Wednesday, March 17, 2010

DIMANA TULANG RUSUKKU ?

kaum muda dunia menggap bahwa pacaran adalah suatu mode, supaya tidak dianggap ketinggalan zaman. tetapi haruskah ini juga terjadi di kalangan pemuda Kristen? tidak! pacaran bukanlah suatu mode, sebab dalam berpacaran seorang muda tidak dapat seenaknya mencoba-coba seperti mencoba sepatu atau baju.
dalam berpacaran, pemuda Kristen tidak dapat mengambil langkah sendiri, dia harus melibatkan Tuhan. sebab pernikahan adalah idenya Tuhan. Dia yang mempersatukan pria dan wanita, bukan biro jodoh, bukan ramalan bintang, bukan komputer jodoh bahkan bukan pula diri kita sendiri. kalau kita khawatir dan tergesa-gesa untuk mencari tulang rusuk, maka artinya kita tidak percaya bahwa Tuhan yang akan menyediakan tulang rusuk bagi kita. ingat saudaraku, pilihan Tuhan tidak pernah salah atas hidup kita. tetapi kalau kita mencari sendiri tanpa petunjuk dari Tuhan, maka kemungkinan besar yang kita dapatkan bukan tulang rusuk, tapi tulang rusak. kalau udah gitu yang terjadi di hidup kita cuman penyesalan dan penyesalan.
saudaraku, jangan mudah terbawa emosi dunia! hendaklah kita senantiasa mengenakan jubah Roh Kudus dalam hidup kita, sehingga kita dapat mengendalikan diri dan menguasai perasaan. apabila kita bertemu dengan seseorang lawan jenis kita, kita nggak asal serobot lagi atau coba-coba pacaran dengannya, tetapi kita mulai ambil sikap berdoa dan puasa untuk mencari kehendak Tuhan, karena kita telah mampu menguasai diri kita. nah berapa lama kita harus menunggu jawaban Tuhan? trus bagaimana jawaban Tuhan atas doa kita? pertama, Tuhan berkata, "iyah" karena sudah saatnya,, kedua, Tuhan berkata, "tidak" karena bukan kehendak-Ku dan tidak baik bagimu,, ketiga, Tuhan berkata, "nanti", karena belum saatnya kamu melakukannya...dan dengan semua jawaban Tuhan ,,, itu sih urusannya Tuhan, karena Dia tahu betul waktu yang terbaik bagi kita. waktu Tuhan tidak bisa di ukur dari umur kita saat ini.
kita harus percaya bahwa jodoh dari Tuhan selalu sepadan dalam iman, dan dijamin seumur hidup, lho, asalkan kita taat pada firman-Nya, "janganlah kamu merupakan pasangan yang tidak seimbang (2 Korintus 6:14)


Jbu.

No comments:

Post a Comment