Imanuel, Matius 1:23b " ….dan mereka akan menamakan Dia "Imanuel" ---- yang
berarti Allah menyertai kita".
YESUS PUTRA TUNGGAL BAPA" = RAJA DAMAI
Yesaya 9:5-6a "Sebab seorang anak telah lahir untuk kita, seorang putera
telah diberikan untuk kita; lambang pemerintahan ada diatas bahunya, dan namanya disebut orang: Penasihat Ajaib, Allah Yang Perkasa, Bapa Yang Kekal,
Raja Damai. Besar kekuasaannya, dan damai sejahtera tidak akan
berkesudahan di atas takhta Daud dan di dalam kerajaannya. Sepanjang sejarah dunia hanya Yesus saja satu-satunya yang layak & berhak
disebut: RAJA DAMAI.
Sebab hanya Dia saja satu-satunya yang: 2. Menjami damai sejahtera yang diberikan-Nya, tadi tak berkesudahan diatas takhta-Nya & di dalam Kerajaan-Nya. Dimanakah takhta-Nya, dimanakah Kerajaan-Nya?? Keluaran 25:8 "Dan mereka harus membuat tempat kudus bagi-Ku, supaya Aku akan diam ditengah-tengah mereka = Kerajaan-Nya, Kekuasaan-Nya, kejayaan-Nya, Kemuliaan-Nya, Hadirat-Nya, Damai Sejahtera-Nya juga turun dari atas muka bumi menyertai Sang Raja. Alangkah dahsyatnya keadaan seperti ini! Dan ini sungguh terjadi jika Sang Raja, Imanuel, diam diantara kita. Lalu ........ 1. Bagaimanakah caranya supaya Allah Yang Kudus mau diam?? Allah Yang Mahakudus mau diam diantara kita jika kita membangun Bait Suci bagi-Nya = membangun hidup ini menjadi suci & kudus seperti diri-Nya. 2. Ketika Tuhan sudah diam diantara kita, bukan berarti kerjasama sudah berhenti. Belum!, kerjasama belum berakhir. Yesaya 26:12a "... ya Tuhan, Engkau akan menyediakan damai sejahtera bagi kami,...." Yeremia 29:11 "Sebab Aku ini mengetahui rancangan-rancangan apa yang ada pada-Ku mengenai kamu, demikianlah firman TUHAN, yaitu rancangan damai sejahtera dan bukan rancangan kecelakaan, untuk memberikan kepadamu hari depan yang penuh harapan. Rancangan Damai Sejahtera yang disediakan-Nya bagi kita akan terwujud jika kita mau bekerjasama dengan Tuhan untuk mewujudkannya. Jika kita tidak mau bekerjasama maka rancangan damai sejahtera yang disediakan-Nya bagi kita hanya tinggal rencana saja, seperti barang usang yang tak terpakai & dilupakan pemiliknya & dibiarkan tergeletak begitu saja di gudang. Jadi, Allah yang berdiam diantara kita akan membuat rancangan-rancangan-Nya, kita yang mengerjakannya Dia akan membimbing kita untuk bisa mengerti apa maksud-Nya, apa mau-Nya, apa yang menjadi isi hati-Nya & kita harus menyambut rancangan Tuhan itu, memperhatikan, mempelajari, bagian yang sulit, yang kita tidak mampu kita lakukan, kita laporkan & kembalikan pada-Nya itulah bahagian Sang Raja untuk menyelesaikan bagi kita. Kita adalah rekan kerja yang dirindukan kerjasama oleh-Nya untuk mewujudkan damai sejahtera yang telah disediakan-Nya untuk kita nikmati. Kita harus mau bekerjasama dengan Allah, mau menyerah & taat dipimpin oleh-Nya, baru Allah bisa bekerja di dalam-Nya makin menyerah & makin heran Allah akan bekerja dalam hidup ini. Jika kita mau bekerjasama dengan Tuhan, hasilnya sungguh heran & ajaib! Bersama Yesus lakukan perkara besar (Mazmur 60:14) Bahkan melakukan perkara-perkara lebih besar dari yang Yesus lakukan (Yohanes 14:12). Jadi, jika Tuhan diam diantara kita; Maka, Kerajaan Allah akan nampak dalam : 1. Hidup jasmani. Yesaya 26:12 "Ya TUHAN, Engkau akan menyediakan damai sejahtera bagi kami, sebab segala sesuatu yang kami kerjakan, Engkaulah yang melakukannya bagi kami". Berarti Allah yang menyertai kita = Imanuel-lah yang melakukan segala sesuatu bagi kita. Jadi, jika Imanuel ada di dalam kita, kita akan jadi berhikmat, sukses & berhasil di semua segi hidup. Kita bukan hanya sanggup melewati masalah, tapi ..... sanggup mengatasi semua masalah! Sebab "segala sesuatu yang kami kerjakan Engkaulah yang melakukannya bagi kami" (Yesaya 26:12b). ~ Jika kita bisa, pandai & berhikmat, itu sebab mulut-Nya yang berkata-kata melalui mulut kita. ~ Jika kita bisa sukses & berhasil, itu sebab tangan-Nya yang bekerja melalui tangan kita. ~ Jika kita bisa kuat menjalani hidup ini, itu sebab kaki-Nya yang berjalan & kita digendong-Nya. Yesaya 46:4 "Sampai masa tuamu Aku tetap Dia dan sampai masa putih rambutmu Aku menggendong kamu. Aku telah melakukannya dan mau menanggung kamu terus; Aku mau memikul kamu dan menyelamatkan kamu". 2. Hidup Rohani Roma 8:6 "Karena keinginan daging adalah maut, tetapi keinginan Roh adalah hidup dan damai sejahtera". Yesaya 32:15-17 "Sampai dicurahkan kepada kita Roh dari atas: Maka padang gurun akan menjadi kebun buah-buahan, dan kebun buah-buahan itu akan dianggap hutan. Di padang gurun selalu akan berlaku keadilan dan di kebun buah-buahan akan tetap ada kebenaran. Di mana ada kebenaran di situ akan tumbuh damai sejahtera, dan akibat kebenaran ialah ketenangan dan ketenteraman untuk selama-lamanya.
Ayat 15a : "Padang Gurun" (= dunia = daging) menjadi kebun buah-buahan, berarti hidup kita menghasilkan buah-buah Roh Kudus. Sembilan buah Roh Kudus akan menghiasi hidup kita yang masih di dalam daging ini. Sekalipun kita lembut, manis, sukacita, tetapi penuh kuasa & kemenangan dalam menghadapi problem apapun. Sebab Allah & orang yang disertai Allah, tidak pernah kalah! Selain itu karunia-karunia Roh juga akan limpah atas orang yang cara hidupnya Imanuel. Ayat 17b : "...dan kebun buah-buahan itu akan dianggap hutan". Kebun buah-buahan yang tidak dipagari / tidak dijaga & dirawat akhirnya menjadi seperti hutan. Hidup yang diberkati Tuhan, jika tidak dijaga dengan terus membangun hubungan dengan Tuhan & hidup menurut pada pimpinan Roh Kudus, bisa menjadi tempat bercokolnya kuasa gelap. Jadi, jika sudah diberkati Tuhan, baik secara jasmani maupun rohani, jangan memberi kesempatan bagi keinginan daging, keinginan mata & keangkuhan hidup (yaitu segala hal yang melazatkan daging & menguatkan hawa nafsu), jangan diberikan kesempatan di kuasai kita lagi. "HUTAN" = tempat binatang buas & liar, contohnya: Herodes, diumpamakan, seperti serigala, Iblis seperti singa yang mengaum hendak melulur mangsanya, ular, kalajengking, juga simbol Iblis. Jadi, orang yang tidak mau terus menjaga hidupnya suci, baik pikiran, perkatbn & perbuatan harus tetap suci dihadapan Tuhan, kalau tidak akhirnya jadi hutan, yaitu tempat bercokolnya Iblis, kita harus mau hidup suci, taat dalam pimpinan Roh Kudus. Maka..... kita mendapat damai sejahtera seperti sungai yang tidak pernah kering & kebahagiaan yang akan terus berlimpah seperti gelombang-gelombang laut yang tidak pernah berhenti (Yesaya 48:18). Tuhan Yesus memberkati setiap orang yang mau hidup suci. Amin.
BLESSING FAMILY CENTRE MINISTRY
Subscribe to:
Post Comments (Atom)


No comments:
Post a Comment