Ayat Pokok: Roma 12:6-8
Sebagai tubuh Kristus yang terdiri dari banyak anggota dan saling memiliki keterkaitan / hubungan satu sama lain, maka Allah telah memperlengkapi masing-masing anggota tubuh Kristus dengan karunia-karunia Roh menurut kasih karuniaNya. Sebab tanpa karunia maka kita sebagai anggota tubuh Kristus tidak akan berfungsi dengan baik.
Roma 12:6-8 “Demikianlah kita mempunyai karunia yang berlain-lainan menurut kasih karunia yang dianugerahkan kepada kita: Jika karunia itu adalah untuk bernubuat baiklah kita melakukannya sesuai dengan iman kita…”
Ada 3 bagian dalam Perjanjian baru yang berbicara tentang karunia yang Tuhan berikan kepada kita sebagai orang-orang percaya, sesudah kita diselamatkan karena kasih karunia.
Perbedaan dari kata “karunia” dan “kasih karunia”, adalah: “karunia” dalam bahasa Yunani artinya Karisma, sedangkan “kasih karunia” dalam bahasa Inggris: Grace / Charis, yang berarti kemurahan.
Orang percaya mengalami keselamatan oleh karena kemurahan Tuhan. Karena inilah yang merupakan pikiran dan perasaan yang terdapat pada Kristus, waktu Ia datang ke dalam dunia ini yaitu bagaimana caranya agar Ia dapat menyelamatkan manusia.
Macam-macam karunia:
1. Efesus 4:11-12. “Dan Ialah yang memberikan baik rasul-rasul maupun nabi-nabi, baik pemberita-pemberita Injil maupun gembala-gembala dan pengajar-pengajar, untuk memperlengkapi orang-orang kudus bagi pekerjaan pelayanan…”
Tidaklah cukup bila kita hanya menjadi orang percaya & diampuni dosa oleh Tuhan, tanpa kita turut melayani sesuai dengan karunia yang sudah diberikan oleh Tuhan, karena pada suatu waktu Tuhan akan meminta pertanggungan jawab.
Contoh: perumpamaan 3 orang hamba yang diberi 5, 2 dan 1 talenta oleh tuannya.
Dimana bagi hamba yang diberikan 1 talenta dan tidak mengerjakannya sang tuan mengambil talenta itu darinya. Oleh sebab itu kita perlu diperlengkapi dengan karunia yang Tuhan berikan untuk melakukan suatu pelayanan
2. 1 Korintus 12:8-11. 9(sembilan) karunia Roh/karisma yang Tuhan berikan kepada gereja, yaitu: berkata-kata dengan hikmat, berkata-kata dengan pengetahuan, iman, menyembuhkan, mengadakan mujizat, bernubuat, membedakan bermacam-macam roh, berkata-kata dengan bahasa roh, dan menafsirkan bahasa roh.
Urutan dari seseorang menerima karunia Roh adalah bermula dari: Allah Bapa memberikan Anak (Yesus) supaya orang berdosa menerima Anak dan menjadi selamat, selanjutnya Anak memberi Roh Kudus kepada orang percaya melalui baptisan Roh Kudus, dan akhirnya Roh Kudus memberi karunia/karisma, yang diperlukan oleh orang percaya untuk dapat berfungsi sebagai tubuh Kristus.
Mengenai waktu dan mana yang akan lebih dulu untuk kita menerima baptisan air dan baptisan Roh Kudus adalah seturut dengan kehendak Tuhan, tetapi untuk menerima karunia Roh maka kita harus lebih dulu dipenuhi Roh Kudus.
7 karunia yang Tuhan anugerahkan menurut kasih karunia / kemurahanNya kepada kita, Roma 12:6-8 Demikianlah kita mempunyai karunia yang berlain-lainan menurut kasih karunia yang dianugerahkan kepada kita: Jika karunia itu adalah untuk bernubuat baiklah kita melakukannya sesuai dengan iman kita, jika karunia untuk melayani baiklah kita melayani, jika karunia untuk mengajar baiklah kita mengajar, jika karunia untuk menasihati, baiklah kita menasihati. Siapa yang membagi-bagikan sesuatu, hendaklah ia melakukannya dengan hati yang ikhlas; siapa yang memberi pimpinan, hendaklah ia melakukannya dengan rajin; siapa yang menunjukkan kemurahan, hendaklah ia melakukannya dengan sukacita.
I korintus 13:13; 14:1. Demikianlah tinggal ketiga hal ini yaitu iman, pengharapan dan kasih., dan yang paling besar di antaranya ialah kasih. Kejarlah kasih itu dan usahakanlah dirimu memperoleh karunia-karunia Roh, terutama karunia untuk bernubuat.
2 Petrus 1:20-21, “Yang terutama harus kamu ketahui, ialah bahwa nubuat-nubuat dalam Kitab Suci tidak boleh ditafsirkan menurut kehendak sendiri, sebab tidak pernah nubuat dihasilkan oleh kehendak manusia, tetapi oleh dorongan Roh Kudus orang-orang berbicara atas nama Allah.”
Nubuat adalah sesuatu yang datang dari Allah yang kita lakukan dengan iman kita. Nubuat hanya mempunyai tujuan: membangun, menasihati dan menghibur. Berbeda dengan saat kita berbahasa Roh dimana dengan berbahasa Roh kita membangun diri sendiri (I Korintus 14:4)
Sebagaimana terdapat dalam 2 Korintus 3:18, Allah mempunyai rencana bagi hidup kita setelah kita diselamatkan dengan mengembalikan kemuliaanNya agar kita dapat menjadi sama seperti Yesus. Tuhan Yesus memberkati.
Subscribe to:
Post Comments (Atom)


No comments:
Post a Comment