Pirid Fred March 25 at 1:45pm
"Pikirkanlah perkara yang di atas, bukan yang di bumi." (Kolose 3:2).
Umat Israel mmandang segala sesuatu secara negatif, itulah sbabnya hidup mereka penuh keluh kesah, tidak pernah ada ucapan syukur dari mulut mereka, putus asa dan mudah menyerah sebelum melangkah. Mereka lebih suka kembali ke masa lalu (perbudakan) daripada maju terus melalui padang gurun menuju ke Tanah Perjanjian (baca: Bilangan 14:2-3).
Sesungguhnya yg menjadi masalah adalah diri mereka sendiri(umat Israel). Pikiran mereka yg buruk membentuk sikap yg buruk pula. dr apa yg mereka ucapkan jelas mereka tdk mempercayai Tuhan. Mujizat dan perkara2 ajaib yg dinyatakan Tuhan atas mereka ternyata belum cukup membuka 'mata iman' mereka!!
Bukankah sikap hati umat Israel ini tidak jauh berbeda dengan sikap hati banyak orang Kristen saat ini?? Begitu mudahnya kita melupakan kebaikan dan pertolongan Tuhan. Mulut kita sukar sekali memberikan pujian syukur kepada Dia, tapi mudah mengeluh dan bersungut-sungut. Inilah yang menjadi penghalang bagi kita untuk mencapai 'Kanaan'.
Rasul paulus menasehatkan, "Pikirkanlah perkara yang di atas, bukan yang di bumi." Bila cara berpikir kt benar, kt akan menikmati berkat. Sebaliknya bila pikiran kt keliru, kt pun akan menuai kegagalan. Oleh krn itu kt harus terlebih dahulu menetapkan pikiran kita pada arah yg benar. Ingat!! "MASA DEPAN KITA TIDAK DITENTUKAN OLEH MASA LALU KITA, TTP MASA DEPAN KITA ADA DI TANGAN TUHAN YESUS DAN BAGAIMANA SIKAP HATI KITA MERESPONS-NYA. DIA TLAH MATI UNTUK MENEBUS DOSA KITA, MEMERDEKAKAN KT DR SEGALA KUTUK DAN BELENGGU. JADI SEBURUK APAPUN MASA LALU KITA, BETAPA DALAM LUKA HATI KT, ATAU MASALAH KITA SEPERTINYA TIDAK ADA JALAN KELUAR, YESUS DATANG UNTUK MEMBUKA PINTU-PINTU KESEMPATAN BAGI KITA...AMIN"
YANG DIBUTUHKAN HANYALAH IMAN!!!TUHAN MENGHENDAKI KITA PERCAYA KEPADANYA, SELEBIHNYA DIA YANG MENYELESAIKAN!!!AMIN!!
TUHAN MEMBERKATI KITA SMUA...AMIN.
Subscribe to:
Post Comments (Atom)


No comments:
Post a Comment