2. DICIPTAKAN UNTUK TUJUAN YANG BAIK
Apakah pemikiran Allah untuk dunia yang Dia ciptakan? “Allah melihat bahwa semuanya [yang telah diciptakan] itu baik.” (Kej 1:10). Juga bacalah Kej 1:12, 18, 21, 25 dan Kej 1:31, segala sesuatu yang diciptakan Tuhan adalah baik! Namun kemudian kita membaca, “Tuhan Allah berfirman, tidak baik…” Apa yang tidak baik? “Tidak baik kalau manusia itu seorang diri saja” Kej 2:18. Bahkan dengan seluruh dunia binatang di sekitarnya, manusia masih tetap sendiri.
Kesendirian adalah keadaan dimana seseorang tidak mendapat kesempatan untuk berbagi, mengerti, mencintai, mempercayai dengan seseorang kepada siapa dia bisa menikmatinya. Seperti itulah keadaan manusia ketika Allah menciptakannya pertama kali. Meskipun Adam terutama memerlukan Allah, namun Allah mengatakan bahwa dia juga memerlukan seorang teman lain. Bacalah Kej 2:18-24 untuk mempelajari jawaban Tuhan atas kesendirian manusia.
Kata “penolong” berarti seorang pendukung, rekan sekerja, atau pasangan. Kata ini tidak sama dengan pembantu atau seorang yang lebih rendah, tapi berbicara tentang hubungan antar teman yang setara. Kata “sepadan dengan dia” berarti “sama dengan dia.” Ini adalah semacam hubungan dengan teman yang intim yang dikatakan Allah tidak baik bagi seseorang jika tidak memilikinya. Dalam pernikahan, si pria bisa mempunyai hubungan yang intim dengan pasangannya yang penuh citra dari Allah Sang Pencipta seperti dia sendiri. Si pasangan ini akan mempunyai daya kreasi, kepribadian dan pemikiran-pemikiran yang setara dengan si pria tersebut.
Subscribe to:
Post Comments (Atom)


No comments:
Post a Comment