BERSAMA-NYA, SAHABAT SEJATI KITA MAKA TIDAK ADA ALASAN BAGI KITA UNTUK MENYERAH DALAM HIDUP!

Wednesday, May 5, 2010

3 PRINSIP DASAR MEMILIH PASANGAN

Ayat Utama Prinsip memilih:

“Janganlah kamu merupakan pasangan yang tidak seimbang dengan orang yang tak percaya. Sebab persamaan apakah terdapat antara kebenaran dan kedurhakaan? Atau bagaimanakah terang dapat bersatu dengan gelap?” 2Ko 6:14

(tidak ada tawar menawar untuk prinsip Firman Tuhan ini)

Bagaimana saya menemukan pasangan yang sesuai untuk saya?

Bagaimana saya tahu jika saya sudah menemukan pasangan yang sesuai?

Mencari kehendak Tuhan dalam mencari pasangan adalah langkah pertama untuk membentuk suatu pernikahan yang berhasil. Pelajari dan ikuti petunjuk-petunjuk yang diberikan Alkitab saat memilih pasangan:

1. Motivasi yang Benar. Petunjuk yang paling penting terdapat dalam 1Ko 10:31. Aku menjawab: “Jika engkau makan atau jika engkau minum, atau jika engkau melakukan sesuatu yang lain, lakukanlah semuanya itu untuk kemuliaan Allah”. Paulus mengharapkan kita untuk melakukan segala sesuatu dalam hidup ini demi kemuliaan Tuhan. Tentu saja pernikahan juga seharusnya membawa kemuliaan bagi Tuhan.

2. Pengharapan yang benar. Kita diberikan janji dalam Ams 3:5-6, “Percayalah kepada TUHAN dengan segenap hatimu, dan janganlah bersandar kepada pengertianmu sendiri. Akuilah Dia dalam segala lakumu, maka Ia akan meluruskan jalanmu.” Kita harus mempercayai Allah, mengenal Dia, memandang kepada-Nya dan bukan kepada diri kita sendiri dalam mencari hikmat dan pengertian. Maka Ia berjanji akan membuat jalan kita lurus dan menunjukkan kepada kita jalan kebenaran (untuk memilih pasangan yang tepat).

3. Standard yang benar. Apakah bagian kita dalam memilih pasangan yang Allah inginkan bagi kita? Kita perlu memerhatikan prinsip-prinsip yang akan menolong kita memilih dengan bijaksana. Akankah Allah ingin kita memilih pasangan yang tidak mengenal dan menghormati Dia? Perintah dalam Perjanjian Baru adalah “Janganlah kamu merupakan pasangan yang tidak seimbang dengan orang-orang yang tak percaya.” (2Ko 6:14). Sebagai seorang Kristen, kita harus mengetahui tanpa ragu-ragu bahwa yang sesuai dengan Allah haruslah seorang Kristen juga.
3. MEREKA AKAN MENJADI SATU

“Sebab itu seorang laki-laki akan meninggalkan ayahnya dan ibunya dan bersatu dengan isterinya, sehingga keduanya menjadi satu daging. Mereka keduanya telanjang, manusia dan isterinya itu, tetapi mereka tidak merasa malu.” (Kej 2:24-25). Ayat-ayat ini menekankan adanya ciri-ciri yang lengkap dari dua pribadi dalam suatu pernikahan. Meninggalkan dan keterpisahan dengan ikatan yang lama adalah penting dalam pernikahan. Dalam istilah meninggalkan, ada aspek sosial dan hukum dari suatu pernikahan. Tapi, yang lebih penting, ada tindakan meninggalkan secara emosi dan secara mental. Ikatan yang lama dengan orang tua, saudara, dan teman tidak diabaikan, namun setelah pernikahan, janji dan posisi kejiwaan dari seseorang berubah dan ditujukan kepada ikatannya yang baru.

Terjemahan yang tepat dari bahasa Ibrani untuk “memisahkan” (dalam bahasa Inggris = cleave) adalah menempel pada yang lain, atau terikat pada seorang yang lain. Pernikahan tidak boleh diartikan hanya sekedar selembar kertas yang ditandatangani oleh pendeta atau petugas yang berwenang. Ini lebih dari sekedar dua orang yang hidup di bawah satu atap atau tidur di atas tempat tidur yang sama. Pernikahan harus berarti suatu perpaduan dari dua kepribadian yang menjadi satu. Dan juga harus terikat dalam sebuah janji antara satu dengan yang lain, suatu pengungkapan perasaan yang saling menguntungkan dari dua emosi yang sudah ditetapkan oleh Allah. Tujuannya adalah kesatuan, keintiman, dan adanya saling berbagi isi hati, perasaan, dan rahasia pribadi antara satu dengan yang lain tanpa adanya halangan.

Persatuan dari dua jenis kelamin yang berbeda dan menjadi satu daging semakin memperkuat cinta kasih dan membuatnya bertumbuh. Persatuan itu juga mendorong cinta menjadi suatu kesetiaan dan membuatnya bertahan lama. Tindakan dari mengasihi adalah bukan hanya menerima, tapi juga memberikan rasa aman dalam pernikahan. Hubungan pria dan wanita yang sudah menjadi “satu daging” adalah merupakan suatu kesatuan manusia yang seimbang. Segala bentuk persatuan poligami, pernikahan dengan lebih dari satu pasangan, atau homoseksual tidak bisa menjadi satu daging seperti yang diciptakan Tuhan. “Tetapi mengingat bahaya percabulan, baiklah setiap laki-laki memunyai isterinya sendiri dan setiap perempuan memunyai suaminya sendiri.” (1Ko 7:2)

: Maksud Rencana Allah dalam pernikaha bag.2

2. DICIPTAKAN UNTUK TUJUAN YANG BAIK

Apakah pemikiran Allah untuk dunia yang Dia ciptakan? “Allah melihat bahwa semuanya [yang telah diciptakan] itu baik.” (Kej 1:10). Juga bacalah Kej 1:12, 18, 21, 25 dan Kej 1:31, segala sesuatu yang diciptakan Tuhan adalah baik! Namun kemudian kita membaca, “Tuhan Allah berfirman, tidak baik…” Apa yang tidak baik? “Tidak baik kalau manusia itu seorang diri saja” Kej 2:18. Bahkan dengan seluruh dunia binatang di sekitarnya, manusia masih tetap sendiri.

Kesendirian adalah keadaan dimana seseorang tidak mendapat kesempatan untuk berbagi, mengerti, mencintai, mempercayai dengan seseorang kepada siapa dia bisa menikmatinya. Seperti itulah keadaan manusia ketika Allah menciptakannya pertama kali. Meskipun Adam terutama memerlukan Allah, namun Allah mengatakan bahwa dia juga memerlukan seorang teman lain. Bacalah Kej 2:18-24 untuk mempelajari jawaban Tuhan atas kesendirian manusia.

Kata “penolong” berarti seorang pendukung, rekan sekerja, atau pasangan. Kata ini tidak sama dengan pembantu atau seorang yang lebih rendah, tapi berbicara tentang hubungan antar teman yang setara. Kata “sepadan dengan dia” berarti “sama dengan dia.” Ini adalah semacam hubungan dengan teman yang intim yang dikatakan Allah tidak baik bagi seseorang jika tidak memilikinya. Dalam pernikahan, si pria bisa mempunyai hubungan yang intim dengan pasangannya yang penuh citra dari Allah Sang Pencipta seperti dia sendiri. Si pasangan ini akan mempunyai daya kreasi, kepribadian dan pemikiran-pemikiran yang setara dengan si pria tersebut.

Maksud Rencana Allah dalam pernikaha bag.1

B. PERNIKAHAN KRISTEN

Ayat Hafalan:

“Sebab itu seorang laki-laki akan meninggalkan ayahnya dan ibunya dan bersatu dengan istrinya, sehingga keduanya menjadi satu daging.” (Kej 2:24)

Pernikahan adalah hubungan seumur hidup antara seorang pria dan seorang wanita. Pernikahan ini memuaskan beberapa kebutuhan. Menurut Anda manakah kebutuhan yang benar dalam pernikahan?

1. kebutuhan akan mengasihi dan dikasihi,
2. kebutuhan akan persahabatan yang dalam, untuk saling berbagi sebagai teman, dan untuk kebutuhan seks,
3. kebutuhan untuk menghasilkan anak cucu,
4. kebutuhan untuk lepas dari kesendirian.

Pernikahan seharusnya menjadi cerminan dari kasih yang juga mencerminkan kasih Allah.

Maksud Rencana Allah dalam pernikahan:

1. CITRA ALLAH

Untuk mengerti rencana Allah dalam pernikahan, kita harus memulai dengan maksud Allah yang sesungguhnya terhadap umat manusia seperti yang terdapat dalam Kej 1 dan Kej 2. Allah menciptakan kita sesuai dengan citra-Nya, berupa pria dan wanita Kej 1:26-27. Manusia adalah mahluk pribadi yang tidak seperti ciptaan yang lain. Kita memunyai kemampuan yang unik untuk berhubungan — hubungan dengan Allah dan hubungan antara satu dengan yang lain. Allah menghembuskan nafas kehidupan ke dalam manusia dan kita menjadi makhluk hidup. “Ketika itulah TUHAN Allah membentuk manusia dari debu tanah dan menghembuskan nafas hidup ke dalam hidungnya; demikianlah manusia itu menjadi makhluk yang hidup.” (Kej 2:7). Sebagai manusia kita memunyai kemampuan untuk mencerminkan citra Allah yang memiliki sifat-sifat: berbelas kasihan, baik, sabar, mengasihi, berintelektual, kreatif dan mengampuni.

Hubungan pernikahan adalah jenis hubungan yang paling intim diantara semua jenis hubungan antar manusia. Pernikahan mencakup suatu penyatuan yang misterius dari dua pribadi yang terpisah dengan suatu cara yang khusus sehingga mereka menjadi satu. Seorang suami dan istri berhubungan satu dengan yang lain melalui pengalaman-pengalaman yang lebih luas dan bermacam-macam jika dibandingkan dengan orang lain. Hubungan ini menjadi istimewa karena terjadi dalam suatu batasan yang terbentuk dari suatu ikatan janji seumur hidup antara satu dengan yang lain. Pernikahan meliputi jangka waktu dari awal tahun kedewasaan, usia menengah, usia tua dan kematian. Tidak ada hubungan lain yang berkembang seperti ini yaitu hubungan yang penuh dengan kenangan. Hubungan dengan teman dan rekan sekerja penting, namun tidak ada hubungan yang melebihi hubungan pernikahan dalam hal keintiman.

KASIH MERUPAKAN SUATU PROSES

Meskipun kadang-kadang orang berkata, “Kami sedang jatuh cinta,” tetapi mereka sesungguhnya sudah bertumbuh di dalamnya. Kasih yang dewasa bertumbuh dari bagaimana cara mendapatkannya sampai usaha untuk menjaganya dengan sukacita. Satu-satunya cara agar kita bisa mengalami kasih yang dalam, setia dan bertumbuh dalam pernikahan adalah dengan mengalami kasih Allah dalam hidup kita sendiri. Kasih Allah bagi kita turun menjadi kasih di hati kita masing-masing. Renungkan hal ini, ALLAH MENGASIHI ANDA!

Renungkanlah kasih-Nya, nikmati kasih-Nya, minumlah sepuas-puasnya dari kasih-Nya, bersyukurlah kepada-Nya karena kasih-Nya. Maka segera sesudah Anda melakukannya, Anda akan menyerahkan seluruh hidup Anda kepada-Nya, membiarkan Dia memenuhi dan mengendalikan hidup Anda melalui Roh Kudus-Nya, membiarkan Dia hidup dalam hidup Anda. Kasih yang sejati akan mengalir melalui hidup Anda dan pasangan Anda. Hasilnya adalah pribadi Anda yang baru, yang mengerti bagaimana mengasihi dengan kepekaan yang paling tinggi dan mulia sesuai dengan firman Tuhan. Kasih menghasilkan kasih. Allah ingin memakai kasih semacam ini untuk mengubah pernikahan menjadi suatu hubungan yang indah sesuai dengan rencana-Nya.
Kasih di dalam Alkitab bukanlah untuk mendapatkan sebanyak mungkin dari orang lain, melainkan memberikan semua yang Anda bisa berikan kepada orang lain. Kasih ini juga bukan untuk mendapatkan pamrih dari pasangan Anda. Pernyataan yang paling lengkap tentang kasih dalam Alkitab terdapat di 1Ko 13:4-8. Bacalah ayat-ayat tersebut, renungkanlah tiap tindakan kasih tersebut, dan mulailah berpikir tentang penerapannya dalam pernikahan.

1. Kasih itu sabar. Kasih itu tidak mudah marah, tidak mudah menyerang, tidak mudah sakit hati. Kasih itu memampukan kita untuk bersabar terhadap yang kita kasihi jika kita merasa disalahi, dikritik, atau diabaikan. Kasih akan menunggu untuk melihat efek yang baik dari kesabaran tersebut.

2. Kasih itu murah hati. Kemurahan menunjukkan suatu penghargaan. Kemurahan berarti ingin menolong, suatu suara yang merdu, suatu keinginan hati yang ingin selalu memberi.

3. Kasih itu tidak cemburu. Kasih bukanlah suatu persaingan dengan orang yang kita kasihi, juga tidak berarti kita iri kalau dia mendapatkan lebih. Kasih bukanlah iri dengan talenta yang dimiliki orang yang kita kasihi, kecakapan memimpinnya, kemampuannya untuk bergaul dengan orang lain atau kemampuannya dalam mengerti firman Tuhan.

4. Kasih itu tidak memegahkan diri. Kasih tidak berusaha untuk menonjolkan dan menyombongkan diri sendiri. Tidak juga menganggap diri lebih tinggi dari pasangan kita. Kasih tidak menyombongkan kekuatan sendiri dan juga tidak membesar-besarkan kelemahan- kelemahan dari orang yang kita kasihi.

5. Kasih itu tidak sombong. Kasih tidak memunyai sifat menonjolkan diri dalam hati. Kasih tidak berarti mencari perhatian dari kerja keras yang sudah dilakukannya. Kasih itu tidak bersifat menekan, atau sok memerintah.

6. Kasih tidak melakukan yang tidak sopan. Kasih tidak berbuat yang tidak sesuai etika, melainkan berbuat dengan kelembutan dan keramahan. Kasih itu menunjukkan rasa pengertian. Kasih itu tidak kasar atau menghina orang lain.

7. Kasih itu tidak mencari keuntungan diri sendiri. Kasih itu tidak mengharapkan segala sesuatu dilaksanakan untuk menyenangannya. Kasih tidak mementingkan segala selalu yang menjadi haknya. Kasih selalu mencari apa yang disenangi orang yang kita kasihi.

8. Kasih itu tidak pemarah. Kasih itu tidak mudah tersinggung atau mudah mencari kesalahan. Kasih itu tidak mudah menjadi jengkel jika ada sesuatu yang salah. Kasih itu tidak mudah dikecewakan oleh perbuatan dari orang yang kita kasihi.

9. Kasih itu tidak menyimpan kesalahan orang lain. Kasih itu tidak mudah berubah menjadi kepahitan. Tidak mudah mendendam. Kasih tidak menyimpan perasaan yang tidak enak karena perbuatan dari orang yang kita kasihi.

10. Kasih tidak bersukacita karena ketidakadilan, tetapi karena kebenaran. Kasih tidak merasa senang dengan kamalangan yang menimpa orang yang kita kasihi. Kasih berarti tidak bersukacita jika bisa mengatakan, “Lihat, kamu juga tidak sempurna.” Kasih memunyai sukacita batin di dalam kebenaran.

11. Kasih menutupi segala sesuatu. Kasih menutupi kesalahan dari orang yang kita kasihi. Kasih tidak mencemooh seseorang yang kita kasihi dengan mengatakan kelemahan atau kegagalannya di muka umum.

12. Kasih percaya segala sesuatu. Kasih mengatasi segala kecurigaan, kebimbangan atau ketidakpercayaan. Kasih memilih untuk percaya pada sesuatu yang terbaik dari orang yang kita kasihi dan menerima bahwa maksud dan motivasinya adalah murni.

13. Kasih mengharapkan segala sesuatu. Kasih tidak membesar-besarkan masalah. Kasih tidak pernah menyerah, tidak pernah putus asa. Kasih selalu mengharapkan yang terbaik dari yang dikasihi.

14. Kasih sabar menanggung segala sesuatu. Kasih berarti suatu komitmen. Kasih tetap tegar dalam menghadapi masalah. Kasih mampu bertahan dalam badai penderitaan dan kesukaran. Kasih tetap menjaga hati yang sukacita di dalam pencobaan dan masalah.

15. Kasih tidak pernah berkesudahan. Kasih tidak pernah jatuh, tidak pernah berhenti, tidak pernah memilih perceraian sebagai penyelesaian masalah. Kasih selalu menjaga pernikahan supaya pernikahan tetap erat.

A. APAKAH KASIH/CINTA ITU?

Ayat Hafalan:

“Sekalipun aku dapat berkata-kata dengan semua bahasa manusia dan bahasa malaikat, tetapi jika aku tidak mempunyai kasih, aku sama dengan gong yang berkumandang dan canang yang bergemerincing.” 1Ko 13:1.

Manakah di antara pernyataan-pernyataan berikut ini yang paling sesuai dengan pendapat Anda mengenai arti cinta?

1. Rasa tertarik yang kuat akan seseorang.
2. Sikap menyayangi dan penuh kelembutan.
3. Kerinduan untuk bersama dengan seseorang.
4. Sanjungan dan pemujaan terhadap seseorang.
5. Nafsu birahi terhadap seseorang.
6. Usaha untuk meraih sesuatu yang terbaik untuk seseorang.
7. Perasaan senang jika Anda bersama seseorang, atau berpikir tentang orang itu.

Apakah definisi cinta di dalam kamus Anda? Sebagian besar orang tidak memunyai pengertian yang cukup untuk mengerti arti kata “cinta” yang sesungguhnya. Seringkali cinta hanya dianggap sebagai rasa tertarik terhadap lawan jenis. Pendapat-pendapat tentang cinta di atas banyak dipengaruhi oleh film, televisi, iklan, majalah, buku-buku, atau komentar-komentar orang di sekitar kita. Sangat penting untuk kita ketahui bahwa Allah adalah KASIH dan Ia menyampaikan kebenaran-Nya tentang kasih melalui firman-Nya, yaitu Alkitab. Bacalah: 1Yo 4:7-10, 16-21.

1. KITA BISA MEMPELAJARI TENTANG KASIH DARI ALKITAB

Mungkin Anda tidak pernah berpikir seperti ini, namun sesungguhnya seluruh Alkitab adalah sebuah kisah tentang kasih. Alkitab adalah kisah tentang kasih Allah yang tidak pernah mengecewakan terhadap umat manusia yang sulit dikasihi. Kasih Allah adalah kasih yang nyata. Melalui seluruh halaman di Alkitab, kita mendapati bagaimana Allah dekat, menjaga, merawat dan mengerjakan yang terbaik bagi mereka yang dikasihi-Nya. Dari jauh TUHAN menampakkan diri kepadanya: “Aku mengasihi engkau dengan kasih yang kekal, sebab itu Aku melanjutkan kasih setia-Ku kepadamu.” (Yer 31:3). Dalam Perjanjian Baru, kita melihat gambaran kasih Allah yang luar biasa terhadap msnusia. Ini adalah kasih yang tak terbatas. Kita melihat Allah di dalam Yesus Kristus, Anak-Nya yang rela menjalani kematian untuk melakukan yang terbaik bagi mereka yang dikasihi-Nya.

Jika kita mau menyimpulkan semuanya, kita bisa mempelajari tentang kasih dengan melihat hubungan Allah dengan manusia, bahwa kasih berarti selalu memberikan yang terbaik kepada orang yang kita kasihi.

Bacalah Yoh 3:16 dan Rom 5:8.
Baca: 1 Korintus 13:4-7

Cemburu adalah perasaan marah atau pahit yang muncul ketika ada orang yang kita anggap akan merebut kekasih kita. Banyak orang mengatakan, cemburu adalah tanda cinta. Bukankah orang menjadi cemburu karena merasa sangat memiliki dan tidak rela kehilangan kekasihnya?

Sebenarnya cemburu tidak selalu identik dengan tanda cinta. Alkitab menyatakan kasih … tidak cemburu (1 Korintus 13:4). Kadang kala sikap cemburu justru me-nunjukkan kurangnya kasih sejati. Mengapa demikian? Sebab rasa cemburu bisa muncul dari sikap egois. Kita memperlakukan kekasih seperti barang milik kita. Tanpa sadar, kita berusaha mencetaknya menjadi seperti yang kita inginkan. Ia tidak diberi ruang untuk bebas bergerak. Kita mencurigai segala hubungannya dengan orang lain. Kita tidak suka melihatnya bercanda dan tertawa bersama orang lain. Kita merampas sukacita hidupnya!

Rasa cemburu kerap kali muncul dalam relasi suami istri, mertua menantu, pemuda pemudi yang sedang berpacaran, bahkan dalam persahabatan. Tidak jarang, hal ini bukannya membuat hubungan semakin harmonis, malah merusak dan menjauhkan kita dari sang kekasih. Bagaimana cara menghilangkan rasa cemburu? Surat 1 Korintus 13:7 mengatakan, Kasih … percaya segala sesuatu. Kasih percaya akan kesetiaan orang lain. Kasih belajar melihat apa yang terbaik dalam diri sang kekasih, sehingga kita pun berhenti berprasangka buruk. Jika kita memiliki kasih yang percaya, kecemburuan akan lenyap!
KASIH TAK MENJADI LEBIH KUAT KARENA CEMBURU KASIH DIPERKUAT OLEH SIKAP LEBIH PERCAYA

Kenapa Pacaran beda iman Ga Boleh?

Perhatikan baik – baik ayat ini:
6:14Janganlah kamu merupakan pasangan yang tidak seimbang dengan orang-orang yang tak percaya. Sebab persamaan apakah terdapat antara kebenaran dan kedurhakaan? Atau bagaimanakah terang dapat bersatu dengan gelap?
Ada 3 ciri2 pasangan yang seiman:
1. Dia orang Percaya
2. Dia didalam kebenaran
3. Dia didalam/adalah terang

* Orang yg seiman artinya akan Hidup didalam dan seperti Kristus.

1Yoh 1:7 Tetapi jika kita hidup di dalam terang sama seperti Dia ada di dalam terang, maka kita beroleh persekutuan seorang dengan yang lain, dan darah Yesus, Anak-Nya itu, menyucikan kita dari pada segala dosa.

* Jangan hanya melihat Di KTPnya atau kartu identitasnya tertulis “KRISTEN” atau terlihat “Sering Kegereja” tetapi lihat apakah dia Hidup didalam terang dan kebenaran.

Matius 5:5 karena kamu semua adalah anak-anak terang dan anak-anak siang. Kita bukanlah orang-orang malam atau orang-orang kegelapan.

* Orang yg seiman atau Kristen sejati seharusnya adalah Percaya, hidup dalam kebenaran dan menjadi terang.

Yoh 12:46 Aku telah datang ke dalam dunia sebagai terang, supaya setiap orang yang percaya kepada-Ku, jangan tinggal di dalam kegelapan.

* Orang yg dikartu identitasnya ditulis “Agama Kristen” saja BELUM TENTU percaya kepada Yesus Kristus sebagai Tuhan apa lagi yg identitasnya jelas bukan kristen.
* Jadi meskipun “Beragama Kristen” tetapi tidak hidup dalam Terang, lebih baik anda pikirkan baik untuk berkata tidak.
* Jangan takut memiliki sikap yg berbeda dengan dunia, masih banyak anak2 Tuhan yang takut Tuhan yg siap menjadi pendamping hidup rekan2! Percaya karena rancanganNya damai sejahtera!

Perjodohan

Dalam kehidupan sehari-hari banyak orang yang mengatakan bahwa jodoh itu di tangan Tuhan sehingga tak jarang pula kita jumpai orang yang hanya pasif dalam menantikan jodoh atau pasangan hidupnya. Sebenarnya bagaimana pandangan kita sebagai orang Kristen menyikapi pendapat yang seperti ini? Anda penasaran? Segera saja simak cuplikan perbincangan dengan Pdt. Dr. Paul Gunadi, Ph.D. mengenai perjodohan atau pasangan hidup. Selamat menyimak!
T :

Bagaimana pandangan iman Kristen tentang perjodohan atau jodoh itu?
J :

Pada dasarnya kita harus kembali pada konsep tentang maksud "jodoh di tangan Tuhan". Alkitab tidak memberi kriteria yang spesifik tentang jodoh kita. Bahkan kalau kita mau melihat dengan seksama, Alkitab tidak secara langsung menceritakan kisah dimana Tuhan menentukan jodoh orang. Yang kita ketahui dengan pasti pada saat Tuhan campur tangan dan menentukan jodoh secara langsung untuk seseorang adalah dalam kisah Ishak yang akhirnya menikah dengan Ribka, hanya dalam kisah itu saja. Seolah-olah memang Tuhan memberikan kebebasan kepada kita untuk memilih jodohnya dengan menggunakan prinsip-prinsip atau kriteria yang Tuhan sudah tentukan untuk kita.

PRINSIP PERTAMA, kita ambil dari 2Korintus 6:14,

"Janganlah kamu merupakan pasangan yang tidak seimbang dengan orang-orang yang tak percaya. Sebab persamaan apakah terdapat antara kebenaran dan kedurhakaan? Atau bagaimanakah terang dapat bersatu dengan gelap?"

Jadi Tuhan menghendaki agar kita menjalin hubungan yang akrab, membentuk pasangan yang kuat dengan yang seiman sebab bagaimanakah mungkin kita dipersatukan dengan yang tidak seiman? Saya juga akan bacakan 2Korintus 5:17,

"Jadi siapa yang ada di dalam Kristus, ia adalah ciptaan baru: yang lama sudah berlalu, sesungguhnya yang baru sudah datang."

Dari ayat ini disimpulkan bahwa sebagai orang Kristen kita adalah ciptaan baru di dalam Tuhan dan seharusnyalah kita pun bersatu dengan ciptaan baru yang juga di dalam Tuhan. Ayat-ayat ini cukup kuat apalagi ditambah dengan 1Korintus 7:39,

"Istri terikat selama suaminya hidup. Kalau suaminya telah meninggal ia bebas untuk kawin dengan siapa saja yang dikehendakinya, asal orang itu adalah seorang yang percaya."

Sekali lagi ditekankan bahwa kita menikah dengan yang percaya pada Tuhan Yesus. Jadi prinsip pertama adalah Tuhan menghendaki kita menikah dengan sesama orang percaya.

PRINSIP KEDUA juga dari 1Korintus 7:39, kita diberi kebebasan untuk menikah dengan siapa saja yang kita kehendaki (maksudnya dengan orang percaya), artinya yang sesuai dengan selera kita. Jadi kita tidak harus menikah dengan tipe tertentu! Kita ini masing-masing mempunyai keunikan dan selera yang juga unik dan berbeda.

PRINSIP KETIGA diambil dari Kejadian 2, yaitu Tuhan meminta kita memilih istri atau suami yang juga sepadan dan cocok dengan kita, artinya yang pas menyangkut kecocokan sifat dan karakteristik. Alkitab hanya memberi kita tiga pedoman dalam mencari jodoh.

Jadi dalam masa berpacaran kita perlu meminta hikmat Tuhan agar bisa melihat jelas apakah orang ini cocok atau tidak dengan kita. Konsep bahwa perjodohan di tangan Tuhan adalah benar, tapi dalam prosesnya Tuhan meminta kita memperhatikan ketiga prinsip tersebut.
T :

Dalam menentukan jodoh, banyak orang yang meminta tanda dari Tuhan, misalnya kalau orangtuanya menghendaki berarti merupakan pertanda bahwa hubungan mereka memang dikehendaki Tuhan. Bagaimana dengan pemikiran seperti itu?
J : Ada bahaya kalau kita sedikit-sedikit meminta tanda dari Tuhan. Kalau kita meminta tanda dari Tuhan, mintalah tanda yang mustahil dilakukan manusia dan hanya Tuhan yang bisa lakukan. Contohnya Gideon, tanda yang diminta Gideon adalah tanda yang berlawanan dengan hukum alam. Memang pada umumnya Tuhan tidak turut campur tangan dengan memberikan tanda-tanda khusus dalam mencari jodoh, tetapi Tuhan memimpin kita melalui hikmat. Seringkali manusia sebetulnya cukup melihat tapi tidak memiliki hikmat untuk mau mengakuinya.
T : Ada orang yang berpikiran atau berpendapat bahwa jodoh itu nanti Tuhan sendiri yang akan memberikan. Bagaimana dengan pendapat itu?
J : Ini juga kesalahan konsep, kita tidak sepasif itu. Dalam mencari rumah, kita tidak pasif, bukan? Kita akan mencari rumah yang cocok. Dengan kata lain Tuhan mengharapkan kita berfungsi secara normal untuk halaktivitas yang memang harus kita lakukan, termasuk aktivitas mencari jodoh. Kalau rumah kita cari, pekerjaan kita cari, jodoh tidak kita cari saya rasa itu pengertian yang tidak pas.
T : Sekarang ada banyak program yang diadakan untuk mempertemukan orang-orang yang belum menikah dan sebagainya, bagaimana dampak sebenarnya?
J :

Hal itu saya rasa baik, tetapi saya minta untuk tetap dalam konteks yang seiman (prinsip-prinsip tadi harus tetap menjadi acuan yang kuat). Jadi jangan sampai kita juga sembarangan mengikuti biro jodoh-biro jodoh. Kita bisa mengikuti yang diadakan gereja kita, misalnya, itu lebih baik.
From: Full Gospel Indonesia

1. Apakah Doa Syafaat Itu? oleh : Rev. Paul Y. Chun


------------------ Solving Life's Problems ----------------

1. Apakah Doa Syafaat Itu?



Doa adalah Nafas Rohani Untuk Menguatkan Roh Kita

Sebelum mempelajari tentang doa syafaat, kita harus bertanya
terlebih dahulu, "Apakah doa itu? Apa pikiran Anda tentang doa?".

Kita dapat mengemukakan bermacam-macam jawaban, tetapi hubungan
atau keterkaitannya hampir sama. Doa adalah percakapan rohani dengan Tuhan,
yaitu saat kita berbicara kepada Tuhan dan Dia menjawab atau saat Tuhan
berbicara kepada kita, dan kita menjawab. Itulah yang disebut doa. Doa bukan
percakapan satu arah. Dan kita tahu, dalam Alkitab tertulis, "Tetaplah berdoa"
(I Tes 5:17).

Syafaat

Sekarang kita menyelidiki tentang syafaat. Syafaat berarti datang
di hadapan Tuhan dengan tujuan menggantikan posisi seseorang. Saya ingin Anda
mempercayai bahwa Tuhan Yesus adalah seorang yang menggantikan posisi kita di
hadapan Allah untuk selama-lamanya. Firman Tuhan berkata, "Demikian juga Roh
membantu kita dalam kelemahan kita; sebab kita tidak tahu, bagaimana sebenarnya
harus berdoa; tetapi Roh sendiri berdoa untuk kita kepada Allah dengan
keluhan-keluhan yang tidak terucapkan" (Roma 8:26). Ingatlah, Roh Kudus
membimbing kita supaya dapat berdoa.


Siapakah Pendoa Syafaat?

Pendoa syafaat adalah seseorang yang datang mendekat dan berdoa di hadapan
Tuhan untuk menggantikan posisi orang lain yang sudah jauh dari Tuhan atau
hidup tanpa Tuhan. Jadi sebelum berdoa untuk orang lain, pendoa syafaat harus
sudah mendapat pengampunan dosa dari Tuhan.

Kita tahu bahwa pendoa syafaat adalah seseorang yang datang di
hadapan Tuhan dengan membawa haknya. Hak-hak pendoa syafaat itu diterima dari
Tuhan yang dimulai dari pengampunan dosa sampai menjadi anak Tuhan. Dan karena
sudah mendapat pengampunan dosa maka kita dapat membimbing orang lain untuk
mendapat pengampunan dosa juga. Prinsip yang sama dengan hal ini adalah
anugerah, kasih, rahmat Tuhan dan mengampuni tanpa syarat.



Kita sudah banyak diampuni oleh Tuhan. Ingat perumpamaan, jika kita
mempunyai hutang sepuluh ribu talenta dan dihapuskan, apa yang akan kita
lakukan kepada orang yang berhutang seratus dinar? Hal ini sama seperti saya
yang seharusnya dilemparkan ke dalam api neraka yang kekal (berhutang besar),
tetapi karena menerima Yesus Kristus kemudian diampuni oleh Tuhan, lalu
sekarang apa yang harus saya lakukan kepada orang lain yang melakukan kesalahan
kecil kepada saya (berhutang kecil)? Jadi, orang yang mempunyai pengalaman
diampuni dan menerima pengampunan dari Tuhan, dapat mengampuni orang lain tanpa
syarat. Orang seperti itu sajalah yang dapat berdoa syafaat untuk orang lain.

Lalu bagaimana cara dapat berdoa dengan sepenuh hati? Sama seperti
hal tadi, yaitu jika kita sudah menerima kasih Tuhan tanpa syarat, maka kita
dapat berdoa untuk orang lain dengan kasih tanpa syarat. Seseorang yang sudah
menerima kasih Tuhan dapat mengetahui dan mengerti konsep kasih. Kasih itu
bukan cinta yang sering dikatakan oleh semua orang. Seseorang dapat mengasihi
tanpa syarat dan berdoa tanpa syarat jika sudah menerima kasih Tuhan yang
tidak pernah berubah. Sebagai pendoa syafaat kita harus memperhatikan hal-hal
ini. Pada saat berdoa di hadapan Tuhan jangan melakukan dengan syarat. Karena
pendoa syafaat yang menerima kasih dari Tuhan tanpa syarat harus dapat berdoa
tanpa syarat untuk negara yang belum pernah dikunjungi, yang bahasa dan sukunya
tidak diketahui.