Sunday, April 11, 2010

renungan

Berjuta pil Estesi setiap hari dieksport ke seluruh dunia dan di Indonesia setiap hari ratusan ribu dikomsumsi oleh anak SD hingga orang tua. Saudara dapat membayangkan kesulitan seperti ini dan ini yang akan dihadapi oleh generasi yang akan datang. Kalau kita menjadi orang-orang yang di tengah dunia seperti ini, kita melihat situasi yang begitu rumit maka bagaimana kita masih mempunyai kekuatan untuk taat kepada Tuhan sementara tekanan dari sekeliling begitu berat. Betapa sulit kita bertahan untuk menjalankan kehendak Tuhan dalam situasi seperti ini. Biarlah kekuatan pembinaan yang boleh kita dapatkan dari firman Tuhan itu terus menguatkan hati kita, mendorong kita untuk boleh dipakai Tuhan menjadi berkat bagi orang lain, memberitakan injil dan menyatakan kebenaran sehingga banyak orang diluar yang boleh tertolong dari kehidupan mereka yang rusak. Siapa yang dapat melakukannya? Alangkah parahnya kalau kita sendiri yang sampai terjebak masuk kedalam situasi itu? Saya terus mengajak kita bergumul dan memikirkan hal ini. Tuhan ketika menginginkan kita mengenakan manusia baru, itu bukanlah hal yang sederhana tetapi saya percaya bahwa itulah kunci kita menjadi manusia yang sejati seperti yang Tuhan inginkan. Mari kembali dan menguatkan diri melalui Firman. Saya sangat kuatir kalau gereja sudah tidak memberitakan Firman dengan kokoh, tidak lagi mengajarkan kebenaran yang sejati dan hanya mau menyenangkan telinga pendengar. Mari kita dipakai Tuhan menjadi orang-orang yang di tengah jaman berani bersuara dan menyatakan, berani menolong orang lain yang di dalam kesulitan meskipun untuk itu kita teraniaya. Kalau kita harus mengalami hal seperti itu, relakah kita, demi dunia ini masih melihat secercah pengharapan karena kita telah terlebih dahulu maju melihat hal itu. Biarlah Tuhan pakai, bentuk dan perbaharui kita dengan satu tekad mau mengenakan manusia baru demi untuk kemuliaan Tuhan. Amin.

No comments:

Post a Comment