"Tetapi karena kasih karunia Allah aku adalah sebagaimana aku ada sekarang, dan kasih karunia yg dianugerahkan-Nya kepadaku tidak sia-sia. Sebaliknya aku telah bekerja lebih keras dari pada mereka semua; tetapi bukannya aku, melainkankasih karunia Allah yg menyertai aku." (1 Korintus 15:10).
Sering kali kita merasa tidak puas dan mengerutu dengan keadaan kita saat ini. Pengalaman buruk di masa lalu terkadang terus menhantui perjalanan hidup kita. Inilah yg membuat kita tak dapat mengucap SYUKUR kepada Tuhan. Andaikata kita dapat menyadari keadaan diri sendiri, seberapa kekuatan atau kelemahan kita, kita akan lebih dapat menerima diri kita sebagaimana adanya.
Bagaimanapun keadaan kiat di masa lalu janganlah menjadi masalah yang dibesar-besarkan. Yg penting adalah keadaan kita sekarang ini yaitu "..bahwa Kristus telah mati krn dosa2 kita, sesuai dengan kitab Suci, bahwa Ia telah dikuburkan, dan bahwa Ia telah dibangkitkan, pada hari yg ketiga, sesuai dengan Kitab Suci," (1 Korintus 15:3b-4). Keberadaan kita adalah karena kasih karunia Allah.
Paulus tdk merasa rendah diri atau menyalahkan dirinya sendiri di masa lalu. Sebaliknya dia semakin giat bekerja buat Tuhan tanpa mersa lelah atau mengerutu meski harus menghadapi banyak penderitaan. Paulus mengakui, "...aku adalah yg paling hina dr semua Rasul, sebab aku telah menganiaya Jemaat Allah. Tetapi karena kasih karunia Allah aku adalah sebagaimana aku ada sekarang, dan kasih karunia yg di anugerahkanNya kepadaku tidak sia2. Sebaliknya aku telah bekerja lebih keras dari pada mereka semua; ttp bukannua aku melainkan kasih karunia Allah yg menyertai aku." (1 Korintus15:9-10).
Bagaimana kondisi hati kita saat ini? Adakah ketidakpuasan terus bergejolak? Mari belajar BERSYUKUR! Alangkah indahnya jika setiap kesempatan yg ada kita pergunakan untuk melakukan sesuatu bagi Tuhan, karena kita sadar betapa kita tidak dapat hidup tanpa campur tangan-Nya. Dengan demikian kita tak lagi memegahkan diri sendiri, melainkan memuliakan Allah karena kasih karunia-Nya. "tetapi barangsiapa bermegah, hendaklah di dalam Tuhan. Sebab bukan orang yg memuji diri yang tahan uji, melaikan orang yg dipuji Tuhan." (2 Korintus 10: 17-18).
"Didalam kasih karunia ini kita berdiri dan kita bermegah dalam pengharapan akan menerima kemuliaan Allah."(Rm 5:2b), amin!!
Tuhan memberkati kita semua...amin^^


No comments:
Post a Comment