Monday, February 1, 2010

Perkawinan Campur Dilarang

Pdt.A.H.Mandey: Perkawinan Campur Dilarang

PERKAWINAN CAMPUR, DILARANG ! Ulangan 22:10-11. \Janganlah engkau membajak dengan lembu dan keledai bersama-sama\", hal itu dilarang ! Karena memang kedua binatang ini berlainan jenis dan sifatnya. Lembu, binatang halal, sedang keledai binatang haram. Gabungan atau perkawinan semacam ini, DILARANG ! - 2 Korintus 6:14-16.

ADA 3 ( tiga ) KETETAPAN TUHAN - Imamat 19:19

1. PERKAWINAN DUA JENIS TERNAK YANG BERBEDA.
2. PERKAWINAN DUA JENIS BENIH YANG BERBEDA.

3. PERPADUAN DARI DUA JENIS BAHAN (pakaian) YANG BERBEDA.

1.a. PERKAWINAN DUA JENIS TERNAK YANG BERBEDA. Dalam Ulangan 22:10 dikatakan bahwa \"Janganlah engkau membajak dengan lembu dan keledai bersama-sama\", Ini berbicara dalam hal PERKAWINAN. Apabila ada dua orang yang mau masuk dalam pernikahan, maka orang yang percaya DILARANG untuk menikah dengan orang yang belum percaya kepada Tuhan. Sebab seperti sering saya katakan kepada anak-anak muda bahwa TERANG tidak bisa disatukan dengan Gelap. Begitu pula halnya dengan lembu (halal) yang tidak bisa di-satu-kan dengan keledai (haram). Jelas ya saudara, bahwa orang yang percaya Tuhan, orang yang sudah ditebus oleh Tuhan TIDAK BOLEH menikah dengan orang yang tidak percaya Tuhan atau yang belum ditebus oleh Tuhan. Kalau ketetapan ini dilanggar, maka pasangan suami istri itu merupakan pasangan yang tidak seimbang, DILARANG !

Bagaimana pun juga orang yang percaya Tuhan dengan orang yang tidak percaya Tuhan, dikatakan oleh 2 Korintus 6:15, tidak ada hubungannya. Persamaan apakah yang terdapat antara Kristus dan Belial ?........ Ada pasangan yang tidak seiman memberikan argumennya, bahwa setelah menikah nanti, pasangan yang belum seiman itu akan dibimbing untuk percaya kepada Tuhan. Seolah-olah hal ini dianggap sepele. Bukankah lebih baik, sebelum menikah masing-masing sudah merupakan pasangan yang seiman ! Sebab bagi kita yang percaya kepada Kristus, maka kita seakan-akan disebut seperti Kristus sendiri. Jadi, apabila kita bersikeras untuk tetap menikah dengan pasangan yang tidak seiman, hal itu sama dengan kita menyatukan Kristus dengan Belial. \"Apakah hubungan bait Allah dengan berhala ?\" Bait Allah merupakan satu tempat yang kudus, sedangkan berhala.......?. Coba saudara renungkan, betapa tinggi dan berharganya orang yang ditebus itu, orang yang percaya kepada Kristus itu.

1.b. PERKAWINAN DUA JENIS MANUSIA YANG BERBEDA. \"........Janganlah kawinkan dua jenis ternak........\" - Imamat 19:19b; Lembu dan keledai jangan disatukan, sekali lagi ini berbicara tentang PERKAWINAN. Kalau tadi saya menjelaskan kepada saudara dari hal perkawinan dua jenis ternak yang berbeda, maka sekarang kita melihat PERKAWINAN ANTAR MANUSIA yang berbeda (tidak seiman).

\"Ia harus mengambil seorang perempuan yang masih perawan\" - Imamat 21:13. Siapakah yaang dimaksud dengan \"Ia\" dalam ayat tersebut ?. \"Ia\" artinya Imam yang terbesar di antara saudara-saudaranya, yang sudah diurapi dengan menuangkan minyak urapan diatas kepalanya.......\" - Imamat 21:10.

Bangsa Israel dulu merupakan bangsa yang teokratis, pusat pemerintahan ada di Atas (Allah). Berbeda dengan Jemaat Laodekia (yang artinya = demokrasi), yang sudah meninggalkan Tuhan dan tidak mau diatur lagi oleh Tuhan. Ini juga merupakan gambaran dari gereja di akhir zaman.

Bangsa Israel (rakyat) dipimpin oleh seorang Raja yaitu Allah sendiri, maka di antara rayat itu dipilihlah seorang imam besar yang sudah diurapi dengan menuangkan minyak urapan diatas kepalanya. dan dia harus menjaga kesuciannya. Selalu ada imam besar bagi bangsa Israel. Kalau dulu bangsa Israel memilih Harun sebagai imam besar, lalu digantikan oleh anaknya dan seterusnya. Maka bagi kita, yang adalah bangsa Israel rohani, sekarang mempunyai Imam Besar pula, yaitu Yesus, Anak Allah - Ibrani 4:14.

PERAWAN = KESUCIAN. Imam besar di zaman dulu harus mengambil seorang perempuan yang masih perawan - Imamat 21:13, tidak diperbolehkan untuk menikah dengan janda cerai atau yang sudah tidak perawan lagi termasuk sundal. Kita sekarang juga mempunyai Imam Besar, yang juga akan masuk dalam PERKAWINAN, yaitu YESUS - 2 Korintus 11:2. Yang dimaksud \"kamu\" dalam ayat tersebut, bukan satu orang melainkan satu kesatuan, jemaa t; dalam konteks ini tentu Jemaat Korintus yang dimaksud. Sedangkan yang dimaksud \"Jemaat\" adalah kumpulan dari beberapa banyak orang, bukan satu orang. Jemaat Ketapang juga bukan satu orang, banyak orang. Gereja Tuhan diseluruh dunia bukan satu orang, melainkan banyak orang, bisa ratusan juta jumlahnya bahkan bisa lebih dari itu.

Karena aku telah mempertunangkan kamu kepada satu laki-laki untuk membawa kamu sebagai perawan suci kepada Kristus - 2 Korintus 11:2b. Artinya akan ada PERKAWINAN nantinya, sebab telah dipertunangkan. Kalau tidak, namanya play boy, cuma mau main-main saja. Untuk masuk dalam perkawinan dengan satu laki-laki, Kristus, maka kamu, Jemaat, Gereja Tuhan harus suci lebih dulu, bagaikan seorang perawan. Wahyu 7 dan Wahyu 14. Imam besar tidak diperbolehkan untuk menikah dengan janda cerai atau yang sudah tidak perawan lagi termasuk sundal - ini bayangan dari Gereja Tuhan yang kudus, menjadi calon istri dari pada Imam Besar kita, YESUS KRISTUS.

SEIMAN DAN SEBANGSA. Imam besar di zaman dulu harus mengambil seorang perawan dari antara orang-orang sebangsanya - Imamat 21:14c. Bangsa Israel DILARANG menikah dengan orang yang bukan bangsa Israel. Sekarang, karena Imam Besar adalah gambaran dari KRISTUS, dan calon istrinya adalah \"Gereja Tuhan\" yang terdiri dari berbagai bangsa di dunia, namun SATU warganegara yaitu Warga Negara Surga. Adapun yang dimaksud dengan \"Gereja Tuhan\" disini bukanlah bersifat per-orangan atau sekelompok Jemaat (Ketapang) saja, melainkan semua orang di dunia yang telah ditebus oleh Darah Yesus. Mereka itu bisa saja berlainan suku-bangsa, dan bahasanya; tetapi mereka semua yang sudah percaya Tuhan adalah SATU kewarganegaraan nya, yaitu Warga Negara Surga - Epesus 2:19 Halleluyah.

Secara manusia, ada yang ber kebangsaan Indonesia, Afrika, Amerika dan sebagainya. Tetapi sebagai orang percaya kita adalah SATU keluarga, satu BANGSA. Kita sebagai manusia mempunyai dwi kewarganegaraan. Secara jasmani, Warga Negara Indonesia; akan tetapi secara rohani kita adalah Warga Negara Surga. Hal ini disebabkan karena kita dilahirkan baru melalui kelahiran yang dari Atas - Yohanes 3:3. Kita semua adalah SATU BANGSA, walaupun mungkin kita secara manusia berbeda suku dan kebiasaan, tapi sebagai anak-anak Tuhan kita mempunyai kebangsaan yang sama.

Kalau \"Gereja Tuhan\" bersedia menjadi istri dari Imam Besar, maka Imam Besar tersebut harus mengambil seorang perawan (= Kesucian) dari antara orang-orang sebangsanya (= sesama Warga Negara Surga). Kesimpulannya : Apabila Imam Besar kita YESUS KRISTUS akan masuk dalam PERKAWINAN, maka DIA akan mencari mempelai yang sebangsa. Bangsa apakah yang dimaksud ? Bangsa Kerajaan Surga. Benar......secara manusia, tanah air kita adalah Indonesia, namun kita juga mempunyai tanah air di Surga- Pilipi 3:20. Ingatlah saudara bahwa kita mempunyai kedudukan yang tinggi. Kalau bangsa Israel DILARANG menikah dengan orang yang bukan bangsa Israel, maka kita pun sebagai calon istri dari Mempelai KRISTUS harus lah kita juga sebangsa dengan Yesus Kristus, Warga Negara Surga.

Jadi itulah KETETAPAN TUHAN dalam hal PERKAWINAN yaitu: \"Jangan kawinkan dua jenis ternak; JANGAN MENIKAH dengan orang yang berbeda imannya yaitu antara Gelap dan Terang, DILARANG !!\"

2. PERKAWINAN DUA JENIS BENIH YANG BERBEDA. BENIH dalam bahasa Alkitab artinya Firman Allah. Yesus, dalam Injil Matius 13:1-23 memberikan perumpamaan tentang seorang penabur yang pergi menabur benih, dan ia menjumpai ada empat macam tanah :

1. Tanah pinggir jalan, keras dan di injak-injak orang (ayat 4)

2. Tanah yang berbatu-batu (ayat 5)

3. Tanah yang ada semak duri (ayat 7)

4. Tanah yang baik (ayat 8)

Saudara-saudara, hanya benih yang ditabur dan jatuh diatas tanah yang baik itulah yang akan tumbuh dengan subur. Artinya, benih Firman Tuhan yang ditabur diatas hati yang baik, diatas hati yang lembut, disitulah benih Firman Tuhan akan bertumbuh dan berbuah untuk kemuliaan Nama Tuhan.

HAL KERAJAAN SURGA.Janganlah kiranya juga di tanah yang sama itu ditabur dengan dua jenis benih - Matius 13:24-30

Ada dua jenis benih yang ditabur, ada benih yang baik, Firman Allah; akan tetapi lebih lanjut dikatakan dalam Injil Matius tadi, ada musuh (Iblis) yang menanam benih yang lain. Sama-sama mengalami pertumbuhan dari dua jenis benih tersebut. Perhatikan saja saudara, apabila ada dua jenis benih ditanam di satu tanah, maka benih yang satu, itu pasti musuh yang menanamnya.

Percayalah saudara, nanti akan ada perpisahan antara gandum dan lalang. Dua jenis benih (gandum dan lalang) yang ditanam dalam satu ladang, tidak akan menghasilkan sesuatu yang baik. Namun demikian, tidak baik untuk mencabut lalang yang tumbuh bersamaan dengan gandum. Sebab akan mengakibatkan gandum ikut tercabut pula; demikianlah yang diucapkan oleh tuan (Yesus) mendengar usulan dari hamba-hambanya untuk masalah ini. Benih gandum, sudah tentu datangnya dari Surga, sedangkan benih lalang dari iblis. Apabila Kerajaan Surga diumpamakan sebagai Gereja Tuhan dimana benih yang baik, Firman Allah - gandum, ditaburkan; maka hendaklah kita waspada bahwa pada tengah malam (akhir zaman) iblis datang untuk menyebarkan benih yang jahat, rumput- lalang yang tidak ada valuenya, maka dia akan dibuang dan dibakar. Berbeda dengan gandum yang menghasilkan buah dan bisa menjadi bahan pokok untuk membuat roti.

Ada berbagai macam jenis benih yang mau masuk, benih Firman Allah yang sesat, yang palsu, masuk dalam Gereja Tuhan dan seringkali bertumbuh bersama-sama. Yang palsu pun masuk gereja, kalau langsung dicabut yang lain-lain ikut kecabut. Begitulah yang terjadi dalam perumpamaan lalang dan gandum ini. Bagi murid-murid Tuhan yang kurang paham dengan perumpamaan ini, Yesus menjelaskan bahwa \"Orang yang menaburkan benih baik ialah Anak Manusia\", siapakah Anak manusia itu ? YESUS ! Yesus memberikan benih yang baik, yaitu Firman Allah. Dan Firman Allah itulah Yesus sendiri - Yohanes 1:1.

Ladang adalah dunia. Benih yang baik itu anak-anak Kerajaan dan lalang anak-anak si jahat. Ada dua macam benih saudara, dan Musuh yang menaburkan benih lalang ialah iblis. Waktu menuai ialah akhir zaman, dan para penuai itu malaikat. Sekarang, kalau kita perhatikan orang yang percaya dan orang yang tidak percaya Tuhan, sepertinya jalan sama-sama. Dagang sama-sama bahkan mungkin yang tidak percaya Tuhan lebih laris dagangannya. Jadi bagaimana mungkin akan dicabut salah satunya......? Tuhan katakan : Biarkan, jangan dicabut ! Nanti akan ada pemisahan antara gandum dan lalang; antara kambing dan domba. Oleh sebab itu, bagi orang yang percaya Tuhan jangan lantas dengan mudah menerima tawaran untuk menjadi satu; misalnya gandum supaya bersatu dengan lalang. Domba dikawinkan dengan Kambing (= dombing ?) TIDAK BOLEH saudara.!! JANGAN ADA PERKAWINAN CAMPUR, DILARANG !!. Orang Kristen dan orang dunia pun saudara-saudara, kita harus ada batas tertentu, dimana kita harus bisa mengatakan TIDAK untuk hal-hal yang prinsip. Sebagai anak Tuhan, ada saatnya kita harus bisa menarik satu garis lurus, garis tegas untuk tidak berkolaborasi dengan dunia dalam hal-hal tertentu. Tuhan tolong kita, agar kita bisa menjaga kesucian kita dalam dunia ini, sekalipun kita hidup dalam dunia namun kita bukanlah milik dunia ini. Halleluyah.

3. PERPADUAN DARI DUA JENIS BAHAN YANG BERBEDA - Imamat 19:19

PAKAIAN = KEBENARAN. Jangan mengenakan kain dengan memadukan dua jenis bahan yang berbeda kelasnya. Misalnya, bahan dari sutera, dipadukan dengn bahan dari keset yang biasa diletakkan di depan lantai kamar mandi (bahasa Inggris =rags). Aneh bukan, jadinya. Yesaya 64:6: dan segala kesalehan kamu seperti kain kotor (bahasa inggris = our righteousnesses are like filthy rags). Begitu lah juga saudara-saudara, kebenaran kita (our righteousnesses) tidak bisa di CAMPUR dengan kebenaran dunia. Apa yang kita anggap benar, apa yang kita anggap suci; dunia tidak bisa menerimanya. Apa yang kita anggap dosa, dunia mengatakan itu sebagai kebanggaannya. Ironis sekali !! Selalu bertolak belakang.

PUNYA NYALI UNTUK MEMISAHKAN DIRI - Pilipi 3:17-19. Dalam kitab Pilipi yang kita baca, ada orang-orang yang hidup mengikuti teladan Rasul Paulus, sebagai orang yang percaya; tetapi ada banyak orang yang hidup sebagai seteru salib Kristus. Firman Tuhan katakan, bagi mereka yang hidup sebagai seteru salib Kristus, kesudahan mereka ialah kebinasaan, Selain itu ada orang-orang yang bertuhankan perut. Perut menjadi prioritas utama dalam hidupnya. Dan golongan inipun juga merupakan seteru salib Kristus. Lebih lanjut dikatakan bahwa kemuliaan mereka ialah aib mereka, pikiran mereka semata-mata tertuju kepada perkara duniawi. Saudara, apa yang menjadi kemuliaan & kebanggaan mereka adalah sesuatu yang najis dan kotor bagaikan pakaian yang kotor yang tidak ada artinya. Saudara bisa bayangkan, sesuatu yang kita anggap aib, sesuatu yang kita nilai sangat memalukan, dihadapan mereka itu semua merupakan kebanggaannya dan sesuatu yang mulia. Ada orang yang mempunyai istri lebih dari satu, tapi bangganya luar biasa. Ada lagi orang yang bangga apabila bisa menjdi salah satu pengunjung reguler sebuah night club. Sesuatu yang najis menjadi kebanggaan mereka.

Rasul Paulus katakan : ikutlah teladanku ! ada banyak orang yang mau mengikuti teladan Rasul Paulus - tapi masih banyak pula mereka yang kebenarannya lain, pakaiannya lain. dan pakaian yang \"rags\", yang kotor itu jangan di CAMPUR dengan pakaian yang indah dan bersih. Kebenaran seseorang itu akan nampak keluar; pakaian kita akan kelihatan dari luar. Tuhan mau kesucian kita JANGAN DICAMPUR baurkan dengan orang-orang yang tidak benar. Harus ada perbedaan antara orang yang percaya kepada Tuhan dengan orang yang tidak percaya kepada Tuhan. Tetapi janganlah menunjukkan sikap yang apriori dalam hal hubungan kemanusiaan kita. Yang harus kita lakukan adalah: mengambil jarak dan harus bisa menarik satu garis lurus, garis tegas untuk hal-hal yang menyangkut KESUCIAN dan KEKUDUSAN.

Jangan lah kita seperti Lembu yang berjalan bersama-sama dengan Keledai. Hal itu tidak mungkin bisa dilakukan, DILARANG !! Demikian juga hal nya dalam perkawinan, tidak bisa dilakukan. Janganlah kita menjadi orang yang menerima kebenaran Firman Allah dari Tuhan, tapi kemudian kita pun juga mau menerima sesuatu yang tidak benar dari yang lain. Percaya Tuhan sih percaya, tapi terhadap yang lain yang tidak benar juga mau percaya. JANGAN ADA DUA BENIH JATUH DALAM SATU HATI !! Mari, kita jaga pakaian kesucian kita, karena itulah yang Tuhan kehendaki dalam hidup kita ; sebab dunia mau lihat juga pakaian kekudusan kita - Maleakhi 3:18.

Ada satu saat sepertinya tidak nampak perbedaan antara orang percaya dengan orang yang tidak percaya Tuhan. Tapi Tuhan tegaskan kepada umatNya dalam Imamat 19:19 : Kamu harus berpegang kepada ketetapanKu. Janganlah kawinkan dua jenis ternak dan janganlah taburi ladangmu dengan dua jenis benih, dan janganlah pakai pakaian yang dibuat dari pada dua jenis bahan. Jangan sampai kebenaran yang dari Tuhan DICAMPUR dengan sesuatu yang memalukan. Sebab satu waktu kamu akan melihat kembali perbedaan antara orang benar dan orang fasik; antara orang yang beribadah kepada Allah dan orang yang tidak beribadah kepadaNya. Akan datang waktunya semua akan dapat dilihat dengan jelas, adanya perbedaan yang ekstrim. Sehingga dunia bisa mengatakan INILAH ORANG KRISTEN, di dalam mereka ada YESUS yang bisa memberikan Damai Sejahtera dan segala sesuatu yang manusia butuhkan. Itulah keuntungan kita kalau kita memegang KETETAPAN TUHAN dan melaksanakan ketetapan-ketetapan Tuhan sampai Tuhan Yesus datang kembali. Saudara mau memegang Ketetapan-ketetapan Tuhan ? Karena itu lah yang bisa menjaga kesucian dan kekudusan kita sampai Maranatha, Tuhan Yesus datang kembali.(Swd).
"

No comments:

Post a Comment