Monday, April 26, 2010

BERBAHAGIALAH ORANG YANG TIDAK MELIHAT NAMUN PERCAYA

Yesus telah mati dan telah bangkit kembali pada hari ketiga. Dia telah mengalahkan maut dan maut tidak berkuasa lagi atas manusia yang percaya kepadaNya. Yesus telah menebus dosa seluruh umat manusia dengan mati di kayu salib. Dengan mati dan bangkitnya Dia di kayu salib, tidak ada lagi perhambaan dan semua manusia yang percaya kepadaNya telah bebas dari segala kutuk dosa yaitu kematian yang kekal karena upah dosa adalah maut (Roma 6:23). Itu adalah iman percaya umat Tuhan dan kita sebagai umatNya percaya bahwa Yesus adalah Tuhan yang telah mati dan bangkit pada hari ketiga.

Namun persoalannya, ada begitu banyak orang mempermasalahkan kematian dan kebangkitan Tuhan Yesus. Ada begitu banyak orang tidak percaya pada kebangkitanNya dan mengatakan bahwa kematian dan kebangkitanNya adalah rekayasa. Hal ini adalah sah-sah saja dan memang Iblis tidak senang karena dia tahu bahwa saatnya akan tiba dan bahwa dia akan dihukum serta masuk dalam kekekalan yang mengerikan. Kondisi ini mendorong iblis untuk menjalankan strateginya dengan menghasut manusia untuk tidak percaya kepada kebangkitan Yesus dari kematian. Adalah hal yang wajar kalau sekarang orang tidak percaya kepada peristiwa kebangkitan Yesus karena tidak melihat langsung peristiwa tersebut dengan mata kepala sendiri dan sumber yang dapat dipercaya adalah hanya Alkitab serta dibutuhkan iman untuk dapat mempercayainya. Namun seandainya pun kita hidup di jaman itu dan mengalami serta menyaksikan dengan mata kepala sendiri peristiwa kebangkitan Tuhan Yesus dari kematian, kita tetap saja tidak akan percaya kepada peristiwa tersebut kalau hati kita tidak mau mengakui bahwa Yesus adalah Tuhan. Hal ini dikarenakan hanya Tuhan saja yang dapat melakukan hal seperti itu dan juga dikarenakan kita tidak diberikan karunia untuk mengetahui rahasia Kerajaan Sorga sehingga sekalipun melihat, kita tidak melihat dan sekalipun mendengar, kita tidak mendengar dan tidak mengerti (Matius 13:11-13). Kita dapat melihat bahwa ketika para saksi kebangkitan Yesus dari kematian seperti para perempuan pengikut Yesus, para prajurit penjaga kubur dan kepala prajurit masih hidup, banyak orang tidak percaya kepada kesaksian mereka mengenai kebangkitan Tuhan. Orang banyak tetap tidak percaya dan mengatakan bahwa kebangkitan Tuhan adalah rekayasa. Murid-murid yang mendengar perkataan dari para perempuan pengikut Tuhan, pada awalnya juga tidak percaya dan menganggap hal itu merupakan suatu omong kosong yang tidak perlu didengar (Lukas 24:11).

Yesus telah bangkit dari kematian dan kita harus percaya akan hal itu karena kebangkitan Yesus adalah merupakan kunci iman orang percaya. Tidak ada seorang manusia pun yang dapat bangkit dari kematian selain Yesus Kristus. Ia begitu berkuasa karena Dia adalah Tuhan. Mungkin dengan pengakuan iman percaya ini, orang lain mengatakan kita bodoh, mengatakan kita gila, mengatakan bahwa kita mengada-ada dan lain sebagainya. Mungkin dengan pernyataan iman percaya ini, orang lain akan menyingkirkan kita, orang lain akan mengejek dan mencemooh kita, kita akan tersingkir dari pergaulan, dari jabatan dalam pekerjaan, dari kehidupan yang nyaman dan lain sebagainya. Dengan pernyataan iman ini, mungkin mereka meminta tanda, meminta bukti dan lain sebagainya. Namun satu hal yang perlu diingat, bahwa dengan percaya kepada Yesus dan kuasa kebangkitanNya dari kematian, maka kehidupan kekal sudah diberikan kepada kita. Yesus telah memberikan hidup kekal itu dan Dia telah menyelamatkan kita dari kuasa dosa. Walaupun kita tidak melihat peristiwa kebangkitan Yesus dengan mata kepala sendiri, namun kita percaya kepada kuasa kebangkitanNya dengan mata iman. Berbahagialah kita yang tidak melihat namun percaya (Yohanes 20:29). Oleh karena itu, mari kita dengan iman penuh datang kepada Yesus dan menyerahkan sepenuhnya hidup kita kepadaNya. Percayalah kepadaNya dan juga kepada kuasa kebangkitanNya karena memang Dia adalah Tuhan. Tuhan Yesus memberkati. Amin. (31032010)

No comments:

Post a Comment