Wednesday, April 21, 2010

KEMBALI KEPADA SANG PENCIPTA

Benda-benda yang ada di sekeliling manusia seperti komputer, motor, mobil dan lain-lain diciptakan oleh manusia untuk dipakai oleh manusia. Kelangsungan hidup benda-benda yang diciptakan oleh manusia tergantung kepada yang menciptakannya. Manusia memelihara benda-benda yang dimilikinya agar awet dan terpelihara sehingga tidak hancur. Dan apabila ada kerusakan, maka langkah yang terbaik adalah membawanya kepada yang membuatnya/penciptanya karena dia yang mengetahui seluk beluk buatannya. Apabila sebuah barang yang rusak dibawa kepada seseorang yang bukan ahlinya/bukan pembuatnya, maka ada kemungkinan barang tersebut akan semakin rusak.

Dalam hal ciptaan, manusia adalah ciptaan Tuhan yang lebih mulia dari segala ciptaan yang ada. Di dalam Kejadian 1:26 manusia diciptakan menurut gambar dan rupa Tuhan. Semua orang percaya sudah mengetahui hal ini namun tidak mengerti dan memahami arti dari penciptaan bagi kelanjutan kehidupan manusia. Mata hati manusia sudah tertutup oleh dosa sehingga manusia menganggap bahwa batulah yang menciptakannya sehingga harus memberikan sesaji kepada batu, menganggap bahwa pohon beringin yang menciptakannya sehingga harus memberikan sesaji, menganggap bahwa paranormal dan dukunlah yang menciptakannya sehingga harus datang kepada paranormal dan dukun dan lain sebagainya.

Saudara, yang dimaksudkan disini adalah bahwa apa yang firman Tuhan katakan kepada umatNya bahwa manusia diciptakan menurut gambar dan rupa Tuhan bukanlah semata-mata hanya sebatas proses penciptaan saja. Tapi lebih daripada itu, TUhan menciptakan manusia dan selanjutnya memelihara kehidupan ciptaanNya agar jangan mengalami kehancuran. Semua diciptakan dari semula adalah baik dan sungguh amat baik, namun karena dosa manusia semua menjadi rusak. Hubungan antara manusia dan Tuhan menjadi rusak. Manusia sudah jauh dari Tuhan dan menganggap bahwa Tuhan itu tidak ada, menganggap bahwa Tuhan tidak memelihara kehidupan manusia, ada perasaan curiga kepada TUhan, ada perasaan khawatir akan kehidupan ini dan lain sebagainya. Di dalam pencarian akan kebenaran, manusia cenderung bukan mencari siapa penciptanya, namun justru mencari apa yang dapat memuaskan hatinya. Oleh karena itu manusia sering terjerumus kepada hal-hal yang tidak diinginkan oleh Tuhan. Manusia bukan diciptakan oleh batu sehingga harus menyembah batu, manusia bukan diciptakan pohon beringin sehingga harus menyembah pohon beringin, manusia bukan diciptakan oleh dukun sehingga harus datang kepada dukun minta kesembuhan, manusia bukan diciptakan oleh paranormal sehingga datang kepada paranormal untuk mengetahui nasibnya pada masa yang akan datang, untuk mengetahui pasangan hidupnya kelak dan lain sebagainya. Manusia adalah ciptaan Tuhan, sehingga apapun kondisinya, manusia harus kembali kepada penciptaNya. Tuhan Yesus telah datang kepada dunia ini untuk mengadakan rekonsiliasi antara manusia dan Tuhan serta untuk memperkenalkan kepada manusia siapa dan bagaimana Tuhan itu. Oleh karena itu, ketika mengalami masalah, ketika mengalami pencobaan, mengalami suatu penyakit, mengalami goncangan, mengalami ketertekanan, kembalilah kepada sang Pencipta. Yesus lah sang Pencipta itu. Datanglah kepada-Nya maka Dia akan memberikan kelegaan dan kekuatan untuk menghadapi segala permasalahan, Dia akan memberikan kesembuhan. Terpujilah nama Tuhan. Tuhan Yesus memberkati. Amin. (221009).

No comments:

Post a Comment