Tuesday, February 2, 2010

Pdt.R.G.Sutrisno: Tanda Zaman (5)

Submitted by R.G.Sutrisno on Tue, 10/14/2008 - 21:37
PASAL V.

Gereja Menuju Pada Kesempurnaan.

Di tengah kejahatan-kedurhakaan dosa generasi sekarang ini (Matius 24:12), Gereja hidup berusaha menuju kepada kesempurnaan. Dan karena makin bertambahnya Kedurhakaan, maka kasih kebanyakan orang akan menjadi dingin." Wahyu 22:11 "Barangsiapa yang berbuat jahat, biarlah ia terus berbuat jahat; barangsiapa yang cemar, biarlah ia terus cemar, dan barangsiapa yang benar, biarlah ia terus berbuat kebenaran; barangsiapa yang kudus, biarlah ia terus menguduskan dirinya!" - Dunia - yang berbuat dosa/cemar terus berbuat jahat/kecemaran, - Gereja - yang benar/kudus biar menguduskan diri (jaga kesucian). Night in The World, Day in The Church. Malam Dalam Dunia, Siang Dalam Gereja.
"

I Tesalonika 5:4-8 Tetapi kamu, saudara-saudara, kamu tidak hidup di dalam kegelapan, sehingga hari itu tiba-tiba mendatangi kamu seperti pencuri, karena kamu semua adalah anak-anak terang dan anak-anak SIANG. Kita bukanlah orang-orang Malam atau orang-orang kegelapan. Sebab itu baiklah jangan kita tidur seperti orang-orang lain, tetapi berjaga-jaga dan sadar. Sebab mereka yang tidur, tidur waktu malam dan mereka yang mabuk, mabuk waktu malam. Tetapi kita, yang adalah orang-orang siang, baiklah kita sadar, berbaju-zirahkan iman dan kasih, dan berketopongkan pengharapan keselamatan."

Gereja atau orang-orang Kristen yang benar menjauhi kejahatan dunia, karena terang Roh Kudus menghalaukan kegelapan dosa. Sebab itu Gereja yang mau hidup menuju kepada kesempurnaan, adalah: Gereja Yang Menjaga dan Memelihara Pakaiannya.

Wahyu 16:15 "Lihatlah, Aku datang seperti pencuri. Berbahagialah dia, yang berjaga-jaga dan yang memperhatikan/Memelihara pakaiannya, supaya ia jangan berjalan dengan telanjang dan jangan kelihatan kemaluannya." Berbahagia . . . karena Gereja/Jemaat (mempelai perempuan) ditempatkan di hadapan diriNya (Kristus) dengan cemerlang/kemuliaan tanpa cacat atau kerut atau yang serupa itu, tetapi supaya Jemaat Kudus dan tidak tercela."

(Efesus 5:27 - sesudah Ia (Kristus) menyucikannya dengan memandikannya dengan Air dan Firman." (ayat 26). Nasehat untuk menjaga dan memelihara pakaiannya adalah waktu sebelum perang di tempat yang disebut Harmagedon.
(Wahyu 16:16), "Lalu ia mengumpulkan mereka di tempat, yang dalam bahasa Ibrani disebut Harmagedon." Dengan jalan membuat "Kasih" kebanyakan orang (gereja) akan menjadi Dingin/Tawar.

(Matius 24:12b), seperti Jemaat Efesus, dalam Wahyu 2:4-5 "Namun demikian Aku mencela engkau, karena engkau telah meninggalkan kasihmu yang semula. Sebab itu ingatlah betapa dalamnya engkau telah jatuh! Bertobatlah dan lakukanlah lagi apa yang semula engkau lakukan. Jika tidak demikian, Aku akan datang kepadamu dan Aku akan mengambil kaki dianmu dari tempatnya, jikalau engkau tidak bertobat."

Gereja yang tidak hidup dalam Terang/Berpakaian, melainkan dalam Gelap/Telanjang - tanpa Pakaian Kemuliaan Allah. Pada hari-hari menjelang kedatangan Tuhan Yesus Kristus yang kedua Gereja sama telanjang tanpa pakaian meski sudah dewasa, seperti:

a. Wahyu 3:14-22 "Gereja "Laodikia" artinya: Hak Rakyat (demokrasi) "Dan tuliskanlah kepada malaikat jemaat di Laodikia: Inilah firman dari Amin, Saksi yang setia dan benar, permulaan dari ciptaan Allah: Aku tahu segala pekerjaanmu: engkau tidak dingin dan tidak panas. Alangkah baiknya jika engkau dingin atau panas! Jadi karena engkau suam-suam kuku, dan tidak dingin atau panas, Aku akan memuntahkan engkau dari mulutKu. Karena engkau berkata: Aku kaya dan aku telah memperkayakan diriku dan aku tidak kekurangan apa-apa, dan karena engkau tidak tahu, bahwa engkau melarat, dan malang, miskin, buta dan telanjang, maka Aku menasihatkan engkau, supaya engkau membeli dari padaKu emas yang telah dimurnikan dalam api, agar engkau menjadi kaya, dan juga pakaian putih supaya engkau memakainya, agar jangan kelihatan ketelanjanganmu yang memalukan; dan lagi minyak untuk melumas matamu, supaya engkau dapat melihat. Barangsiapa Kukasihi, ia Kutegor dan Kuhajar; sebab itu relakanlah hatimu dan bertobatlah! Lihat, Aku berdiri di muka pintu dan mengetok; jikalau ada orang yang mendengar suaraKu dan membukakan pintu, Aku akan masuk mendapatkannya dan Aku makan bersama-sama dengan dia, dan ia bersama-sama dengan Aku. Barangsiapa menang, ia akan Kududukan bersama-sama dengan Aku di atas takhtaKu, sebagaimana Akupun telah menang dan duduk bersama-sama dengan BapaKu di atas takhtaNya. Siapa bertelinga, hendaklah ia mendengarkan apa yang dikatakan Roh kepada jemaat-jemaat.\"

Suatu tanda bahwa Laodikia yang mengaku Kaya, tapi suam itu, sebenarnya melarat-malang-miskin-buta dan Telanjang! Yesaya 61:10 "Aku bersukaria di dalam Tuhan, jiwaku bersorak-sorai di dalam Allahku, sebab Ia mengenakan Pakaian Keselamatan kepadaku dan menyelubungi aku dengan jubah kebenaran, seperti pengantin laki-laki yang mengenakan perhiasan kepala dan seperti pengantin perempuan yang memakai perhiasannya." - Gereja Sebenarnya Diberi Pakaian Keselamatan/Pengantin, Bilakah? Manusia yang diciptakan/dijadikan menurut gambar/peta dan rupa/ teladan Allah.

(Kejadian 1:26) - tentu/juga mengenakan Pakaian Allah - yaitu Keagungan/Kehormatan dan semarak/Kemuliaan (honour and majesty - shekina - Roh Kudus).

Mazmur 104:1 telah jatuh dalam dosa, mengakibatkan mereka telanjang (Kejadian 3:7), "Maka terbukalah mata mereka berdua dan mereka tahu, bahwa mereka telanjang; lalu mereka menyemat daun pohon ara dan membuat cawat." Kejadian 3:21 "Dan Tuhan Allah membuat pakaian dari kulit binatang untuk manusia dan untuk isterinya itu, lalu mengenakannya kepada mereka." - bicara dari ketebusan oleh darah Yesus (I Petrus 1:18-19), "Sebab kau tahu, bahwa kamu telah ditebus dari cara hidupmu yang sia-sia yang kamu warisi dari nenek moyangmu itu bukan dengan barang yang fana, bukan pula dengan perak atau emas, melainkan dengan darah yang mahal, yaitu darah Kristus, yang sama seperti darah anak domba yang tak bernoda dan tak bercacat." Yaitu pakaian keselamatan - dan dibaptis dalam Kristus, telah Mengenakan/Berpakaian "Kristus" (Roh Kudus) . . . bandingkan dengan Lukas 24:49 "But you wait here in the city until you are clothed/berpakaian with power from on high".

Jadi Pakaian disini adalah Kristus/Roh Kudus. Gereja Laodikia - Pakaiannya Kristus/Roh Kudus di luar mengetok pintu. (Wahyu 3:20) "Lihat, Aku berdiri di muka pintu dan mengetok; jikalau ada orang yang mendengar suaraKu dan membukakan pintu, Aku akan masuk mendapatkannya dan Aku makan bersama-sama dengan dia, dan ia bersama-sama dengan Aku." Gereja Laodikia akan menuju kesempurnaan, jika mendengar ketokan (ayat 19 - Ku tegor dan Kuhajar - sengsara/percobaan) dan mau membukakan pintu/hati - Kristus/Roh Kudus akan masuk, "makan bersama dengan dia, dan ia bersama dengan Aku" Pesta. Membuka pintu = bertobat - dengan Pakaian Pengantin bertemu melalui penyingkiran (Lukas 17:34-36), "Aku berkata kepadamu: Pada malam itu ada dua orang di atas satu tempat tidur, yang seorang akan dibawa dan yang lain ditinggalkan. Ada dua orang perempuan bersama-sama mengilang, yang seorang akan dibawa dan yang lain akan ditinggalkan." Kalau ada dua orang di ladang, yang seorang akan dibawa dan yang lain akan ditinggalkan." Lalu turut pesta perkawinan. (Lukas 17:37; Wahyu 19:8-9). "Kata mereka kepada Yesus: "Dimana, Tuhan?" KataNya kepada mereka: "Dimana ada mayat, disitu berkerumun burung nasar." "Dan kepadanya dikaruniakan supaya memakai kain lenan halus itu adalah perbuatan-perbuatan yang benar dari orang-orang kudus). Lalu ia berkata kepadaku: "Tuliskanlah: Berbahagialah mereka yang diundang ke perjamuan kawin Anak Domba." Katanya lagi kepadaku: "Perkataan ini adalah benar, perkataan-perkataan dari Allah."

b. Zakharia 4:1-7; Wahyu 1:20 - Kaki Dian Emas. "Datanglah kembali malaikat yang berbicara dengan aku itu, lalu dibangunkannyalah ia kepadaku: "Apa yang engkau lihat?" Jawabku: "Aku melihat: tampak Sebuah Kandil (Kaki Dian), dari emas seluruhnya, dan tempat minyaknya di bagian atasnya; kandil itu ada tujuh pelitanya dan ada tujuh corot pada masing-masing pelita yang ada di bagian atasnya itu. Dan pohon zaitun ada terukir padanya, satu di sebelah kanan tempat minyak itu dan satu di sebelah kirinya." Lalu berbicaralah aku, kataku kepada malaikat yang berbicara dengan aku itu: "Apakah arti semuanya ini, tuanku?" Maka berbicaralah malaikat yang berbicara dengan aku itu, katanya kepadaku: "Tidakkah engkau tahu, apa arti semuanya ini?" Jawabku: "Tidak tuanku!" Maka berbicaralah ia, katanya: "Inilah firman Tuhan kepada Zerubabel bunyinya: Bukan dengan keperkasaan dan bukan dengan kekuatan, melainkan dengan rohKu, firman Tuhan semesta alam.

Siapakah engkau, gunung yang besar? Di depan Zerubabel engkau menjadi tanah rata. Ia akan mengangkat batu utama, sedang orang bersorak: Bagus! Bagus sekali batu itu!" "Dan rahasia ketujuh bintang yang telah kaulihat pada tangan kananKu dan ketujuh kaki dian emas itu: ketujuh bintang itu ialah malaikat ketujuh jemaat dan ketujuh kaki dian itu ialah ketujuh jemaat." Kaki Dian/gereja "Bukan dengan keperkasaan/kuat dan bukan dengan kekuatan/gagah (vi et armis) melainkan dengan RohKu (Pakaian Kristus - Roh Kudus) . . . Gunung Yang Besar menjadi Tanah Rata!" Pertemuan: Mengangkat Batu Utama (Yesus = I Petrus 2:6-7; Efesus 2:20) "Sebab ada tertulis dalam Kitab Suci: "Sesungguhnya, Aku meletakkan di Sion sebuah batu yang terpilih, sebuah batu penjuru yang mahal, dan siapa yang percaya kepadaNya, tidak akan dipermalukan." Karena itu bagi kamu, yang percaya, ia mahal, tetapi bagi mereka yang tidak percaya: "Batu yang telah dibuang oleh tukang-tukang bangunan, telah menjadi batu penjuru, juga telah menjadi batu sentuhan dan suatu batu sandungan." "Yang dibangun di atas dasar para rasul dan para nabi, dengan Kristus Yesus sebagai Batu Penjuru." "Selamatlah, Selamatlah Atasnya!" (TL Zakharia 4:7).

Kaki Dian/Gereja yang akan menjemput TuhanNya, adalah: Lukas 12:35 "Hendaklah pinggangmu tetap berikat" dan Pelitamu tetap menyala." Ikat pinggang = kesucian; Pelita tetap menyala = penuh Roh. Contoh : Roma 13:11-14 "Hal ini harus kamu lakukan, karena kamu mengetahui keadaan waktu sekarang, yaitu bahwa saatnya telah tiba bagi kamu untuk Bangun Dari Tidur. Sebab sekarang keselamatan sudah lebih dekat bagi kita dari pada waktu kita menjadi percaya. Hari sudah jauh malam, telah hampir Siang. Sebab itu marilah kita menanggalkan perbuatan-perbuatan kegelapan dan mengenakan Perlengkapan Senjata Terang! Marilah kita hidup dengan sopan, seperti pada siang hari, jangan dalam pesta pora dan kemabukan, jangan dalam percabulan dan hawa nafsu, jangan dalam perselisihan dan iri hati. Tetapi Kenakanlah Tuhan Yesus Kristus sebagai perlengkapan senjata terang dan janganlah merawat tubuhmu untuk memuaskan keinginannya." Bangun dari tidur - menanggalkan (buka pakaian) perbuatan-perbuatan kegelapan - hidup dengan sopan seperti pada siang hari (kesucian) . . . Kenakanlah/Berpakaianlah Tuhan Yesus Kristus - penuh Roh!" Galatia 2:20; 4:19; I Yohanes 2:8 - senjata terang) "Namun aku hidup, tetapi bukan lagi aku sendiri yang hidup, melainkan Kristus yang hidup di dalam aku. Dan hidupku yang kuhidupi sekarang didalam daging, adalah hidup oleh iman dalam Anak Allah yang telah mengasihi aku dan menyerahkan diriNya untuk aku." "Hai anak-anakku, karena kamu aku menderita sakit bersalin lagi, sampai rupa Kristus menjadi nyata di dalam kamu." "Namun perintah baru juga yang kutuliskan kepada kamu, telah ternyata benar di dalam Dia dan di dalam kamu; sebab kegelapan sedang lenyap dan terang yang benar telah bercahaya."
Matius 25:6-7 "Waktu tengah malam terdengarlah suara orang berseru: "Mempelai datang! Songsonglah Dia!" Gadis-gadis itupun bangun semuanya lalu membereskan pelita mereka." Efesus 5:14-18 "Itulah sebabnya dikatakan: "Bangunlah, hai kamu yang tidur dan bangkitlah dari antara orang mati dan Kristus akan bercahaya atas kamu." Karena itu, perhatikanlah dengan saksama, bagaimana kamu hidup, janganlah seperti orang bebal, tetapi seperti orang arif, dan pergunakanlah waktu yang ada, karena hari-hari ini adalah jahat. Sebab itu janganlah kamu bodoh, tetapi usahakanlah supaya kamu mengerti (bijaksana) kehendak Tuhan. Dan janganlah kamu mabuk oleh anggur, karena anggur menimbulkan hawa nafsu, tetapi hendaklah kamu penuh dengan Roh."

1. Gadis-gadis bangun membereskan . . . Kristus bercahaya pakaian gereja = Matius 17:1-2 "Enam hari kemudian Yesus membawa Petrus, Yakobus dan Yohanes saudaranya, dan bersama-sama dengan mereka Ia naik ke sebuah gunung yang tinggi. Disitu mereka sendiri saja. Lalu Yesus berubah rupa di depan mata mereka; wajahNya bercahaya seperti matahari (Kristus bercahaya) dan PakaianNya menjadi putih bersinar seperti terang."

2. Membereskan Pelita mereka . . . kamu penuh dengan Roh. Gereja (Pakaian) Penuh Roh = Wahyu 7:3-4 "Janganlah merusakkan bumi atau laut atau pohon-pohon sebelum kami memeteraikan hamba-hamba Allah kami pada dahi mereka!" Dan aku mendengar jumlah mereka yang dimeteraikan itu: seratus empat puluh empat ribu yang telah dimeteraikan dari semua suku keturunan Israel." Gereja Yang Sempurna adalah Berpakaian "Kristus Bercahaya - Penuh Roh" Bd. Wahyu 12:1 "Maka tampaklah suatu tanda besar di langit: Seorang perempuan berselubungkan matahari, dengan bulan di bawah kakinya dan sebuah mahkota dari dua belas bintang di atas kepalanya." - Yehezkiel 16:7-8 "Dan jadilah besar seperti tumbuh-tumbuhan di ladang! Engkau menjadi besar dan sudah cukup umur, bahkan sudah sampai pada masa mudamu. Maka buah dadamu sudah montok, (I Petrus 2:2 = air susu murni - Firman Tuhan) rambutmu sudah tumbuh, tetapi engkau dalam keadaan telanjang bulat (tidak berpakaian) (Rambut tumbuh = kesucian - Rambut) diberikan untuk menjadi Tudung (Kesucian) I Korintus 11:5-6) - "Tetapi tiap-tiap perempuan yang berdoa atau bernubuat dengan kepada yang tidak bertudung, menghina kepalanya, sebab ia sama dengan perempuan yang dicukur rambutnya. Sebab jika perempuan tidak mau menudungi kepalanya, maka haruslah ia juga menggunting rambutnya. Tetapi jika bagi perempuan adalah penghinaan, bahwa rambutnya digunting atau dicukur, maka haruslah ia menudungi kepalanya." Maka Aku lalu dari situ dan Aku melihat engkau, sungguh, engkau sudah sampai pada masa cinta berahi. (behold, thy time was the time of love).

Aku Menghamparkan kainKu kepadamu (beri pakaian Roh Kudus) dan menutupi auratmu. Dengan sumpah Aku mengadakan perjanjian dengan engkau, demikianlah firman Tuhan ALLAH, dan dengan itu engkau Aku punya." Gereja sudah dewasa - penuh Firman Tuhan - hidup dalam kesucian, telanjang bugil -dihamparkan pakaian - untuk masuk perkawinan (ayat 8b Aku mengadakan perjanjian - nikah) - Yesaya 60:1-2 "Bangkitlah, menjadi terang, sebab terangmu datang, dan kemuliaan Tuhan terbit atasmu. Sebab sesungguhnya, kegelapan menutupi bumi, dan kekelaman menutupi bangsa-bangsa; tetapi terang Tuhan terbit atasmu, dan kemuliaanNya (Pakaian Tuhan - Mazmur 104:1 "Engkau yang berpakaian keagungan dan semarak") menjadi nyata atasmu." Di tengah kegelapan dan kekelaman menutupi bangsa-bangsa di bumi (sekarang ini - tanda zaman).

Kemuliaan - Pakaian Tuhan adalah atas gereja yang menuju ke kesempurnaan. Yesaya 6:1 "Dalam tahun matinya raja Uzia aku melihat Tuhan duduk di atas takhta yang tinggi dan menjulang, dan ujung jubahNya memenuhi Bait Suci (Gereja)." - Rut 3:7-9 "Setelah Boas habis makan dan minum dan hatinya gembira, datanglah ia untuk membaringkan diri tidur pada ujung timbunan jelai itu. Kemudian datanglah perempuan itu dekat dengan diam-diam, disingkapkannyalah selimut dari kaki Boas dan berbaringlah ia disitu. Pada waktu tengah malam dengan terkejut terjagalah orang itu, lalu meraba-raba sekelilingnya, dan ternyata ada seorang perempuan berbaring di sebelah kakinya. Bertanyalah ia : "Siapakah engkau ini?" Jawabnya: "Aku, Rut, hambamu: Kembangkanlah kiranya sayapmu melindungi hambamu ini, sebab engkaulah seorang kaum yang wajib menebus kami." Rut = Gereja minta Boas (Penebus) mengembangkan sayapNya. (Roh Kudus - Wahyu 12:14) pakaian untuk menutupi. "Kepada perempuan itu diberikan kedua sayap dari burung nasar yang besar, supaya ia terbang ke tempatnya di padang gurun, dimana ia dipelihara jauh dari tempat ular itu selama satu masa dan dua masa dan setengah masa." Gereja menuju kesempurnaan, berpakaian Roh untuk perkawinan.END

No comments:

Post a Comment