Submitted by Widjaja Kartika on Tue, 10/14/2008 - 21:35
"Janganlah gelisah hatimu; percayalah kepada Allah, percayalah juga kepada-Ku. Di rumah BapaKu banyak tempat tinggal. Jika tidak demikian, tentu Aku mengatakannya kepadamu. Sebab Aku pergi kesitu menyediakan tempat bagimu. Dan apabila Aku telah pergi kesitu dan telah menyediakan tempat bagimu, Aku akan datang kembali dan membawa kamu ke tempat Ku, supaya di tempat dimana Aku berada, kamupun berada".Yohanes 14:1-3.
Ucapan diatas adalah perkataan Yesus ketika perjamuan terakhir bersama murid-muridNya di kamar loteng di Yerusalem. Ia mengasihi murid-muridNya selamanya. Waktu itu Ia tahu bahwa saat kematianNya sudah tiba.
Suatu ketika pada perjamuan itu Ia bangun berdiri menanggalkan jubahNya, mengambil sehelai kain dan mengikatkan pada pinggangNya. DiambilNya air, dibasuhnya kaki murid-murid, kemudian dikeringkan dengan kain yang ada dipinggangNya.
Tiba giliran Petrus, dia menolak hal ini. Pantaskah Guru dan Tuhannya membasuh kakinya..? Tapi Yesus katakan bahwa jika Petrus tidak bersedia dibasuh kakinya maka ia tidak akan mendapat bagian dalam rencanaNya.
Peristiwa tersebut menjelaskan pada kita bahwa pelayanan dan pengorbanan Tuhan Allah Pencipta melalui Yesus yang tidak sepatutnya bagi cara berpikir manusia harus kita terima supaya kita mendapat bagian dalam keselamatan. Masih ada orang yang berpikir bahwa Tuhan yang Mahakuasa, Tuhan yang menciptakan kita, Tuhan yang nomor satu diatas segala-galanya tidak mungkin melakukan hal itu. Sama seperti Bangsa Israel yang mengharapkan Messiasnya datang dengan segala keperkasaan dan atribut kerajaan, dan menolak Yesus, Messias yang lahir di Kandang Domba.
Mereka beranggapan bahwa Allah hanya pantas untuk kita sembah dan kita agungkan. Allah sangat tinggi kedudukanNya. Dia merupakan sosok yang sangat berwibawa dan tidak terhampiri. Kita manusia mempunyai jarak yang sangat terbatas untuk berhubungan denganNya. Manusialah yang harus berbuat bakti bagiNya dengan melakukan hal-hal yang baik supaya berkenan pada Tuhan. Dengan melakukan ajaran-ajaran Tuhan yang baik maka kita akan diterima dan berkenan dan layak mendapat bagian dalam kerajaanNya.
Patut kita ketahui bahwa pekerjaan-pekerjaan baik tersebut tidak cukup untuk membuat kita bisa membayar segala dosa dan masuk surga. Saudara harus menerima pelayanan dari Yesus untuk bisa berkenan kepada Allah. Saudara harus menerima pengorbananNya mati untuk dosa-dosamu. Saudara perlu pertolonganNya untuk berdiri mewakilimu berhadapan dengan Hakim Maha Adil yang akan membenarkanmu. Jika saudara beranggapan seperti Petrus saat itu, maka anda tidak akan mendapat bagian didalam Yesus.., didalam kerajaanNya.
Allah memiliki ketentuan untuk membawa manusia ciptaanNya kembali padaNya dan Ia tidak akan pernah berubah. Ketika Adam dan Hawa jatuh di Taman Eden, dosa telah membuat mereka hilang dari pandangan Allah. Walaupun mereka telah berusaha menutupi akibat pelanggaran tersebut dengan daun-daun hasil usaha kerja mereka sendiri, Tuhan tidak berkenan akan hal ini. Daun ini tidak cukup untuk menutupi ketelanjangan mereka. Allah kemudian menunjukkan jalanNya dengan mengganti daun-daun penutup itu dengan kulit binatang. Inilah standard Tuhan. Melalui pekerjaan Allah sendiri ketelanjangan mereka ditutupi, bukan oleh pekerjaan manusia. Inilah pekerjaan Bapa mengorbankan seekor binatang untuk menutupi dan menebus dosa manusia. Darah tercurah.., Paskah Pertama di Taman Eden. Suatu bayangan dari Anak Domba Allah yang darahNya akan tercurah di kalvari pada hari -hari yang akan datang. Darah binatang tidak cukup untuk menebus dosa manusia tapi oleh iman yang memandang pada Domba Allah yang darahnya akan tercurah di Kalvari mereka yang hidup dalam zaman perjanjian lama akan memperoleh selamat. Sama halnya dengan kita yang hidup di akhir zaman ini, kita memandang juga ke Kalvari 2000 tahun yang lalu Darah Domba Allah telah tercurah, dengan iman kita juga memperoleh penebusan dan keselamatan.
Dengan demikian.., walaupun tidak pantas, kita harus menerima pengorbanan Yesus dengan penuh ucapan syukur. Ia yang merendahkan diriNya untuk mencuci kaki murid-murid perlu kita teladani. Jalan kita yang kotor dibersihkan dengan firmanNya dan menggantikan keberadaan kita dengan kebenaranNya. Inilah satu-satunya jalan dan kita harus menerimanya dengan iman.
Allah Pencipta tidaklah menakutkan seperti seorang bapak yang egois dan tidak mengasihi anak-anaknya. Kalau saudara pernah mengalami figur bapak dunia yang tidak mengasihi, Bapa kita di surga adalah bapa yang penuh kasih suci dan murni. Ia adalah Bapa yang sangat mengasihi anak-anakNya. Oleh karena kasihNya itulah Ia menciptakan manusia dan Ia sangat ingin bersekutu selalu. Manusia diciptakan serupa dengan gambar Allah. Ia menciptakan manusia untuk memiliki hubungan yang sangat istimewa denganNya.
Iblis telah menipu Hawa di Taman Eden supaya melanggar perintah Tuhan dengan makan buah terlarang. Iblis katakan bahwa Hawa akan menjadi seperti Tuhan jika makan buah tersebut. Dengan demikian Hawa meragukan bahwa ia telah diciptakan sesuai dengan gambar dan rupa Allah.
Saat ini percayalah kepada Yesus. Ia adalah jalan untuk kembali kepada kesempurnaan gambar yang ditetapkan oleh Allah. Dengan percaya padaNya maka Ia akan memberikan Rohkudus dalam hidup kita dan kita bisa belajar dari Alkitab sehingga datang iman dalam hidup kita.
Dia sudah mati tetapi bangkit kembali dan sekarang ada disebelah kanan Allah Bapa di surga. Ia akan datang kembali untuk menjemput orang-orang percaya dan membawa ke rumahNya untuk menggenapi janjinya dalam John 14:1-3 seperti yang kita baca diatas.
Jika anda belum percaya Yesus.., datanglah padaNya. Terimalah.., kecaplah dan lihatlah..! Rasakan kemanisan anugrah Tuhan. Hanya Dia satu-satunya yang bisa memberikan manusia kepuasan dalam hidup. Tidak ada satu hal pun dan satu oknum yang seperti Dia. Saya telah merasakannya, dan saya bersyukur pada Yesus penebusku yang hidup.
Kisah diatas merupakan teladan kasih Yesus kepada murid-muridNya dan Ia mau kita sebagai murid-muridNya juga melakukan hal yang sama untuk saling mengasihi.
Saat itu hatiNya terharu teramat sangat. 12 Murid yang sangat dikasihiNya, satu akan berkhianat dan terhilang. Dalam Mat.26:20-24 Yesus memperingatkan Yudas untuk yang terakhir kalinya. Tapi ia tetap memilih kebinasaan. Kematian kita bisa datang lebih cepat dari satu kedipan mata. Kalau Tuhan tetapkan waktumu selesai, tak ada kuasa yang dapat mengubahnya. Kalau saat ini Tuhan berbicara dalam hatimu..,mungkin ini juga merupakan peringatan terakhir dari kasihNya. Jangan abaikan..! jangan pilih binasa seperti Yudas tapi bertobatlah supaya selamat.
Selamat memperingati Paskah. Kita sudah ditebus...! Yesus adalah Domba Paskah yang menggantikan posisi kita sebagai terhukum, dan membayar lunas segala hutang dosa manusia. Terima kasih Tuhan atas pengorbananMu. Kami bersyukur.(nyc-040607).
Yoh.14:6: "Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku.
Subscribe to:
Post Comments (Atom)


No comments:
Post a Comment