Monday, February 1, 2010

Percaya dan Dipercaya Tuhan

Submitted by Johanis Suwuh on Sun, 11/15/2009 - 06:20
Ayat Pokok: Yohanes 2:23-25

Dalam kehidupan kita sebagai anak-anak Tuhan, kita perlu memiliki suatu hubungan timbal balik dengan Tuhan sebagai oknum tertinggi yang kita percaya.

Yohanes 2:23-25 berbunyi: “Dan sementara Ia di Yerusalem selama hari raya Paskah, banyak orang percaya dalam namaNya, karena mereka telah melihat tanda-tanda yang diadakanNya. Tetapi Yesus sendiri tidak mempercayakan diriNya kepada mereka, karena Ia mengenal mereka semua, dan karena tidak perlu seorang pun memberi kesaksian kepadaNya tentang manusia, sebab Ia tahu apa yang ada dalam hati manusia.”

Dalam ayat ini kita melihat banyak orang mengikut / percaya kepada Yesus karena melihat mujizat, akan tetapi Yesus tidak mempercayakan diriNya kepada orang-orang tersebut karena Ia tahu apa yang ada dalam hati manusia.

Adalah baik bila kita percaya kepada Tuhan, namun terlebih baik jika kepercayaan kita terhadap Tuhan mendapat timbal balik yaitu Tuhan percaya kepada kita. Dalam hidup ini ada 3 hal yang selalu mengejar kita sebagai anak-anak Tuhan:
- Iblis
- Anti kristus
- Nabi – nabi palsu

Namun bila kita tahu kepada siapa kita percaya dengan disertai suatu hubungan timbal balik yang baik, kemana pun kita pergi, apapun yang kita kerjakan, maka kita senantiasa memiliki suatu keyakinan bahwa Tuhan akan menolong dan turut bekerja bersama kita. Adalah penting bagi kita sebagai anak Tuhan untuk memiliki keyakinan bahwa kita dipercaya oleh Tuhan.

Bagaimana caranya agar kita mengetahui bahwa Tuhan percaya kepada kita?
Yosua 1:8 - “Janganlah engkau lupa memperkatakan kitab Taurat ini, tapi renungkanlah itu siang dan malam, supaya engkau bertindak hati-hati sesuai dengan segala yang tertulis di dalamnya, sebab dengan demikian perjalananmu akan berhasil dan engkau akan beruntung”

Banyak orang yang berhasil, namun belum tentu beruntung. Hal ini berkaitan dengan kepercayaan Tuhan terhadap orang tersebut. Kalimat “... renungkan firman Tuhan siang dan malam…” jika dikaitkan dengan Yohanes 1:1, yang menyatakan bahwa Firman Tuhan itu adalah Allah sendiri, maka kalimat tersebut memiliki arti bila firman Tuhan yang adalah Tuhan sendiri itu ada/tinggal dalam hidup kita, maka hidup kita merupakan hidup yang berkenan kepada Tuhan. Dan hidup yang berkenan kepada Tuhan adalah hidup yang suci / kudus, yang akan menyatakan kehadiran Tuhan. Dimana ada kehadiran Tuhan senantiasa ada mujizat.

Saat ini mari kita yakinkan bahwa pelayanan dan pengiringan kita kepada Tuhan, bukan hanya sekedar kebiasaan / rutinitas saja. Tapi biarlah pengiringan dan pelayanan yang kita lakukan adalah karena kita percaya Tuhan dan Tuhan percaya kepada kita.

Hakim-hakim 6:1-8 - Bangsa Israel melakukan hal yang jahat di mata Tuhan dan ini dilihat oleh para nabi seolah Tuhan tidak menghukum mereka. Namun sesungguhnya segala sesuatu ada waktunya, karena bila Tuhan bekerja sebagaimana tertulis di ayat 8, Allah membuat bangsa Israel menjadi bangsa yang melarat.

Janganlah kita beribadah hanya untuk mengejar berkat Tuhan, tetapi biarlah kita beribadah untuk memperdalam pemahaman dan cinta akan Tuhan. Karena bila Tuhan telah mempercayakan sesuatu kepada kita oleh sebab kita mendalami akan pemahaman dan cinta kepada Dia, berarti Tuhan mempercayakan sesuatu yang tidak dapat diberikan oleh dunia ini, sesuatu yang hanya dapat kita temukan di dalam Yesus, dan ini berarti kita menjadi umat yang dapat dipercaya oleh Tuhan!

Oleh sebab itu saudara-saudara, marilah kita menyerahkan diri kepada Tuhan dan mulai hidup dekat dengan Tuhan agar kita layak dipercaya oleh Tuhan untuk menerima visi-visi yang sudah Tuhan siapkan bagi kita. Tuhan Yesus memberkati.

No comments:

Post a Comment