Wednesday, April 21, 2010

KASIH YANG TULUS

Ada banyak anak Tuhan yang mengatakan bahwa dia mengasihi Tuhan, melayani Tuhan, namun tidak hidup seperti layaknya sebagai orang yang mengasihi Tuhan. Di gereja terlihat aktif melayani, berkhotbah dengan berapi-api, namun di luar gereja seperti singa kelaparan yang siap menghantam siapa saja baik teman, saudara, anak-anak bahkan istrinya sendiri. Di luar gereja hidup sama seperti orang dunia yang tidak mengenal TUhan. Betapa memilukan hidup kekristenan seperti itu yang penuh dengan kepura-puraan.


Rasul Paulus pernah menasehati jemaat di Roma agar jangan berpura-pura dalam mengasihi, karena hal tersebut adalah kejahatan di mata Tuhan. Di dalam Roma 12:9 Rasul Paulus berkata : “Hendaklah kasih itu jangan pura-pura! Jauhilah yang jahat dan lakukanlah yang baik.” Dalam hal ini Rasul Paulus menyampaikan suatu pesan kepada umat yang percaya kepada TUhan di Roma agar dapat mengasihi Tuhan dan sesama dengan setulus hati sama seperti Tuhan mengasihi manusia.

Saudara, memang saat ini banyak anak TUhan terjebak dalam melayani pekerjaan Tuhan, bukan melayani Tuhan sehingga perilaku dalam kehidupan sehari-hari sangat bertentangan dengan kebenaran firman Tuhan. Firman Tuhan jelas dia ketahui, dipahami dan dapat diuraikan, namun hal itu hanyalah sebatas ilmu pengetahuan yang dapat disampaikan seperti seorang pengajar kepada anak didik, sebatas kegiatan di bidang rohani, sebatas pekerjaan melayani pekerjaan Tuhan. Tidak ada kasih dalam kehidupannya. Perlu diketahui bahwa semua orang yang percaya kepada Yesus adalah sebagai pelayan Tuhan, dalam hal ini sebagai pelayan Tuhan dia harus melayani dengan kasih yang sepenuh hati tanpa kepura-puraan. Sebagai pelayan Tuhan, anak Tuhan harus mentaati perintah Tuannya dimana dan kapan saja, baik di gereja, di kantor, di masyarakat dan di dalam keluarga. Firman Tuhan tidak hanya berlaku di gereja atau tempat ibadah. Yohanes 4:24 berkata : “Allah itu Roh dan barangsiapa menyembah Dia, harus menyembah-Nya dalam roh dan kebenaran." Artinya, kita sebagai umat Tuhan harus menyembah Yesus Kristus di segala tempat, di setiap waktu dan di segala situasi dengan segenap hati kita. Itulah yang membedakan Kekristenan dengan agama-agama lain. Kalau hidup kerohanian kita hanya terdapat di gereja, maka kita adalah sama dengan orang lain yang tidak mengenal Yesus dan seperti firmanNya bahwa sesungguhnya orang tersebut tidak akan masuk ke dalam Kerajaan Sorga. (Matius 5:20). Oleh karena itu, firman Tuhan kali ini mengajak kita untuk tidak mengasihi dengan kepura-puraan. Tapi lebih dari itu kasih yang kita berikan adalah kasih yang tulus, kasih yang seperti Bapa mengasihi manusia karena Bapa adalah Kasih itu sendiri. Mari kita mengasihi sesama dan mengasihi Tuhan dengan tulus. Minta Roh Kudus untuk memampukan kita melakukan semuanya itu. Tuhan Yesus memberkati. Amin. (191009).

No comments:

Post a Comment