Submitted by Pdt.A.H.Mandey on Tue, 10/14/2008 - 21:33
Tapi tertulis dalam ayat ini, makan sambil pakai kasut dikaki, jadi menurut perkiraan, saya yakin bahwa mereka makan sambil berdiri yang menunjukkan kesiapan mereka untuk buru-buru makan dan pergi begitu mendapat perintah (sebab dikatakan dengan pinggang berikat - supaya gampang jalan) ----> bandingkan dengan contoh-contoh dibawah ini:
Mat 26:17-20: Murid-murid bertanya kepada Yesus, dimanakah Tuhan mau kita pergi untuk mempersiapkan perjamuan Paskah?, maka jawab Yesus: \Pergilah ke si Anu dan katakan bahwa waktuKu hampir tiba; didalam rumahmulah Aku mau merayakan Paskah bersama-sama dengan murid-muridKu. Setelah hari malam, Yesus duduk makan Paskah. (Kira-kira Yesus pakai sepatu apa tidak ? -----> Yesus tidak pakai kasut).
Yoh 13:4-5: Sebelum Yesus makan Paskah, Yesus melepaskan jubahNya (merendahkan diri sebagai Hamba) dan mengikat pinggangNya dengan kain lenan (siap melayani), lalu DIA mulai membasuh kaki murid-muridNya. Saudara tahu, kaki, bagi mereka yang suka berjalan tentu akan banyak debu/kotor dan YESUS (MESIAS, TUHAN dan Juruselamat) mulai mencuci kaki murid-muridNya, ini adalah perbuatan yang sangat luar biasa. Datanglah Petrus dan berkata kepada Yesus bahwa DIA tidak layak membasuh kakinya. Jawab Yesus: kalau saja AKU tidak melakukan hal ini kepadamu maka engkau tidak akan mendapatkan bahagian denganKU. Jawab Petrus, Tuhan, kalau begitu jangan cuman kaki saja dong, melainkan tangan dan kepalaku juga. Kira-kira begitu ucapan Petrus dalam bahasa sehari - hari. Itulah seorang Petrus !! Kita lihat disini bahwa mereka (murid-murid) tidak memakai kasut.
Yoh 13:23-28: Tetapi setelah Yesus menyelesaikan tugasNya (membasuh kaki murid-muridNya) maka Yesus duduk makan Paskah. Disaat itulah Yesus membuka tabir akan adanya salah seorang murid yang mengkhianati Yesus; seorang murid yang adalah orang terdekatnya Yesus. Yudas Iskariot. Begitu hebat dan pandainya Yudas Iskariot menyembunyikan rencana jahatnya terhadap Yesus. Tak seorang muridpun yang tahu, sampai saatnya Yesus memberikan tanda yaitu dengan memberikan roti yang telah dicelupkan kepada Yudas Iskariot. Dan.....pada saat itulah Yudas kerasukan Iblis, dan IA pergi. (Ingat kisah dari Raja SAUL).
Yesus dan murid-murid Nya makan Paskah sambil duduk, tanpa kasut/alas kaki. Tetapi bangsa Israel harus makan Paskah pertama, dengan mengenakan kasut dan berdiri, bahkan siap untuk segera pergi keluar. Saudara tahu bukan perbedaannya ??
Misi Tuhan atas bangsa Israel. Mengapa mereka harus keluar dari Mesir ?? Tuhan punya MISI yaitu agar bangsa Israel dapat:
1. Beribadah kepada Allah,
2. Membawa korban kepada Allah dan,
3. Pergi ke negeri Perjanjian yang telah disediakan oleh Allah.
Jadi jelas bagi kita bahwa Tuhan punya maksud yang indah atas bangsa Israel juga bagi kita orang yang percaya kepada Tuhan. Bukan saja untuk menikmati segala sesuatu yang ada di negeri Perjanjian. (Susu dan Madu yang berkelimpahan) akan tetapi Tuhan mau supaya kita melakukan sesuatu untuk Tuhan.
Begitulah bangsa Israel setelah menderita sengsara dan dianiaya selama 40 tahun di Mesir, akhirnya bangsa Israel keluar dari tanah Mesir menuju tanah perjanjian yang berlimpah susu dan madu. Ini adalah gambaran saudara dan saya yang keluar dari Mesir rohani yaitu perhambaan dosa (Yoh 8:34), menuju ke tanah perjanjian yang telah disediakan Tuhan bagi kita.
Untuk itulah Tuhan ingin kita:
1. Mengerti Firman Tuhan/Kehendak Tuhan. UL.29:2-5. Musa kumpulkan bangsa Israel untuk mengingatkan kepada umatnya bagaimana pertolongan Tuhan menghadapi Firaun dan pegawai-pegawainya, Bagaimana Tuhan memimpin bangsa Israel yang menyeberang Laut Merah dan mujizat terjadi; lautan berubah menjadi daratan sehingga bangsa Israel bisa menyebrang. Tapi pada saat Firaun dan umatnya mengejar, Tuhan tutup kembali daratan menjadi lautan dan mereka mati tenggelam ! Demikianlah pertolongan TUHAN yang sangat luar biasa atas bangsa Israel, dan Musa kembali mengingatkan umatnya agar supaya ingat akan pertolongan dan pemeliharaan Tuhan yang kamu sudah lihat sendiri. Kitapun sebagai bangsa \"Israel rohani\" sering mengalami keajaiban Tuhan atas hidup kita bahkan melihat dengan mata sendiri, tetapi UL.29:4 dikatakan bahwa Tetapi sampai sekarang ini TUHAN tidak memberi kamu akal budi untuk mengerti atau mata untuk melihat atau telinga untuk mendengar. 40 tahun sudah lewat, kamu masih belum mengerti. Mengerti adalah sesuatu hal yang sangat perlu sekali. Saudara bisa mendengar kotbah, apalagi kalau kotbahnya banyak leluconnya - menarik barangkali ! Apalagi dengan gayanya, menarik ! Tapi belum tentu saudara mengerti apa yang dia katakan.
Mat 13:18-19. Mengisahkan tentang seorang penabur yang menabur benih. Ada yang jatuh di bebatuan, ada yang jatuh dipinggir jalan dsb. Ada orang yang senang mendengar taburan Firman, dengar kotbah-khotbah yang menarik, enak rasanya - tetapi tidak mengerti. Begitu keluar gereja ditanya soal kotbah yang baru disampaikan, tidak tahu ! Cuman tahunya, lucu !! Tidak mengerti ! Kenapa hal ini bisa terjadi ? Karena bibit yang ditabur tadi telah dimakan oleh si Jahat.!! Untuk itu HATI-HATI dengan kelicikan si Jahat !! Berdoalah supaya Firman yang ditaburkan, yang kita dengar jangan sampai dicuri oleh iblis, berdoalah dan minta: TUHAN berikan saya pengertian - saya mau mengerti Firman Tuhan.
Itu sebabnya mengapa orang Israel harus makan dengan memakai kasut (berdiri), ikat pinggang dan ada tongkat di tangan. Tapi.....mengapa begini ! Ada maksudnya. Tuhan mau mereka harus selalu siap berangkat, harus siap menjalankan sesuatu yang Tuhan percayakan pada mereka. Mereka bukan hanya pergi untuk menikmati BERKAT TUHAN, menikmati Kelepasan, Kebebasan/Kemerdekaan yang Tuhan sudah berikan. Tapi ada juga yang Tuhan mau mereka lakukan. Begitu juga dengan saudara dan saya, Tuhan bukan selamatkan kita agar supaya menikmati keselamatan saja jadi anak Tuhan; lalu semua kemauan/keperluan di cukupkan. Bukan !! Ada saatnya Tuhan tidak memenuhi/memberikan apa yang kita inginkan/butuhkan. Maksudnya supaya kita mengerti !!
2. Percaya akan pemeliharaan Tuhan . UL29:5 40 tahun Tuhan memimpin bangsa Israel berjalan melalui padang gurun. Tetapi pakaian dan kasut/sepatu mereka tidak menjadi rusak. Kalau Tuhan mengadakan mujizat, Ia memperhatikan bahkan sampai perkara perkara yang kecil. Sekalipun mereka belum / tidak mengerti tentang pemeliharaan Tuhan . Pakaian di tubuh mereka tidak menjadi buruk/ koyak dan kaki merekapun tidak ada problem, bengkak misalnya selama 40 tahun ini ----> UL 8:4. Begitu hebat Tuhan pelihara. Tuhan berkuasa memberikan kepada kita kesehatan yang sempurna. Bukan hanya kesehatan rohani, namun kesehatan Ilahi pun Tuhan berikan. Saudara percaya?, kalau Tuhan mau pelihara kita, DIA bisa berikan yang sempurna, Puji Tuhan !! Tuhan memelihara bangsa Israel dengan heran. Coba renungkan : Bagaimana mungkin baju yang telah dipakai sekian lama (40 tahun) tidak ada yang buruk. Tapi itulah yang dilakukan TUHAN terhadap umat NYA yang dengar-dengaran akan DIA. Sebagaimana Tuhan telah memelihara bangsa Israel selama 40 tahun di padang gurun, demikian pula kelak gereja Tuhan akan disingkirkan dan dipelihara selama 3,5 th di padang gurun, jauh dari mata ular -----> Wah 12:14.
3. Mensyukuri pemberian Tuhan. Luk 15:11-32. Ada seorang Bapa yang kaya dan mempunya 2 orang anak laki-laki. Bapa mempunyai rencana untuk memberikan warisan kekayaannya kepada ke 2 orang anak tsb. Namun si bungsu tidak sabar menunggu warisan tsb, yang akan diberikan pada saat Bapa nya telah meninggal dunia. Datanglah anak bungsu kepada Bapanya untuk minta harta yang menjadi haknya. Begitu kuat permintaan tsb. sehingga Bapa tidak bisa menolak dan akhirnya diberikan separuh dari harta Bapa kepada anak bungsu tsb. Alkitab ceritakan bahwa anak bungsu ini menjual semua hartanya dan mendadak jadi seorang yang sangat kaya - kemudian anak bungsu tsb. memboroskan hartanya dan hidup dengan berfoya-foya. Kalau ada disini anak-anak yang mempunyai Orang Tua yang kaya, jangan lakukan seperti anak bungsu ini, memboroskan harta (dari Orang Tua) dengan gaya hidup yang berfoya-foya - salah !! Apapun yang ada didunia ini akan habis, demikian juga dengan kekayaan; pada satu waktu akan habis ! Dan pada saat itulah semua teman-teman akan lari meninggalkan dan tinggallah dia \"seorang diri\", berusaha untuk mengatasi kesulitan hidup dengan mencari / melamar pekerjaan sana sini. Dan singkat cerita, akhirnya anak yang hilang kembali.
Nah, begitulah juga kita ini, yang dulunya hidup dalam lumpur dosa (Berkecimpung dengan babi - seperti. anak bungsu) lalu kita sadar dan ALLAH angkat kita. Allah sambut kita dengan pelukan kasih sayang seorang BAPA tanpa menghiraukan \"bau busuk - babi\" - (DOSA) yang kita perbuat - DIA BERSIHKAN HIDUP KITA !! Kita dibersihkan / disucikan - dijadikan harum terlebih dahulu baru Bapa menyuruh hamba-hambanya memberikan jubah yang terbaik, cincin dan sepatu sebagai tanda Kasih Bapa kepada anak nya. Baju yang lama (bau dan kotor) ditanggalkan diganti dengan Jubah yang baru. Halleluyah !!
Pakaian/Jubah = ROH KUDUS ----> Luk 24:49b \"......Tetapi kamu harus tinggal di dalam kota ini sampai kamu diperlengkapi (dipakaikan bagaikan pakaian) dengan kekuasaan dari tempat tinggi. Maksudnya adalah ROHULKUDUS dari Surga tapi dipakaikan - jadi bagaikan pakaian. Kuasa ROH KUDUS, Baptisan ROH KUDUS adalah bagaikan pakaian yang diberikan kepada kita yang tentunya sudah melalui proses bahwa kita telah disucikan terlebih dahulu. Kita perlu dibaptis dengan ROH KUDUS !!
Cincin = TANDA CINTA. Tidak sembarangan orang kasih cincin, seseorang memberikan cincin apabila orang tsb. cinta. Tanda Cinta itu diberikan kepada anak yang hilang tsb.
Sepatu = MEMBERITAKAN INJIL. Adalah juga salah satu kelengkapan senjata Allah yang kita perlukan dalam menghadapi peperangan rohani melawan segala pemerintah, penguasa dan roh-roh jahat di udara. Ef. 6:13-16. Kasut juga berbicara dari kerelaan untuk memberitakan INJIL damai sejahtera. Setelah Tuhan membebaskan kita dari belenggu dosa dan kejahatan,sudah selayaknya kita mengenakan kasut, yaitu kerelaan untuk memberitakan Injil Tuhan kepada orang lain. Maz 116 : 12. Bagaimana akan kubalas kepada TUHAN, segala kebajikanNya kepadaku. Karena itu layani DIA dengan kerelaan dan beritakan INJIL Damai Sejahtera dari TUHAN. Oleh karena itu Saudara-saudara saya himbau supaya mulai hari ini kita mau mempunyai kesiapan untuk melayani TUHAN, dan untuk itu kita harus mengerti lebih dahulu Firman Tuhan / Kehendak Tuhan dan Percaya akan pemeliharaan Tuhan supaya kita bisa mensyukuri pemberian Tuhan.
Menyaksikan cinta Tuhan, memberitakan INJIL bukan harus jadi pendeta / penginil melainkan saudara bisa bersaksi secara pribadi, Saudara mempunyai damai sejahtera itu juga sudah merupakan penginjilan pribadi. Maukah saudara mempunyai kerelaan untuk menginjil ??? Mari kita berdoa, minta Tuhan berikan sedikitnya satu jiwa kepada kita. Beritakan Injil damai sejahtera, saksikan cinta kemurahan Tuhan yang saudara alami kepada orang itu. Itulah tugas yang diberikan Tuhan kepada setiap orang yang telah menerima berkat keselamatan dari Tuhan. Bersediakah Saudara ? Jangan jadi anak TUHAN hanya mau terima berkatNYA saja - tapi beritakan INJIL. Diterima atau tidak, tugas kita hanya memberitakan INJIL. !! Halleluyah !! Tuhan memberkati.(Pdt.Andre Hanny Mandey, Ketapang, Jakarta.swt/082502).
Subscribe to:
Post Comments (Atom)


No comments:
Post a Comment