Tuesday, February 2, 2010

Pertukaran di Kayu Salib

Submitted by Pdt.A.H.Mandey on Tue, 10/14/2008 - 21:38
Pertukaran Mulia ke Hina.
1. Menukar Yesus dengan uang. Yudas Iskariot bersedia menukar Yesus dengan 30 keping uang perak (Matius 26:14–16). Apa yang dilakukan Yudas menimbulkan pemikiran bahwa sebenarnya selama itu Yudas hanya menipu Yesus saja. Ada juga pemikiran bahwa Yudas tidak mengalami kelahiran baru seperti murid-murid yang lainnya. Hal ini tidak benar sebab selama mengikut Yesus Yudas selalu disertakan dalam setiap kegiatan termasuk ketika Yesus mengutus para murid untuk pergi memberitakan Firman Tuhan. Jadi, Yudas melakukan juga semua yang dilakukan oleh para murid yang lainnya. Setelah melihat apa yang terjadi pada Yesus, Yudas merasa sangat menyesal dan kemudian mengakhiri hidupnya secara tragis.
2. Menukar Yesus dengan raja manusia. Orang Israel yang dalam keadaan emosi yang sangat menyala-nyala mengatakan pada Pilatus bahwa raja mereka adalah kaisar Romawi bukan Yesus (Yohanes 19:12–16). Mereka menolak Yesus. Di kemudian hari mereka pasti menyesal sebab 40 tahun kemudian kaisar Romawi mengirimkan prajurit-prajuritnya untuk menghancur-leburkan Bait Allah sehingga tidak ada batu yang berdiri di atas batu lainnya. Pun bangsa Israel disiksa dan dianiaya dengan begitu kejam.
3. Menukar Yesus dengan penjahat. Pilatus tidak mendapati kesalahan apapun pada Yesus tapi ketika ia menawarkan untuk melepaskan Yesus ganti Barabas, seluruh bangsa itu menolak (Lukas 23:13-25). Mereka minta agar Barabas yang sangat jahat, seorang pemberontak, pembunuh dan juga penyamun, dibebaskan dan Yesuslah yang harus disalibkan. Mereka menukar Yesus dengan seorang yang nyata-nyata sangat jahat dan kejam.
4. Menukar Yesus dengan kutuk. Ketika Pilatus akhirnya lepas tangan atas perkara Yesus, maka seluruh bangsa berteriak bahwa mereka dan anak-anak mereka bersedia menanggung kutuk atas segala keputusan mereka menyalibkan Yesus (Matius 27:24-25).
Pertukaran Hina ke Mulia.
Tapi di kayu Salib juga terjadi pertukaran yang sebaliknya dari yang hina menjadi mulia, dari yang tidak berharga menjadi berharga, dari ketidak-benaran menjadi kebenaran. Di kayu salib kita dapat meninggalkan hidup yang lama untuk mendapatkan hidup yang baru di dalam Yesus. Kita dapat mengambil contoh dari tindakan Bartimeus yang buta yang segera meninggalkan jubahnya yang lama ketika akan disembuhkan dan diubahkan oleh Yesus.
1. Dia yang benar ditukar untuk yang tidak benar (1 Petrus 3:16). Di kayu salib segala ketidak-benaran kita karena dosa ditukar dengan kebenaran di dalam Yesus.
2. Tembaga di tukar dengan emas, besi ditukar dengan perak (Yesaya 60:17). Kehidupan kita yang hina ditukar dengan yang mulia.
3. Abu, bicara tentang kehidupan yang lalu, ditukar dengan hiasan kepala, kain kabung, bicara tentang harapan yang sudah pupus, ditukar dengan minyak pesta, dan semangat pudar, bicara tentang kekecewaan atau kekuatan yang telah berlalu, ditukar dengan nyanyian pujian (Yesaya 61:1-3). Tuhan memberkati

No comments:

Post a Comment