Wednesday, May 5, 2010

From: Full Gospel Indonesia

1. Apakah Doa Syafaat Itu? oleh : Rev. Paul Y. Chun


------------------ Solving Life's Problems ----------------

1. Apakah Doa Syafaat Itu?



Doa adalah Nafas Rohani Untuk Menguatkan Roh Kita

Sebelum mempelajari tentang doa syafaat, kita harus bertanya
terlebih dahulu, "Apakah doa itu? Apa pikiran Anda tentang doa?".

Kita dapat mengemukakan bermacam-macam jawaban, tetapi hubungan
atau keterkaitannya hampir sama. Doa adalah percakapan rohani dengan Tuhan,
yaitu saat kita berbicara kepada Tuhan dan Dia menjawab atau saat Tuhan
berbicara kepada kita, dan kita menjawab. Itulah yang disebut doa. Doa bukan
percakapan satu arah. Dan kita tahu, dalam Alkitab tertulis, "Tetaplah berdoa"
(I Tes 5:17).

Syafaat

Sekarang kita menyelidiki tentang syafaat. Syafaat berarti datang
di hadapan Tuhan dengan tujuan menggantikan posisi seseorang. Saya ingin Anda
mempercayai bahwa Tuhan Yesus adalah seorang yang menggantikan posisi kita di
hadapan Allah untuk selama-lamanya. Firman Tuhan berkata, "Demikian juga Roh
membantu kita dalam kelemahan kita; sebab kita tidak tahu, bagaimana sebenarnya
harus berdoa; tetapi Roh sendiri berdoa untuk kita kepada Allah dengan
keluhan-keluhan yang tidak terucapkan" (Roma 8:26). Ingatlah, Roh Kudus
membimbing kita supaya dapat berdoa.


Siapakah Pendoa Syafaat?

Pendoa syafaat adalah seseorang yang datang mendekat dan berdoa di hadapan
Tuhan untuk menggantikan posisi orang lain yang sudah jauh dari Tuhan atau
hidup tanpa Tuhan. Jadi sebelum berdoa untuk orang lain, pendoa syafaat harus
sudah mendapat pengampunan dosa dari Tuhan.

Kita tahu bahwa pendoa syafaat adalah seseorang yang datang di
hadapan Tuhan dengan membawa haknya. Hak-hak pendoa syafaat itu diterima dari
Tuhan yang dimulai dari pengampunan dosa sampai menjadi anak Tuhan. Dan karena
sudah mendapat pengampunan dosa maka kita dapat membimbing orang lain untuk
mendapat pengampunan dosa juga. Prinsip yang sama dengan hal ini adalah
anugerah, kasih, rahmat Tuhan dan mengampuni tanpa syarat.



Kita sudah banyak diampuni oleh Tuhan. Ingat perumpamaan, jika kita
mempunyai hutang sepuluh ribu talenta dan dihapuskan, apa yang akan kita
lakukan kepada orang yang berhutang seratus dinar? Hal ini sama seperti saya
yang seharusnya dilemparkan ke dalam api neraka yang kekal (berhutang besar),
tetapi karena menerima Yesus Kristus kemudian diampuni oleh Tuhan, lalu
sekarang apa yang harus saya lakukan kepada orang lain yang melakukan kesalahan
kecil kepada saya (berhutang kecil)? Jadi, orang yang mempunyai pengalaman
diampuni dan menerima pengampunan dari Tuhan, dapat mengampuni orang lain tanpa
syarat. Orang seperti itu sajalah yang dapat berdoa syafaat untuk orang lain.

Lalu bagaimana cara dapat berdoa dengan sepenuh hati? Sama seperti
hal tadi, yaitu jika kita sudah menerima kasih Tuhan tanpa syarat, maka kita
dapat berdoa untuk orang lain dengan kasih tanpa syarat. Seseorang yang sudah
menerima kasih Tuhan dapat mengetahui dan mengerti konsep kasih. Kasih itu
bukan cinta yang sering dikatakan oleh semua orang. Seseorang dapat mengasihi
tanpa syarat dan berdoa tanpa syarat jika sudah menerima kasih Tuhan yang
tidak pernah berubah. Sebagai pendoa syafaat kita harus memperhatikan hal-hal
ini. Pada saat berdoa di hadapan Tuhan jangan melakukan dengan syarat. Karena
pendoa syafaat yang menerima kasih dari Tuhan tanpa syarat harus dapat berdoa
tanpa syarat untuk negara yang belum pernah dikunjungi, yang bahasa dan sukunya
tidak diketahui.

No comments:

Post a Comment