Umat Tuhan sering menganggap bahwa musuh utama yang perlu diperangi pada saat ini adalah orang yang memiliki kepercayaan yang berbeda dengan kita. Sering terjadi umat Tuhan terjebak dalam fanatisme yang membabi buta dengan sesama, kurang menghargai hubungan dengan sesama baik dengan yang sama keyakinan maupun dengan yang beda keyakinan. Hal inilah yang sering memicu pertengkaran dan perselisihan antar umat beragama. Saling curiga dan saling menghasut.
Sebenarnya musuh utama dari umat Tuhan bukanlah dengan orang yang berbeda keyakinan. Namun lebih dari itu musuh yang harus kita waspadai menurut Tuhan Yesus adalah serigala-serigala (Matius 10:16), menurut Petrus adalah Singa yang mengaum-aum yang siap menerkam (1 Petrus 5:8) dan menurut Paulus adalah roh-roh jahat di udara (Efesus 6:12). Arti dari pernyataan ini adalah bahwa musuh kita yang utama bukanlah sesama manusia, bukan saudara kita, bukan tetangga kita yang notabene berlainan agama.
Saudara, kita perlu mengerti mengenai hakekat musuh yang harus diperangi agar tidak terjebak kepada hal-hal yang dapat menjauhkan kita dari komunitas dengan sesama yang membuat kita tidak menjadi berkat bagi orang lain terutama bagi saudara yang berlainan kenyakinan. Musuh yang diperangi seperti disampaikan di atas adalah serigala, singa dan roh-roh jahat di udara yang semuanya adalah penggambaran dari iblis. Iblislah yang menjadi musuh kita semua karena dia tidak senang akan karya penebusan yang telah dilakukan oleh Tuhan Yesus. Iblis berusaha mengacaukan kehidupan manusia agar tidak dapat masuk ke dalam Kerajaan Sorga. Tuhan Yesus mengajak agar waspada kepada mereka agar mereka jangan menyesatkan kita (Matius 7:15), Rasul Petrus mengajak untuk sadar dan berjaga-jaga serta melawan dengan iman yang teguh dan Rasul Paulus mengajak agar kita kuat di dalam Tuhan, di dalam kekuatan kuasa-Nya dan mengenakan seluruh perlengkapan senjata Tuhan. (Efesus 6:10-11). Lebih dari itu kita diajak untuk berdoa setiap waktu di dalam Roh dan berjaga-jaga di dalam doa dengan permohonan yang tak putus-putusnya (Efesus 6:18). Inilah maksud dari firman Tuhan kali ini disampaikan agar kita dapat mengenali musuh yang sebenarnya, karena perjuangan kita bukan melawan darah dan daging, bukan melawan seseorang, bukan melawan sesama, bukan melawan tetangga, tapi adalah melawan iblis. Oleh karena itu : KENALILAH LAWANMU, sehingga dapat berperang dengan lebih efektif. Tuhan Yesus memberkati. Amin. (231009)
Subscribe to:
Post Comments (Atom)


No comments:
Post a Comment