Wednesday, March 17, 2010

AWAL KESUKSESAN

Cita-cita, pengharapan dan masa depan adalah bagian dari kehidupan manusia. Siapa sih yang nggak punya cita-cita dan pengharapan? Siapa sih yang nggak pingin cita-citanya tercapai? Tapi, apa yang terjadi ketika semua rencana dan cita-cita kita hancur?
what we must to do?

Banyak anak muda yang kehilangan masa depannya, karena lalai dan terlalu santai menghadapi kehidupan yang semakin bergejolak. but, dont worry! Firman Tuhan berkata, "apa yang tidak pernah dilihat oleh mata dan tidak pernah didengar oleh telinga dan tidak pernah timbul di dalam hati manusia, semua yang disediakan Allah untuk mereka yang mengasihi Dia" (1 Korintus 2:9)
Saudaraku, Tuhan kita tuh, sanggup mengubah 180 derajat kegagalan kita menjadi berkat.

Bukankah Ia yang membuat segala sesuatu indah pada waktunya (Pengkhotbah 3:11)? Petrus adalah contoh orang yang pernah gagal total. Dari seorang yang berani berjalan di atas air, berani memotong telinga seorang hamba imam besar, bahkan ia satu-satunya murid Jesus yang pertama kali berani mengakui bahwa Jesus adalah Mesias, tetapi tiba-tiba berubah menjadi pengecut. Tiga kali dia menyangkal Jesus. Suatu kegagalan total dalam kehidupannya. Tetapi setelah hari Pentakosta, Jesus mengubah Petrus menjadi pengkhotbah besar yang mempertobatkan 3.000 orang (Kis. 2:41)

Saudaraku, tangan Tuhan tidak kurang panjang untuk menyelamatkan (Yesaya 59:1). Tuhan sanggup menciptakan masa depan baru bagi anak-anak-Nya. Sebab itu tidak perlu putus asa, bila cita-cita kita berantakan, sebab sesungguhnya Jesus tidak tinggal diam. Bukankah Jesus telah memilih kita sebelum dunia dijadikan (1 Petrus 1:20)? Dengan tangan-Nya, Dia telah menjadikan dan membentuk kita (Mazmur 119:73), memanggil dan menyebut nama kita sejak dalam kandungan ibu (Yesaya 49:1).

Jadi, kalau cita-citamu berantakan, sesungguhnya adalah awal dari cita-cita baru yang lebih dahsyat..

No comments:

Post a Comment