Wednesday, April 21, 2010

PEMAHAMAN MENGENAI PERSEMBAHAN

Umat Tuhan sering jatuh dalam dosa kesombongan melalui persembahan. Ada anggapan bahwa apabila memberi persembahan yang besar kepada gereja, maka dia merasa bahwa gereja tersebut adalah miliknya, merasa bahwa maju mundurnya gereja tersebut berada diatas pundaknya. Dan tanpa sadar, gembala sering mengkondisikan hal tersebut dengan memberi pelayanan lebih kepada orang yang memberikan persembahan yang besar, baik persembahan untuk pembangunan gereja, persembahan khusus maupun persembahan lainnya.

Mengenai persembahan, Tuhan Yesus pernah memberi pujian atas persembahan seorang Janda miskin padahal janda itu memberi sedikit. Sedangkan di lain pihak persembahan seorang kaya tidak dipujiNya. (Lukas 21:1-4). Mengapa demikian? Alkitab mencatat bahwa hal itu terjadi karena orang miskin tersebut memberi dari kekurangannya, sedangkan orang kaya memberi persembahan dari kelebihannya. Suatu hal yang sangat berbeda menurut pandangan Yesus.

Saudara, dari ayat firman Tuhan kali ini, Tuhan Yesus menegor kita agar tidak merasa hebat, tidak merasa berkuasa, tidak merasa sombong dan lain sebagainya apabila kita sanggup memberi persembahan yang besar kepada gereja. Apa yang ada pada kita bukanlah merupakan milik kita, namun semuanya adalah milik Tuhan. Dalam hal ini, apa yang kita berikan kepada gereja semuanya bersumber dari Tuhan. Manusia tidak pernah memiliki apapun juga di dunia ini. Manusia lahir ke dunia ini tidak membawa apa-apa, semuanya dalam kondisi tanpa baju alias telanjang. Kemudian Tuhan memberikan segala sesuatu bagi kita, untuk keperluan hidup manusia. Jadi, kalau kita memberikan sesuatu kepada gereja, ingatlah bahwa hal tersebut bukanlah pemberian kita. Kita hanya menompang di dunia ini dan akan kembali kepadaNya tanpa membawa apa-apa. Ketika kembali kepadaNya, Tuhan tidak akan memuji apa yang sudah diberikan, karena kita memberikan dari kelebihan yang ada pada kita. Seperti halnya Tuhan memuji persembahan seorang janda yang jumlahnya sedikit, namun diberikan dari kekurangannya, demikian juga kita akan dipuji Tuhan dari setiap persembahan yang kita berikan dari kekurangan kita. Oleh karena itu, firman Tuhan kali ini mengajak kita agar tidak menjadi sombong dan merasa berkuasa apabila memberikan persembahan kepada gereja dari kelebihan yang kita punya, karena pada dasarnya Tuhan tidak melihat besarnya jumlah persembahan tersebut, tapi dari kerelaan hati kita untuk mempersembahkannya. Mari kita memiliki pemahaman yang benar mengenai persembahan ini agar gereja Tuhan semakin maju dan kita juga tidak menguasai gereja karena harta yang dimiliki, tapi lebih dari itu kita menjadi umat Tuhan yang mau berkorban untuk kepentingan gereja dan kepentingan pekerjaan Tuhan serta tidak menjadi sombong. Tuhan Yesus memberkati. Amin. (261009)

No comments:

Post a Comment